Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

ODGJ di Dampit Bunuh Ayah karena Uang Rp 3 Juta

Redaksi by Redaksi
Maret 25, 2021 2:18 pm
in Hukum & Kriminal
Pelaku. Foto: Rizal Adhi

Pelaku. Foto: Rizal Adhi

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

READ ALSO

Cekcok, Seorang Pria Bacok Pengunjung Warung Seafood di Singosari

Gadis di Kota Malang Diduga Diperkosa Teman Saat Tidur, Polisi Lakukan Pemeriksaan

MALANG – Warga Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang dikejutkan dengan penemuan mayat bersimbah darah di rumah milik Adi Pratama (26), pada Selasa pagi (23/03/2021).
“Kasus ini bermula saat pelaporan kepada Polsek Dampit bahwa ditemukan mayat di salah satu rumah di Desa Bumirejo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, dengan bekas luka cukup parah di muka, punggung, pergelangan tangan kanan, kemudian di pinggang sampai ke bawah ada luka bakar,” ungkap Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar, di Mapolres Malang, pada Kamis (25/03/2021).
Identitas korban adalah Tamin (46) yang bekerja sebagai buruh tani di wilayah Kecamatan Dampit sekaligus ayah dari Adi Pratama.
Hendri kemudian memerintahkan anggotanya untuk melakukan berbagai interogasi dan penyelidikan. Akhirnya, diketahui yang melakukan penganiayaan hingga menyebabkan kematian ini adalah anaknya sendiri yang mengalami gangguan kejiwaan.
“Karena sudah beberapa kali keluar masuk rumah sakit jiwa yang ada di Kecamatan Lawang,” ungkapnya.
“Setelah melakukan pembunuhan, si tersangka sempat melarikan diri ke hutan yang ada di Kecamatan Dampit juga. Tapi tetap dilakukan upaya pengejaran dan pengungkapan oleh anggota kita di lapangan. Hingga akhirnya, malam harinya si tersangka bisa kita amankan berikut dengan motornya yang digunakan untuk melarikan diri,” sambungnya.
Setelah melakukan interogasi kepada Adi Pratama, akhirnya jajaran Polres Malang berhasil menguraikan kronologi kejadian pembunuhan sadis ini.
“Korban mendatangi rumah anaknya yang juga pelaku. Biasalah, bapak kepada anaknya pasti ada kepedulian untuk ingin tahu kondisi anaknya saat ini, karena si tersangka ini memang tinggal sendiri,” paparnya.
“Akhirnya Pak Tamin ini sampai di rumah pelaku pada pukul 23.00 WIB dan pada pukul 01.00 WIB sempat terdengar suara cekcok yang diperkirakan antara Pak Tamin dan pelaku,” imbuhnya.
Awal mula cekcok diketahui karena uang Rp 3 juta yang diminta pelaku kepada ayahnya. “Saat diidentifikasi, ternyata pelaku ini minta uang Rp 3 juta, tapi hanya dikasih Rp 1 juta. Hal ini yang membuat pelaku kalap dan melakukan upaya penganiayaan kepada korban,” bebernya.
“Lalu pada pukul 01.30 WIB itu, tetangga mendengar teriakan minta tolong dari rumah si pelaku. Tapi karena cekcok antara keduanya biasa terjadi, sehingga itu sudah biasa bagi tetangga,” lanjutnya.
Setelah suara minta tolong tersebut, pada pukul 02.00 WIB para tetangga melihat secara langsung si pelaku meninggalkan rumahnya dari pintu garasi menggunakan motor. Namun, hingga pagi hari pukul 06.00 WIB, korban tidak kunjung keluar dari rumah anaknya.
“Setelah tidak kunjung pulang, kerabat Pak Tamin ini mulai resah, dan tetangga ini menginformasikan bahwa Pak Tamin ini belum keluar rumah anaknya hingga pukul 06.30 WIB,” katanya.
Oleh karena itu, kerabat Tamin datang ke TKP dan memanggil-manggil Tamin tapi tidak ada jawaban. “Akhirnya dia masuk lewat garasi dan di dalam ditemukan mayat dalam kondisi banyak bekas luka bacok yang cukup parah dan menyebabkan banyak darah di mana-mana,” ujarnya.
Menurut penuturan tersangka, uang Rp 3 juta tersebut untuk kebutuhan sehari-hari. Namun, karena seringkali keinginannya tidak dituruti, Adi Pratama langsung kalap. “Uang Rp 3 juta itu untuk kebutuhan sehari-hari, pelaku juga mengatakan jika seringkali ayahnya tidak menuruti kemauannya. Contohnya saat meminta mobil Honda Jazz tidak dipenuhi,” jelasnya.
Kapolres Malang kelahiran Solok, Sumatera Barat ini juga menuturkan, tersangka juga menaruh curiga jika ayahnya berselingkuh dengan mantan istrinya, namun kecurigaan tersebut tidak bisa dibuktikan.
“Kemudian pelaku ini sebenarnya sudah menikah tapi kemudian bercerai. Pelaku ini curiga bapaknya berselingkuh dengan mantan istrinya. Padahal itu sama sekali tidak bisa dibuktikan dan hanya rekaan-rekaan dari si pelaku saja,” tandasnya.
Selanjutnya, pelaku dibawa dan dikoordinasikan dengan RSJ Lawang, tujuannya untuk mengetahui kondisi psikologis dan kejiwaannya. “Untuk sementara akan kami tempatkan di RSJ Lawang sampai mengetahui status jelasnya. Kalau memang ditemukan gangguan kejiwaan akan kita proses sesuai aturan yang berlaku untuk kasus orang-orang dengan gangguan kejiwaan,” tuturnya.
Pelaku akan dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan Pasal 351 Ayat 3 tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.
Reporter: Rizal Adhi
Editor: Lizya Kristanti
Tags: bunuhdampitodgj

Related Posts

Ilustrasi pembacokan di Singosari. Foto: ilustrasi AI
Hukum & Kriminal

Cekcok, Seorang Pria Bacok Pengunjung Warung Seafood di Singosari

Sabtu, 30 Mei 2026
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin, menjelaskan soal gadis yang diduga diperkosa temannya. (Foto/M Sholeh)
Hukum & Kriminal

Gadis di Kota Malang Diduga Diperkosa Teman Saat Tidur, Polisi Lakukan Pemeriksaan

Sabtu, 30 Mei 2026
Ilustrasi pencurian kotak amal. Foto: ilustrasi AI
Hukum & Kriminal

Gasak Kotak Amal Masjid Tiga Kali, Pria di Lawang Ditangkap Polisi

Sabtu, 30 Mei 2026
Pedagang ayam bacok pedagang pasar
Hukum & Kriminal

Pedagang Ayam di Pasar Madyopuro Malang Bacok 2 Karyawan Usai Cekcok Soal Ceker Rp 5 Ribu

Senin, 25 Mei 2026
Ilustrasi seorang pria ancam pengguna jalan menggunakan senjata tajam. Foto: AI
Hukum & Kriminal

Polisi Amankan Pria Bersenjata Tajam yang Resahkan Pengguna Jalan di Sumberpucung Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Ilustrasi bawa kabur motor. Foto: Freepik
Hukum & Kriminal

Bawa Kabur Motor Modus Kenalan di Telegram, Polisi Bekuk Sejoli Asal Kendari di Kota Batu

Kamis, 21 Mei 2026
Next Post
Tangkapan layar akun Tiktok karena diunggah akun @fmpeg.

Hotel Niagara Malang Viral, Bikin Pasangan Kabur Setelah 15 Menit Check In

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.