MALANG, Tugumalang.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang telah menyiapkan lahan seluas 15 hektare untuk pembangunan Kampus IV Universitas Islam negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang. Lahan tersebut berlokasi di Desa Sedayu, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.
Kampus IV ini rencananya akan diisi oleh program studi pertanian, peternakan, dan perikanan. Realisasi pembangunan kampus masih menunggu Keputusan dari pihak UIN Malang.
Bupati Malang, Sanusi mengatakan, adanya kampus universitas ternama di wilayah Turen ini akan memudahkan masyarakat Kabupaten Malang dalam menuntut ilmu. Mahasiswa dari Malang Selatan tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh atau tinggal di kost.
Baca juga: Pemkab Malang Hibahkan Tanah Seluas 13 Hektare ke UIN Malang
“Dengan adanya kampus di Turen ini, anak-anak Kabupaten Malang bisa lebih mudah menambah pengetahuan,” kata Sanusi, belum lama ini.
Selain pemerataan jangkauan pendidikan, berdirinya kampus UIN Malang di Turen juga diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Keberadaan kampus biasanya diikuti dengan dibukanya rumah kost, warung, swalayan, dan bisnis lainnya.
Sanusi mengumpamakan, jika ada lima ribu mahasiswa yang berkuliah di sana dan setiap bulan mereka menghabiskan uang Rp2 juta, maka perputaran uang di wilayah Turen bisa mencapai Rp10 miliar per bulan.
“Mereka pasti butuh makan dan minum sehingga mengeluarkan uang untuk UMKM,” kata Sanusi.
Baca juga: Gaji PPPK Kabupaten Malang Akan Dibayar Melalui BPR Artha Kanjuruhan
Ia memastikan komunikasi terus dijalin dengan UIN Malang terkait pembangunan kampus ini. Meski belum diketahui waktu pembangunannya, Sanusi menegaskan Pemkab Malang akan terus memberikan dukungan.
“Untuk realisasi pembangunan itu dari pihak kampus. Tapi kita mendukung,” tutup Sanusi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























