Malang, Tugumalang.id – Realisasi pajak daerah Kabupaten Malang terus menunjukkan tren positif. Hingga 31 Oktober 2025, capaian pajak daerah telah menembus 84,63 persen atau senilai Rp618 miliar dari total target Rp730 miliar tahun ini.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara, mengungkapkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari meningkatnya kesadaran wajib pajak di berbagai sektor.
“Khusus untuk Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), kesadaran masyarakat meningkat signifikan. Banyak wajib pajak yang melunasi kewajiban sebelum jatuh tempo pada 31 Agustus 2025,” jelas Made, Jumat (31/10/2025).
Made menambahkan, pembayaran PBB setelah jatuh tempo masih diperbolehkan hingga akhir tahun, meski dikenai denda sebesar satu persen dari pokok pajak.
Baca juga: Capaian Pajak Daerah Kabupaten Malang Hampir 60 Persen, Bapenda Optimis Tembus Target Akhir Tahun
Lima Sektor Pajak Capai Realisasi di Atas 90 Persen
Berdasarkan data Bapenda, terdapat lima sektor pajak daerah yang telah mencapai realisasi di atas 90 persen per akhir Oktober 2025, yaitu:
-
PBJT Makanan dan Minuman: 93,38 persen
-
PBJT Jasa Kesenian dan Hiburan: 93,12 persen
-
Pajak Reklame: 94,99 persen
-
Pajak Air Tanah: 95,56 persen
-
PBB (Pajak Bumi dan Bangunan): 98,81 persen
Empat Sektor Lain Juga Tunjukkan Pertumbuhan Positif
Selain sektor unggulan tersebut, empat sektor pajak lain juga mencatat realisasi di atas 80 persen, di antaranya:
-
PBJT Jasa Perhotelan: 83,58 persen
-
BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan): 83,59 persen
-
Opsen PKB: 85,67 persen
-
Opsen BBNKB: 89,66 persen
Tiga Sektor Pajak Masih Perlu Digenjot
Sementara itu, tiga sektor pajak lainnya masih berada di bawah 80 persen, namun menunjukkan tren peningkatan yang positif. Tiga sektor tersebut meliputi:
-
PBJT Tenaga Listrik: 69,58 persen
-
MBLB (Mineral Bukan Logam dan Batuan): 76,21 persen
-
PBJT Jasa Parkir: 67,31 persen
Baca juga: Bapenda Kabupaten Malang Maksimalkan Potensi Pajak Daerah di Ajang Porprov Jatim 2025
Bapenda Malang Genjot Pajak Melalui Program BMW
Made optimistis realisasi pajak daerah Kabupaten Malang akan terus meningkat hingga akhir tahun. Salah satu strategi yang dinilai efektif adalah program Bapenda Menyapa Warga (BMW) — program jemput bola yang menghadirkan layanan pembayaran pajak langsung ke desa-desa.
“Melalui program BMW, masyarakat bisa membayar pajak tanpa harus datang ke kantor Bapenda. Tim kami turun langsung ke lapangan untuk memberikan pelayanan sekaligus edukasi pajak,” ujarnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko
























