MALANG, Tugumalang.id – Anggota DPRD Kabupaten Malang, Ahmad Fauzan meminta Pemkab Malang melakukan pembahasan bersama terkait hibah tanah ke Universitas Brawijaya (UB).
Ia menegaskan DPRD Kabupaten Malang belum dilibatkan dalam pemberian tanah seluas 30 hektare tersebut.
“Sampai hari ini DPRD (Kabupaten Malang) itu tidak pernah diajak bicara, diskusi terkait kebijakan Pak Bupati untuk menghibahkan aset Pemda Kabupaten Malang kepada UB,” ujar Ahmad Fauzan, Jumat (12/7/2024).
Baca Juga: Hari Keluarga Nasional ke-31, Pemkab Malang Raih 3 Penghargaan Bergengsi
Pembahasan ini penting dilakukan, khususnya dengan Komisi I karena telah diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri).
Komisi I membidangi hukum, pemerintahan, dan perundang-undangan serta merupakan mitra dari Dinad Pertanahan Kabupaten Malang.
“Namun kami tidak pernah diajak rapat koordinasi terkait hibah itu,” kata Fauzan.
Aturan yang dimaksud adalah Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah. Di sana disebutkan hibah boleh dilakukan tanpa izin dari DPRD apabila penerimanya adalah lembata non profit.
Baca Juga: Serap Aspirasi Koperasi yang Dikelola Petani, API Gelar Dialog Bersama Pemkab Malang dan Akademisi
Sementara menurut Fauzan, lembaga pendidikan merupakan instansi yang mengambil keuntungan atau profit. Sehingga, dalam memberikan hibah ke lembaga pendidikan, perlu adanya izin dari DPRD.
“Sebenarnya kebijakan itu boleh dilakukan Pak Bupati, tapi dengan pemberitahuan ke DPRD,” kata Fauzan.
Menurutnya, selama ini, ia tak tahu persis tentang kebijakan hibah yabg dilakukan oleh Bupati Malang, Sanusi. Ia hanya mendengar secara lisan saat rapat paripurna bahwa ada kesepakatan antara Pemkab Malang dan UB.
“Saya sebagai Ketua Komisi I tidak pernah melihat atau membaca berkas (hibah) itu,” kata Fauzan.
Ia pun menegaskan bahwa ini hanya berlaku bagi dirinya yang merupakan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang. Ia mengaku tak tahu apakah perkara hibah ini telah dibicarakan dengan Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi.
“Kalau saya, selaku Ketua Komisi I tidak pernah diajak ngobrol yang notabene memang bidangnya,” kata Fauzan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A





























