Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Mobilitas Dibatasi, Pasar Induk Kota Batu Lesu

Redaksi by Redaksi
Juli 11, 2021 4:56 pm
in Berita
Pasar Induk Kota Batu - Mobilitas Dibatasi, Pasar Induk Kota Batu Lesu

Aktivitas perdagangan di Pasar Besar Kota Batu

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

 

KOTA BATU – Pembatasan mobilitas masyarakat melalui kebijakan PPKM Darurat membuat sebagian besar roda perekonomian masyarakat Kota Batu melemah. Salah satunya tampak dari aktivitas Pasar Induk atau Pasar Besar Kota Batu, yang tampak sepi pengunjung.

READ ALSO

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Hariati, pedagang sembako Pasar Besar menuturkan, dagangannya mulai sepi pembeli sejak sepekan terakhir. Dia juga mengaku mengalami penurunan omzet.

“Bagaimana mau laku, kalau jalan jalan ditutup. Mbok ya sedikit memperhatikan rakyat kecil seperti kami,” ujarnya, Minggu (11/7/2021).

Menurutnya, pelanggannya yang mayoritas merupakan pemilik warung makanan banyak yang mengurangi jumlah belanjaannya. Hal itu lantaran adanya pembatasan jam malam yang diberlakukan dalam PPKM Darurat.

“Ya jelas warung warung makanan juga mengelus dada. Pembeli mereka banyak dari wisatawan, sedangkan semua wisata ditutup. Ya jelas sepi, paling hanya warga setempat yang beli, ucapnya.

Senada dengan Haryati, Andika Putra, pedagang ayam potong Pasar Besar juga mengaku mengalami penurunan omzet lantaran sepi pengunjung.

“Mau gak mau ya harus mengurangi pasokan dari pada busuk. Mudah mudahan pandemi segera selesai, ribet kerja dibatas batasi seperti ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala UPT Pasar Besar Kota Batu, Agus Suyadi mengakui kunjungan Pasar Besar memang mengalami penurunan sejak diberlakukannya PPKM Darurat.

Menurutnya, pelanggan Pasar Besar Kota Batu tak hanya dari masyarakat lokal. Namun sebagaian besar juga merupakan distributor dari luar daerah.

“Ini jelas merepotkan pedagang. Pedagang sayur tentu terancam dagangannya akan busuk kalau gak laku,” ujarnya.

Dikatakan, sebagian pedagang juga rela harus mengantarkan dagangannya ke luar daerah. Dimana biasanya pelanggan dari luar daerah lah yang datang ke para pedagang itu.

Tags: kota batuPasar Induk Kota BatuPPKM Darurat

Related Posts

Jembatan Bunul, Salah Satu Jalan Alternatif di Kota Malang Khusus Pejalan Kaki dan Kendaraan Roda Dua (Foto: Google Maps)
Berita

Sering Bikin Salah Belok, 5 Jalan Penghubung di Malang Ini Tidak Bisa Dilalui Mobil

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Next Post
Gali Kubur - Cerita Tukang Gali Kubur di Malang, Rela Siap Siaga Kubur Jenazah 24 Jam

Cerita Tukang Gali Kubur di Malang, Rela Siap Siaga Kubur Jenazah 24 Jam

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.