Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Menelusuri Sejarah Jalan Ijen, Jejak Warisan Kolonial di Jantung Kota Malang

Redaksi by Redaksi
Juli 3, 2025 7:40 am
in Asli Malang
Jalan Ijen Kota Malang

Jalan Ijen Kota Malang / Foto: Pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Jalan Ijen merupakan salah satu kawasan paling ikonik dan bersejarah di Kota Malang. Terletak di jantung kota, kawasan ini menjadi saksi bisu perkembangan tata kota bergaya kolonial Belanda yang masih lestari hingga hari ini. Keindahan boulevard dengan pepohonan rindang, serta deretan rumah klasik bergaya Eropa menjadi daya tarik utama yang menjadikan Jalan Ijen sebagai simbol keanggunan kota Malang tempo dulu.

Jejak Sejarah di Balik Keindahan Jalan Ijen

Pembangunan Jalan Ijen dimulai pada awal abad ke-20, ketika pemerintah kolonial Belanda mulai mengembangkan Malang sebagai kota peristirahatan yang nyaman dan elite. Kawasan ini dirancang khusus untuk kalangan pejabat dan warga Eropa, dengan sistem tata kota modern yang mengedepankan estetika dan kenyamanan.

READ ALSO

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Baca juga: Gardu ANIEM Jalan Ijen Boulevard Malang, Jejak Peninggalan Masa Pemerintahan Kolonial Belanda

Salah satu ciri khas Jalan Ijen adalah keberadaan pohon-pohon palem yang ditanam di tengah jalan, membentuk boulevard lebar dan simetris—gaya yang umum ditemukan di kota-kota besar Eropa. Desain ini bukan kebetulan. Jalan Ijen dirancang oleh arsitek Belanda ternama, Herman Thomas Karsten, yang dikenal sebagai pelopor konsep garden city atau kota taman di Hindia Belanda. Konsep ini memadukan arsitektur Eropa dengan nuansa tropis khas Nusantara, menciptakan harmoni antara bangunan, taman, dan ruang publik.

Transformasi Fungsi dan Nilai Sejarah

Selama pendudukan Jepang dan pasca-kemerdekaan Indonesia, banyak bangunan di sepanjang Jalan Ijen yang dialihfungsikan sebagai markas militer, kantor pemerintahan, hingga perumahan dinas. Meski mengalami perubahan fungsi, nilai historis dan arsitektural kawasan ini tetap dijaga dan dilestarikan.

Pemerintah Kota Malang telah menetapkan kawasan Jalan Ijen sebagai bagian dari cagar budaya yang harus dilindungi. Beberapa bangunan bahkan telah mendapatkan status bangunan heritage, yang berarti tidak boleh diubah bentuk aslinya secara signifikan.

Ruang Publik dan Warisan Budaya

Kini, Jalan Ijen tak hanya dikenal sebagai rute transportasi, tetapi juga sebagai ruang publik yang hidup. Setiap hari Minggu pagi, kawasan ini menjadi lokasi Car Free Day, tempat warga berkumpul untuk berolahraga, rekreasi, dan menikmati suasana kota yang asri dan bersejarah.

Baca juga: Sejarah dan Fakta Unik Jalan Ijen, Jejak Peninggalan Belanda di Kota Malang

Kegiatan sosial dan budaya kerap digelar di sepanjang Jalan Ijen, menjadikannya sebagai pusat interaksi masyarakat yang tetap menyatu dengan nilai-nilai historis. Keberadaan gereja tua, museum, hingga rumah-rumah art deco memperkuat identitas kawasan ini sebagai saksi bisu perjalanan sejarah Kota Malang.

Menjaga Warisan untuk Generasi Mendatang

Sebagai salah satu ikon kota, pelestarian Jalan Ijen menjadi tanggung jawab bersama. Upaya menjaga kebersihan, keaslian bangunan, serta penataan ruang yang konsisten dengan konsep awal, sangat penting untuk memastikan warisan kolonial ini tetap lestari dan bisa dinikmati generasi mendatang.

Jalan Ijen bukan sekadar jalan. Ia adalah monumen hidup dari masa lalu yang masih berdiri tegak di tengah modernisasi. Menelusuri Jalan Ijen berarti menyusuri lorong waktu yang mempertemukan sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat Kota Malang masa kini.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis : Rafi Hara Jinan Al-Ghazy
redaktur: jatmiko

Tags: Arsitektur BelandaCagar Budaya MalangCar Free Day MalangGarden City MalangHeritage MalangHerman Thomas Karstenjalan ijenJalan Ijen MalangKawasan Kolonial Malangkota malangSejarah Jalan IjenTata Kota Malangwisata sejarah malang

Related Posts

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang
Asli Malang

Kisah Heroik Peristiwa Jalan Salak dalam Agresi Militer Belanda di Malang

Minggu, 30 Agu 2026
Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah
Asli Malang

Enam Film Pendek Pelajar Tayang di ESPUTER #1, GSF Siapkan Kolaborasi dengan Sekolah

Minggu, 2 Agu 2026
Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi
Asli Malang

Rute Penerbangan Bandara Abdul Rachman Saleh Malang, Berikut Tujuan dan Maskapai yang Beroperasi

Selasa, 14 Jul 2026
Jangan Salah Terminal, Ini Fungsi Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari
Asli Malang

Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

Minggu, 12 Jul 2026
5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter
Asli Malang

5 Sentra Susu Sapi Perah di Malang, Produksi Harian Tembus Ribuan Liter

Rabu, 8 Jul 2026
Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari
Asli Malang

Jejak Peninggalan Sejarah Hindu-Buddha di Malang, Warisan Kerajaan Kanjuruhan hingga Singhasari

Senin, 6 Jul 2026
Next Post
Klasemen Porprov Jatim 2025

Update Medali Kota Batu Klasemen Porprov Jatim 2025, 77 Medali di Peringkat 8

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.