Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Internasional

PBB Perkirakan Populasi Dunia Akan Sentuh Angka 8 Miliar Dua Hari Lagi

Redaksi by Redaksi
November 13, 2022 11:00 am
in Internasional
Pupulasi dunia menurut PBB

(Foto) Ilustrasi Keramaian orang. (Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan populasi dunia akan menyentuh angka 8 miliar jiwa pada tanggal 15 November 2022. Artinya 140 bayi telah lahir setiap hitungan menit di seluruh belahan dunia.

Projeksi ini diungkapkan PBB di sebuah laporan UN’s World Population Prospects 2022 pada 11 Juli lalu. Namun menarik perhatian publik karena diperkirakan akan terjadi dalam 2 hari lagi. Dalam laporan itu juga, India akan menggantikan Cina sebagai negara dengan populasi terbanyak di tahun 2023.

READ ALSO

Acoustic Kitty, Saat CIA Jadikan Kucing sebagai Mata-mata di Era Perang Dingin

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Ini 10 Fakta Menariknya

Dilansir dari website resmi United Nations (PBB), nantinya populasi dunia dapat berkembang menjadi 8.5 miliar di tahun 2030 dan 9.7 miliar di tahun 2050. Lebih dari setengah proyeksi populasi global hingga tahun 2050 akan sangat mempengaruhi delapan negara, yaitu; Republik Kongo, Mesir, Ethiopia, India, Nigeria, Pakistan, Filipina, dan Republik Tanzania. Negara-negara di benua Afrika sub-sahara diperkirakan akan menyumbang lebih dari setengah pertumbuhan kelahiran yang diantisipasi hingga tahun 2050. Populasi dunia akan mencapai puncaknya yaitu 10.8 miliar jiwa kira-kira pada tahun 2080 nanti. Populasi diharapkan hanya sampai di level tersebut sampai tahun 2100.

PBB pun mewanti-wanti bahwa pertumbuhan penduduk yang cepat ini mengakibatkan penanganan global kemanusiaan lebih sulit. Yakni pengentasan kemiskinan, penanganan kelaparan dan kekurangan gizi, dan meningkatkan cakupan sistem kesehatan dan pendidikan.

Meskipun begitu, sebagian besar negara-negara Afrika sub-sahara, beberapa wilayah di Asia, Amerika Latin, dan Karibia mengalami keuntungan demografis akibat penurunan kesuburan dan peningkatan proporsi penduduk dengan usia aktif sebagai pekerja (25-64 tahun) memberikan peluang percepatan pertumbuhan ekonomi per kapita.

PBB menyarankan negara-negara harus memanfaatkan kesempatan sebaik-baiknya dengan berinvestasi dalam pengembangan SDM, memastikan akses perawatan kesehatan dan pendidikan berkualitas, dan mempromosikan peluang untuk pekerjaan yang produktif dan layak.

Menurut PBB, pencapaian terkait kesehatan, pendidikan, dan kesetaraan gender tersebut akan berkontribusi pada penurunan tingkat kesuburan dan memperlambat pertumbuhan populasi global.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres mengatakan lahirnya manusia kedelapan miliar nanti menjadi kesempatan untuk merayakan keragaman, mengakui sisi kemanusiaan, dan mengagumi kemajuan dalam kesehatan yang telah memperpanjang rentang hidup dan berkurangnya angka kematian ibu dan anak.

“Pada saat yang sama, ini adalah pengingat tanggung jawab kita bersama untuk merawat planet kita dan momen untuk merefleksikan dimana kita masih belum memenuhi komitmen kepada sesama,” pungkas Guterres.

Penulis: Nurukhfi Mega Hapsari
Editor: jatmiko

Tags: PBBPerserikatan Bangsa BangsaPopulasi Dunia

Related Posts

Kucing sebagai mata-mata
Internasional

Acoustic Kitty, Saat CIA Jadikan Kucing sebagai Mata-mata di Era Perang Dingin

Selasa, 7 Apr 2026
Fakta menarik Mojtaba Khamenei
Internasional

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran, Ini 10 Fakta Menariknya

Senin, 9 Mar 2026
Potret Mendiang Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (Foto: Pinterest @zahra)
Internasional

Fakta-Fakta Penting Tewasnya Ali Khamenei dalam Serangan Udara di Teheran

Selasa, 3 Mar 2026
Bendera Iran, Amerika, dan Israel (Foto: Dado Ruvic/ Reuters)
Internasional

Dulu Sahabat, Kini Saling Serang: Sejarah Hubungan Iran, Amerika dan Israel

Selasa, 3 Mar 2026
Demonstrasi massa dalam Revolusi Iran 1978–1979 yang menuntut perubahan pemerintahan. (Foto: Pinterest @Eliza Annette)
Internasional

Perjalanan Revolusi Iran 1978–1979 dan Lahirnya Republik Islam

Selasa, 3 Mar 2026
Asap hitam terlihat membumbung di kawasan perkotaan di tengah eskalasi Perang Iran–Israel. (Foto: Mahmud HAMS/ AFP)
Internasional

Fakta Serangan Amerika dan Balasan Iran serta Dampaknya

Selasa, 3 Mar 2026
Next Post
karpet istana

Si Pemasang Karpet Istana

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.