Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Otot Tiren

Redaksi by Redaksi
Juli 5, 2025 7:03 pm
in Catatan
Jatmiko, Redaktur Tugumalang.id

Jatmiko, Redaktur Tugumalang.id. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: Jatmiko, Redaktur Tugumalang.id

Tugumalang.id – Mari kita tepuk tangan—bukan hanya untuk otot dada para binaragawan Kabupaten Malang yang tegap dan penuh definisi itu, tapi juga untuk kekuatan tekad mereka yang ditopang oleh ayam tiren.

READ ALSO

Refleksi Hari Lahir Pancasila: Zainal Habib Soroti Kedaulatan Digital dan Keadilan Sosial

MBG: Kembalikan Eksekusi ke Komite Sekolah, Jangan Birokrasi

Iya, Anda tidak salah baca. Di balik gemerlap medali emas dan pose-pose gagah di atas panggung Porprov Jatim 2025, ada kisah heroik nan getir soal logistik protein yang jauh dari kata ideal.

Alih-alih dada ayam segar yang berkilau di etalase supermarket, mereka memilih versi hemat: ayam tiren, alias ayam yang “sudah lebih dulu pergi” sebelum sempat bertemu penggorengan.

Baca Juga: Uang Habis, Atlet Binaraga Kabupaten Malang Kembali Makan Ayam Tiren

Tapi, jangan buru-buru jijik. Menurut atlet binaraga Salsa Hafidz Firmansyah, rasa ayam tiren tak jauh beda dengan ayam segar. Hanya warnanya saja yang, yah… sedikit lebih merah. Mungkin itu semacam “blush on alami”, siapa tahu.

Di tengah harga dada ayam yang melonjak hingga Rp45 ribu per kilogram, para atlet ini memilih beli grosiran ayam tiren—tiga karung seharga Rp100 ribu. Dari situ, mereka menyelamatkan bagian dada ayam yang “masih kelihatan hidup” demi satu hal: mempertahankan massa otot dan mimpi juara.

Dan seperti di sinetron-sinetron penuh drama, perjuangan itu berbuah manis. Kabupaten Malang sukses mempertahankan gelar juara umum cabang binaraga untuk ketiga kalinya.

Baca Juga: Cerita Atlet Binaraga Kabupaten Malang Makan Ayam Tiren Selama Sebulan

Total enam medali diraih: tiga emas, satu perak, dua perunggu. Semua dari otot-otot yang barangkali tumbuh berkat “protein diskonan”.

Kemenangan ini jelas bukan semata karena genetika unggul atau latihan keras. Ini juga soal bagaimana kreativitas dapur bisa jadi senjata. Tentu, kita harus bertanya: mengapa sampai atlet harus makan ayam yang bahkan tak lolos uji nyawa?

Ketua PBFI Kabupaten Malang, Indra Khusnul, dengan nada penuh harap (dan mungkin sedikit lelah), meminta agar pemerintah daerah tidak tutup mata. Ini sudah tahun ketiga mereka juara umum. Bukan waktunya lagi prestasi mereka di-backup dengan kantong pribadi dan karung ayam tak bernyawa.

Karena jujur saja, kalau jalan menuju podium masih diaspal dengan dana talangan sendiri, jangan heran kalau suatu saat nanti mereka bukan cuma beli ayam tiren, tapi mungkin… ternak sendiri?

Mari kita angkat topi untuk para atlet yang membuktikan bahwa semangat juara tidak harus mahal. Tapi ya, masa iya negara segede ini, pahlawan olahraganya masih harus beli ayam expired demi medali?

Semoga ke depan, bantuan dana tak lagi datang after dead chicken, tapi justru sebelum semangat para atlet ikut ‘tiren’.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: ayam tirenBinaragawanKabupten MalangPorprov Jatim 2025

Related Posts

Hari Lahir Pancasila
Catatan

Refleksi Hari Lahir Pancasila: Zainal Habib Soroti Kedaulatan Digital dan Keadilan Sosial

Senin, 1 Jun 2026
Dr. Aries Musnandar & Dr. Muhammad Effendi, M.Si. Foto/dok
Catatan

MBG: Kembalikan Eksekusi ke Komite Sekolah, Jangan Birokrasi

Senin, 1 Jun 2026
Abdul Hamid. Foto/dok
Catatan

Menolak Kolaborasi Sesat: Refleksi Lempar Jumrah dan Krisis Integritas di Era Modern

Selasa, 26 Mei 2026
Momentum Hari Kebangkitan Nasional, refleksi Ketua PP ISNU, Zainal Habib tentang kedaulatan algoritma di era digital. /Foto: Dok. Istimewa.
Catatan

Hari Kebangkitan Nasional, Refleksi Ketua PP ISNU, Zainal Habib: Saatnya Bebas dari Algoritma

Rabu, 20 Mei 2026
Tiko Ari. Foto/dok
Catatan

Hari Kebangkitan Nasional dan Tantangan Nyata Pekerja Indonesia di Tengah Perubahan Zaman

Rabu, 20 Mei 2026
Agama
Catatan

Ketika Ilmu Dipisahkan dari Agama (1)

Selasa, 19 Mei 2026
Next Post
Polisi gadungan ditangkap

Polisi Gadungan Peras Pria Lansia Pembawa Uang Palsu untuk Ritual di Bromo

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.