MALANG, Tugumalang.id – Pelayanan BPJS Kesehatan masih menjadi salah satu persoalan yang banyak dikeluhkan masyarakat. Mulai dari prosedur rujukan, penanganan pasien di rumah sakit, hingga mekanisme kontrol kesehatan kerap menimbulkan kebingungan. Padahal, sebagian besar kendala tersebut terjadi karena masyarakat belum memahami alur pelayanan yang benar.
Persoalan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam kegiatan reses Anggota DPRD Kota Malang Rendra Masdrajad Safaat yang digelar pada 7 Juni 2026. Kegiatan yang dihadiri sekitar 100 peserta itu menghadirkan narasumber yang memahami sistem pelayanan BPJS Kesehatan untuk memberikan edukasi sekaligus menjawab berbagai pertanyaan masyarakat.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa pelayanan BPJS Kesehatan pada dasarnya tidak rumit apabila peserta memahami prosedur yang berlaku. Warga juga mendapat penjelasan mengenai mekanisme rujukan, pelayanan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), hingga kondisi medis yang menjadi dasar penanganan pasien di rumah sakit.
Baca juga: Rendra Masdrajad Safaat Dukung Langkah Pemkot Malang Tolak LGBT

Rendra: Keluhan BPJS Paling Sering Disampaikan Warga
Menanggapi banyaknya aspirasi tersebut, Rendra Masdrajad Safaat mengatakan persoalan BPJS Kesehatan menjadi salah satu keluhan yang paling sering ia terima saat bertemu masyarakat. Karena itu, ia sengaja menghadirkan narasumber yang memahami sistem pelayanan agar warga memperoleh informasi yang benar secara langsung.
“Keluhan terkait BPJS hampir selalu muncul saat saya bertemu masyarakat. Karena itu saya ingin warga mendapatkan penjelasan langsung dari ahlinya agar tidak lagi bingung saat membutuhkan pelayanan kesehatan,” ujar Rendra.
Menurutnya, reses tidak hanya menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga sarana menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.
“Reses bukan hanya tempat menyampaikan aspirasi. Yang lebih penting, masyarakat juga bisa mendapatkan solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” katanya.
Baca juga: Rendra Masdrajad Safaat Desak Program Angkutan Pelajar Segera Direalisasikan, Jadi Solusi Penolakan Trans Jatim
Warga Sampaikan Pengalaman Saat Mengakses Layanan BPJS
Dalam sesi dialog, sejumlah peserta menyampaikan pengalaman mereka saat memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan.
Salah satunya Anggara yang mengaku anaknya sempat mengalami demam berdarah. Namun, saat itu belum dapat menggunakan BPJS untuk rawat inap karena dinilai belum memenuhi indikasi medis sesuai ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, Hilmy mempertanyakan prosedur kontrol kesehatan kakeknya yang tetap harus melalui Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) sebelum memperoleh layanan lanjutan di rumah sakit.
Seluruh pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh narasumber dengan menjelaskan prosedur pelayanan sesuai regulasi BPJS Kesehatan. Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai mekanisme yang benar saat mengakses layanan kesehatan agar tidak mengalami kendala ketika membutuhkan penanganan medis.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis
editor: jatmiko























