Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Menelusuri Sejarah Jalan Ijen, Jejak Warisan Kolonial di Jantung Kota Malang

Redaksi by Redaksi
Juli 3, 2025 7:40 am
in Asli Malang
Jalan Ijen Kota Malang

Jalan Ijen Kota Malang / Foto: Pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Jalan Ijen merupakan salah satu kawasan paling ikonik dan bersejarah di Kota Malang. Terletak di jantung kota, kawasan ini menjadi saksi bisu perkembangan tata kota bergaya kolonial Belanda yang masih lestari hingga hari ini. Keindahan boulevard dengan pepohonan rindang, serta deretan rumah klasik bergaya Eropa menjadi daya tarik utama yang menjadikan Jalan Ijen sebagai simbol keanggunan kota Malang tempo dulu.

Jejak Sejarah di Balik Keindahan Jalan Ijen

Pembangunan Jalan Ijen dimulai pada awal abad ke-20, ketika pemerintah kolonial Belanda mulai mengembangkan Malang sebagai kota peristirahatan yang nyaman dan elite. Kawasan ini dirancang khusus untuk kalangan pejabat dan warga Eropa, dengan sistem tata kota modern yang mengedepankan estetika dan kenyamanan.

READ ALSO

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

5 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Malang yang Cocok untuk Liburan Edukatif

Baca juga: Gardu ANIEM Jalan Ijen Boulevard Malang, Jejak Peninggalan Masa Pemerintahan Kolonial Belanda

Salah satu ciri khas Jalan Ijen adalah keberadaan pohon-pohon palem yang ditanam di tengah jalan, membentuk boulevard lebar dan simetris—gaya yang umum ditemukan di kota-kota besar Eropa. Desain ini bukan kebetulan. Jalan Ijen dirancang oleh arsitek Belanda ternama, Herman Thomas Karsten, yang dikenal sebagai pelopor konsep garden city atau kota taman di Hindia Belanda. Konsep ini memadukan arsitektur Eropa dengan nuansa tropis khas Nusantara, menciptakan harmoni antara bangunan, taman, dan ruang publik.

Transformasi Fungsi dan Nilai Sejarah

Selama pendudukan Jepang dan pasca-kemerdekaan Indonesia, banyak bangunan di sepanjang Jalan Ijen yang dialihfungsikan sebagai markas militer, kantor pemerintahan, hingga perumahan dinas. Meski mengalami perubahan fungsi, nilai historis dan arsitektural kawasan ini tetap dijaga dan dilestarikan.

Pemerintah Kota Malang telah menetapkan kawasan Jalan Ijen sebagai bagian dari cagar budaya yang harus dilindungi. Beberapa bangunan bahkan telah mendapatkan status bangunan heritage, yang berarti tidak boleh diubah bentuk aslinya secara signifikan.

Ruang Publik dan Warisan Budaya

Kini, Jalan Ijen tak hanya dikenal sebagai rute transportasi, tetapi juga sebagai ruang publik yang hidup. Setiap hari Minggu pagi, kawasan ini menjadi lokasi Car Free Day, tempat warga berkumpul untuk berolahraga, rekreasi, dan menikmati suasana kota yang asri dan bersejarah.

Baca juga: Sejarah dan Fakta Unik Jalan Ijen, Jejak Peninggalan Belanda di Kota Malang

Kegiatan sosial dan budaya kerap digelar di sepanjang Jalan Ijen, menjadikannya sebagai pusat interaksi masyarakat yang tetap menyatu dengan nilai-nilai historis. Keberadaan gereja tua, museum, hingga rumah-rumah art deco memperkuat identitas kawasan ini sebagai saksi bisu perjalanan sejarah Kota Malang.

Menjaga Warisan untuk Generasi Mendatang

Sebagai salah satu ikon kota, pelestarian Jalan Ijen menjadi tanggung jawab bersama. Upaya menjaga kebersihan, keaslian bangunan, serta penataan ruang yang konsisten dengan konsep awal, sangat penting untuk memastikan warisan kolonial ini tetap lestari dan bisa dinikmati generasi mendatang.

Jalan Ijen bukan sekadar jalan. Ia adalah monumen hidup dari masa lalu yang masih berdiri tegak di tengah modernisasi. Menelusuri Jalan Ijen berarti menyusuri lorong waktu yang mempertemukan sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat Kota Malang masa kini.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis : Rafi Hara Jinan Al-Ghazy
redaktur: jatmiko

Tags: Arsitektur BelandaCagar Budaya MalangCar Free Day MalangGarden City MalangHeritage MalangHerman Thomas Karstenjalan ijenJalan Ijen MalangKawasan Kolonial Malangkota malangSejarah Jalan IjenTata Kota Malangwisata sejarah malang

Related Posts

Museum Singhasari
Asli Malang

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

Selasa, 5 Mei 2026
Wisata sejarah di Kota Malang
Asli Malang

5 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Malang yang Cocok untuk Liburan Edukatif

Senin, 23 Mar 2026
Kampung Budaya Polowijen, salah satu tempat wisata edukasi di Kota Malang yang menarik untuk dikunjungi. /Foto: Google Review Kampung Budaya Polowijen/Henny Chn.
Asli Malang

Rekomendasi Wisata Edukasi di Kota Malang: Tempat Asyik Belajar dan Liburan Bersama Keluarga

Jumat, 7 Nov 2025
Tanaman hias
Asli Malang

4 Surga Hijau di Malang Raya: Pusat Tanaman Hias Terlengkap dari Pasar Legendaris hingga Nursery Modern

Selasa, 4 Nov 2025
Candi Sumberawan, salah satu situs sejarah di Kabupaten Malang tepatnya terletak di Kecamatan Singosari yang menarik untuk dikunjungi. /Foto: Google Review Candi Sumberawan/Arie Nugraha.
Asli Malang

Jejak Masa Lalu Singosari: Destinasi Situs Sejarah yang Wajib Dikunjungi di Kabupaten Malang

Sabtu, 25 Okt 2025
Rekomendasi Tempat Beli Kopi Roasting di Malang: Surga Pecinta Kopi dengan Rasa Otentik
Asli Malang

Menelusuri Jejak Kuno: 4 Situs Sejarah di Kota Malang yang Wajib Dikunjungi

Minggu, 19 Okt 2025
Next Post
Klasemen Porprov Jatim 2025

Update Medali Kota Batu Klasemen Porprov Jatim 2025, 77 Medali di Peringkat 8

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.