Senin, Agustus 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Kuliner

Menilik Gado-gado Pak Gatot, Kuliner Kaki Lima Langganan Wali Kota Malang

Redaksi by Redaksi
Desember 4, 2021 10:24 am
in Kuliner
Pak Gatot bersama istri berjualan di Jalan Dr Sutomo Kota Malang. Foto: dok

Pak Gatot bersama istri berjualan di Jalan Dr Sutomo Kota Malang. Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Untuk kamu yang doyan berburu kuliner enak di Kota Malang, pastikan untuk mencoba gado-gado kaki lima milik Pak Gatot di Jalan Dr Sutomo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Meski dijajakan di pinggir jalan dan di atas sepeda motor, kualitas rasa gado-gado buatan Pak Gatot sudah teruji. Pada tahun 2002, gado-gado buatan pria kelahiran 1952 ini meraih juara saat tampil di lomba cipta menu nusantara di Universitas Negeri Malang (UM). Tak salah, jika gado-gado ini kerap jadi langganan masyarakat hingga wali kota.

READ ALSO

5 Cafe Dekat UB Malang yang Cocok buat Nugas

5 Jajanan di Matos Malang yang Menarik Dicoba, Ada Chikuro hingga Tianlala

Pria asal Tlogosari, Kabupaten Malang ini bercerita bahwa dirinya sudah merantau dan berjualan gado-gado di Kota Malang sejak tahun 1976. Dulu ia berjualan dengan membawa pikulan di daerah Pecinan Pasar Besar Kota Malang.

“Baru tahun 1992 saya mulai berjualan di Jalan Dr Sutomo Kota Malang hingga saat ini, dengan mengambil tempat di ujung Jalan Dr Sutomo tepatnya di bawah pohon mahoni,” ujarnya.

Di usia yang sudah tak lagi muda, Gatot setiap harinya berjualan mulai pukul 09.00 WIB bersama istri. Banyak pelanggan setia yang setiap hari membeli gado-gado yang dibuatnya, mulai masyarakat biasa hingga pejabat.

“Wali Kota Malang sering membeli gado-gado buatan saya. Selain itu, orang-orang Pemkot (Pemerintah Kota) Malang juga sering datang ke tempat ini,” ujarnya.

Meski demikian, Gatot mengaku hanya berjualan di Jalan Dr Sutomo karena dia tidak menggunakan handphone untuk melayani pembeli. “Bingung saya kalau harus nutul-nutul (tekan-tekan) layar handphone. Karena tidak bisa, ya jualannya begini saja tidak ikut GoFood atau aplikasi yang lain,” terangnya.

Gatot mengaku membuat dan menjual gado-gado memang tidak mudah, butuh perjuangan yang melelahkan. Di mana dia selalu bangun pukul 02.00 WIB, memasak lontong, kemudian dilanjutkan berbelanja di pasar. Baru pukul 07.00 WIB selesai memasak gado-gado, kemudian berangkat dari rumah di Mergan Lori dan berjualan di Jalan Dr Sutomo.

Untungnya, saat ini dia sudah menggunakan sepeda motor. Mengingat dulu, waktu di Pecinan, dia masih menggunakan sepeda pancal dan pikulan.

Salah satu pelanggan Gado-gado Pak Gatot, Budi Hartono mengatakan bahwa dia sudah menjadi langganan Pak Gatot sejak masih berjualan di Pecinan Kota Malang. Mulai saat itu hingga saat ini, rasa gado-gado yang dijual Pak Gatot tidak pernah berubah.

“Baik bumbu kacang, emping melinjo, sayuran, kerupuk, hingga sambal yang dibuat masih seperti saat pertama kali saya beli dulu. Gado-gado Pak Gatot tidak kalah dengan masakan hotel bintang lima,” pujinya.

Wali Kota Malang, Sutiaji menyebutkan bahwa kuliner merupakan salah satu potensi penunjang wisata Kota Malang. Pemkot Malang bahkan tengah berencana untuk menjadikan dua kawasan menjadi sentra kuliner yakni Kampung Cina (Pecinan) dan Kampung Arab Kota Malang. Keduanya dipilih lantaran memiliki lokasi yang berdekatan dan strategis.

Kedua kawasan yang berdekatan dengan Pasar Besar Kota Malang itu disiapkan sebagai ikon tersendiri untuk menguatkan wisata kuliner. Terlebih, karena kebanyakan dari wisatawan luar daerah berkunjung ke Kota Malang untuk mencari makanan yang khas.

“Salah satu potensi penunjang wisata kuliner Kota Malang adalah khasanah kulinernya. Kebanyakan wisatawan yang bertandang ke Kota Malang selalu bertutur akan enaknya Kota Malang. Maka, Pemkot juga concern untuk menguatkan dan mengenalkan secara masif pelaku kuliner yang notabene juga pilar dari UMKM,” tutur pria yang aktif mempromosikan secara gratis produk-produk UMKM dan kuliner melalui kanal sosmednya itu.

Reporter: Feni Yusnia

Editor: Lizya Kristanti

Tags: gado-gadokota malangmalang

Related Posts

5 Cafe Dekat UB Malang yang Cocok buat Nugas
Kuliner

5 Cafe Dekat UB Malang yang Cocok buat Nugas

Sabtu, 29 Agu 2026
5 Jajanan di Matos Malang yang Menarik Dicoba, Ada Chikuro hingga Tianlala
Kuliner

5 Jajanan di Matos Malang yang Menarik Dicoba, Ada Chikuro hingga Tianlala

Selasa, 18 Agu 2026
5 Coffee Shop Unik di Malang yang Viral di TikTok, Ada Nuansa Horor dan Jepang
Kuliner

5 Coffee Shop Unik di Malang yang Viral di TikTok, Ada Nuansa Horor dan Jepang

Senin, 10 Agu 2026
84 Tahun Soto Pojok Jadi Langganan Peziarah Gunung Kawi
Kuliner

84 Tahun Soto Pojok Jadi Langganan Peziarah Gunung Kawi

Minggu, 9 Agu 2026
Creamy dan Segar! Rekomendasi Es Teler Jumbo di Malang yang Wajib Dicoba
Kuliner

Creamy dan Segar! Rekomendasi Es Teler Jumbo Malang yang Wajib Dicoba

Sabtu, 8 Agu 2026
6 Toko Frozen Food di Malang yang Cocok untuk Anak Kost, Dekat Kampus dan Pilihannya Lengkap
Kuliner

6 Toko Frozen Food di Malang yang Cocok untuk Anak Kost, Dekat Kampus dan Pilihannya Lengkap

Rabu, 5 Agu 2026
Next Post
5 Dalil Scale Up

5 Dalil Scale Up

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.