Malang, Tugumalang.id – PT Narasumber Teknologi Indonesia (narasumber.id) menggelar pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Koperasi Sesuai dengan SAK EP (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Privat) di Whiz Prime Hotel, Kota Malang pada Sabtu (1/2/2025).
Pelatihan itu juga menghadirkan ahli di bidang audit keuangan koperasi ahli software koperasi hingga ahli tata kelola koperasi. Para peserta pelatihan dari berbagai daerah seperti Pasuruan, Bandung, Medan hingga Samarinda tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka juga aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab bersama narasumber.
Sebagaimana diketahui, koperasi wajib menggunakan SAK EP sebagai pedoman dalam penyusunan laporan keuangan mulai 1 Januari 2025. Hal ini telah diatur dalam Permenkop UKM No.2 Tahun 2024.
Baca Juga: Dorong Koperasi Naik Kelas, Narasumber.id Sukses Gelar Pelatihan Nasional Koperasi Modern
General Manager Narasumber.id, Alan Wahyu Afiludin menjelaskan bahwa pelatihan ini tentunya untuk memberikan wawasan kepada peserta terkait penerapan SAK EP dalam penyusunan laporan keuangan koperasi.
“Jadi nanti pengelola atau pengurus koperasi bisa tahu penerapan SAK EP dalam penyusunan laporan keuangan masing masing koperasi yang sesuai aturan pemerintah,” kata Alan.
Selain itu, pelatihan ini juga memberikan wawasan kepada peserta untuk bisa mengembangkan bisnis koperasi.
Alan memandang bahwa bisnis yang dikembangkan koperasi saat ini tak banyak yang scale up. Untuk itu, pelatihan ini juga memberikan wawasan bagi koperasi agar bertumbuh. Ke depan, koperasi tak lagi berbisnis dengan anggotanya saja. Tapi bisa mengembangkan manajemen bisnis ke luar di berbagai sektor riil.
“Penerapan digitalisasi menjadi salah satu kuncinya. Tak hanya secara keuangan, tapi juga digitalisasi pemasaran. Koperasi juga harus mengikuti perkembangan digital,” tuturnya.
Baca Juga: 102 Pelaku Industri Hasil Tembakau di Kabupaten Malang Ikuti Pelatihan Aspek Perpajakan dan Ekspor
Dahulu, koperasi merupakan salah satu penggerak perekonomian bangsa Indonesia. Ke depan, kata Alan, koperasi harus menjadi tulang punggung perkembangan ekonomi kerakyatan.

“Koperasi bisa menjadi sebuah solusi terbangunnya ekonomi kerakyatan dan masyarakat bisa berdaya bersama,” ungkapnya.
CEO Narasumber.id, Syauqi Haris mengatakan bahwa pihaknya ingin hadir membantu dunia koperasi Indonesia untuk berkembang dan tak kesulitan dalam menerapkan SAK EP.
“Jadi tak perlu bingung dengan teori yang rumit. Karena dengan sistem yang ada, laporan keuangan, perhitungan, pinjaman dan lainnya itu semua bisa otomatis,” ujarnya.
Sistem tersebut menurutnya juga telah disesuaikan dengan standar SAK EP dan mudah dioperasikan. Dengan demikian, pengelola koperasi bisa membuat laporan keuangan dengan cepat dan mudah.
“Karena koperasi ke depan itu dituntut untuk lebih patuh terdapat peraturan yang ada. Lalu juga lebih profesional,” paparnya.
Dia berharap kedepan para pengelola koperasi banyak yang melek aturan dan sadar akan pentingnya digitalisasi. Sebab, masih banyak koperasi yang pembukuannya masih manual.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























