Rabu, September 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Peluang Wirausaha Optimalkan Sektor Ritel dan UMKM di Tengah Pandemi COVID-19

Redaksi by Redaksi
September 13, 2021 8:16 pm
in Bisnis
wirausaha - Peluang Wirausaha Optimalkan Sektor Ritel dan UMKM di Tengah Pandemi COVID-19

Derry Sakti, Co-Founder dan CCO Ula, mendorong pelaku UMKM di sektor ritel untuk menjadikan momentum pandemi agar mempercepat digitalisasi bisnisnya. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Situasi perekonomian di Indonesia memiliki dua hal yang potensial dan menonjol, yaitu pasar konsumsi dan pelaku UMKM yang sangat besar. Dengan besarnya volume pasar dan tingginya konsumsi rumah tangga, menjadikan pasar sektor ritel di Indonesia memiliki potensi yang menjanjikan untuk dieksplorasi. Derry Sakti, Founder & CEO Ula, dan Ansari Kadir, Co-founder Sang Pisang & Ternakopi serta CMO GK Hebat, berbagi insight tentang bagaimana peluang bisnis dalam sektor ritel & UMKM di Indonesia dalam webinar “Exploring Immense Opportunities in Indonesia’s Retail Market & SME’S”.  

Webinar ini digelar pada Jumat (10/9) lalu, yang merupakan kolaborasi antara Diplomat Success Challenge (DSC) dan MarkPlus Institute. Webinar ini  tersebut termasuk dalam rangkaian aktivitas roadshow DSC 12, kompetisi wirausaha terdepan di Indonesia yang digelar oleh Wismilak Foundation, yang telah memasuki tahun ke-12. Hadir pula Bayu Mahendra Saubig, Founder Tumbasin, yang juga alumni DSC 2018, berbagi insight dalam berwirausaha di sektor ritel dan testimoni tentang program DSC. 

READ ALSO

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Sektor ritel terus tumbuh dan berkembang di Indonesia. Tercatat sektor ritel bertumbuh sekitar 8% setiap tahunnya. Dari total 800 miliar USD nilai pasar ritel di Asia, Indonesia menghasilkan sebesar 300 miliar USD. Dimana 70-80% nilai tersebut bersumber dari pengecer tradisional. Peningkatan pertumbuhan  ritel tradisional pun diperkirakan bertumbuh sebanyak 120% selama empat hingga lima tahun mendatang.   Meski pasar sektor ritel di Indonesia memiliki potensi yang luas untuk dieksplorasi, para pelaku usaha menghadapi tantangan yang tidak bisa diabaikan, yaitu transformasi ritel.

Derry Sakti mengatakan, “Tantangan transformasi ritel  di Indonesia mengubah habit masyarakat luas yang sejak dahulu terbiasa melakukan jual beli di pasar tradisional atau offline. Kebutuhan transformasi inilah yang menarik pemain B2B e-commerce bermunculan untuk melayani kebutuhan konsumsi rumah tangga yang masih bertumpu pada offline. Salah satunya adalah Ula, startup e-commerce berbasis di Indonesia yang berfokus pada transformasi UMKM melalui teknologi.  Ula menawarkan kemudahan dalam transaksi secara digital, dan layanan yang tersedia di aplikasi. Seperti mendigitalisasi struktur rantai pasok, memudahkan pengelolaan stok, dan  manajemen keuangan untuk UMKM.”

Menurut Derry, dengan semakin banyak pelaku ritel offline bertransformasi mengadopsi teknologi melalui aplikasi Ula, pelaku ritel offline mampu meningkatkan produktivitas hingga 117%, dan mampu meningkatkan pendapatan hingga 165%. Digitalisasi bukan lagi hal yang mewah, melainkan kebutuhan hal untuk berkembang bagi pelaku UMKM.  “Karena potensinya yang luar biasa tinggi dan juga transformasi yang belum optimal,  banyak investor baru berinvestasi di bisnis startup B2B e-commerce. Sehingga ini menjadi peluang besar bagi calon wirausaha memulai  bisnis maupun wirausaha untuk mengoptimalkan pasar sektor ritel.” jelas Derry

Meski pasar sektor ritel di Indonesia memiliki potensi yang menjanjikan untuk dieksplorasi, pelaku UMKM di Indonesia pun harus menjadi key player di pasar negeri sendiri. Ansari Kadir yang telah sukses mengembangkan bisnis Sang Pisang  hingga memiliki lebih dari 70 outlet tersebar di Indonesia dan Malaysia, memberikan masukan kepada wirausaha yang ingin bersaing di pasar sektor ritel, “Di  era keterbukaan pasar melalui perjanjian dagang dan keterbukaan pada platform digital, penting bagi wirausaha dan pelaku UMKM memahami pivot bisnisnya seperti apa. Sehingga meski dilanda  persaingan, mereka bisa mewujudkan bisnis yang menyatukan tiga prinsip penting, yaitu profit, growth dan sustain.

Ansari mendorong para pelaku UMKM yang bergerak di sektor ritel, untuk terus meningkatkan kualitasnya, agar tidak tertinggal dibandingkan negara tetangga lainnya seperti Malaysia dan Thailand. Kuncinya adalah fokus  akan adaptasi  teknologi. 

Reporter: Lizya Kristanti

Editor: Lizya Kristanti

Tags: Wirausaha

Related Posts

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total
Bisnis

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total

Kamis, 3 Sep 2026
Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya
Bisnis

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Minggu, 23 Agu 2026
Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport
Bisnis

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

Sabtu, 22 Agu 2026
Mazda Buka Dealer Pertama di Malang
Bisnis

Mazda Buka Dealer Pertama di Malang

Rabu, 12 Agu 2026
Kos
Advertorial

Rumah Kos Jadi Pilihan Investasi Properti di Malang

Selasa, 4 Agu 2026
Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang
Bisnis

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang

Kamis, 23 Jul 2026
Next Post
Kota Malang - Janji Wali Kota Malang Bebaskan Retribusi Pasar Tak Kunjung Terealisasi, Pedagang Mengadu ke Dewan

Janji Wali Kota Malang Bebaskan Retribusi Pasar Tak Kunjung Terealisasi, Pedagang Mengadu ke Dewan

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.