Selasa, Oktober 13, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

One Piece adalah Kita

Redaksi by Redaksi
Agustus 4, 2025 6:22 pm
in Ruang Cendekia
one piece

Ilustrasi bendera Jolly Roger dalam anime One Piece. Foto: Shutterstock

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Ketika bendera One Piece viral di dunia nyata dan media sosial, seolah alam bawah sadar publik sedang ditarik kembali ke lorong masa lalu.

Bendera itu bukan sekadar kain dengan gambar tengkorak. Ia adalah simbol yang telah menemani generasi Indonesia sejak kecil—sejak 1997, tahun di mana serial One Piece pertama kali dirilis. Sejak saat itu, Luffy dan kawan-kawan telah menjadi bagian dari imajinasi kolektif, membentuk nilai dan harapan banyak orang.

READ ALSO

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Menariknya, hingga hari ini, kisah One Piece belum berakhir. Seperti halnya kisah rakyat Indonesia: terus berjalan, terus berproses, dan selalu berharap akan hidup yang lebih baik.

Baca juga: Bendera One Piece Disandingkan dengan Merah Putih, Bakesbangpol Malang Angkat Bicara

Namun, hingga usia Indonesia yang ke-80 tahun, banyak dari harapan itu belum sepenuhnya terwujud. Meski begitu, semangat untuk terus melangkah harus tetap dikibarkan—seperti semangat Monkey D. Luffy dalam mencari “harta karun”: penuh dedikasi, kerja keras, strategi, namun tak pernah melupakan nilai-nilai luhur seperti persahabatan, keberanian, dan perlawanan terhadap ketidakadilan.

Bendera dalam fenomena ini dikenal sebagai Jolly Roger, simbol tengkorak dan tulang bersilang khas bajak laut dalam dunia One Piece. Dalam sejarah dunia, simbol ini sering diasosiasikan dengan bahaya. Namun dalam konteks One Piece, bendera itu adalah simbol kebebasan, solidaritas, dan identitas para pencari keadilan.

Baca juga: Film One Piece Red Akan Tayang di Bioskop Indonesia

Di Indonesia, pengibaran bendera One Piece oleh sebagian masyarakat bisa dimaknai sebagai ekspresi kekecewaan, kritik, atau mungkin harapan yang belum terpenuhi. Simbol topi jerami pada tengkorak di bendera itu menjadi penanda kuat: bahwa di balik perlawanan, ada jiwa-jiwa yang mendambakan kebaikan dan perubahan.

Semoga, di momen kemerdekaan ini, bendera One Piece bukan sekadar simbol fandom—melainkan menjadi pengingat, bahwa semangat perubahan dan harapan akan Indonesia yang lebih baik harus terus hidup. Seperti Luffy, kita tak boleh berhenti berlayar.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Irham Thariq (CEO Tugu Media Group)

redaktur: jatmiko

 

Tags: anime populerbendera one piecebudaya pop jepangfandom animegenerasi 90anharapan generasi mudajolly rogerKemerdekaan IndonesiaKritik sosialluffymonkey d luffyone piecesimbol kebebasansimbol perlawanan

Related Posts

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai
Ruang Cendekia

Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai

Senin, 28 Sep 2026
Next Post
Truk terguling

Truk Terguling di Flyover Kotalama, Cairan Tetes Tebu Sebabkan Kemacetan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.