Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Mendorong Kurikulum Kebencanaan Diterapkan Sejak Dini

Redaksi by Redaksi
Maret 16, 2023 7:53 am
in Peristiwa
kurikulum kebencanaan sejak dini

Bencana gempa bumi yang terjadi di Malang pada 2021 lalu. Sedikitnya, ada 3.748 rumah mengalami kerusakan, 3 orang meninggal dunia dan 54 luka-luka. Kesadaran kebencanaan perlu diterapkan sejak dini. Foto/Rubianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Bencana merupakan fenomena alam yang tidak bisa dihindari. Meski begitu, resiko dampak bencana bisa diminalisir jika kita memiliki kesadaran terhadap kebencanaan. Sebab itu, kesadaran kebencanaan ini patut diterapkan sejak usia dini.

Karakter kebencanaan ini bahkan mendapat porsi utama dalam kurikulum pendidikan di Jepang. Program kurikulum itu bernama School Watching untuk anak usia dini di sekolah dan Town Watching untuk umum.

READ ALSO

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Hal ini diungkapkan Profesor bidang mitigasi bencana Universitas Brawijaya, Prof. Sukir anto, S.Si., M.Si., Ph.D bahwa Indonesia patut meniru Jepang soal kesadaran kebencanaan ini. Terlebih, Indonesia juga menjadi kepulauan dengan risiko bencana tinggi.

“Ketika sadar bencana dimulai dari pendidikan TK dan SD, hal tersebut akan menjadi budaya. Hal itu sudah tercipta di Jepang. Jadi ketika ada bencana, semua orang, termasuk anak sudah paham apa yang dia lakukan,” terang Sukir.


Profesor Bidang Mitigasi Bencana Universitas Brawijaya, Prof. Sukir anto, S.Si., M.Si., Ph.D, Foto/UB Malang

Dengan penanaman pendidikan karakter ini dia yakin sekolah akan mewujudkan multifungsinya sebagai pendidikan karakter dan shelter ketika terjadi bencana.

Sekarang, Prof. Sukir memberikan saran kepada Pemerintah Indonesia sendiri untuk menerapkan kurikulum kebencanaan ini di sekolah-sekolah. Lewat program School Watching, seorang anak juga bisa mengenali potensi bahaya akibat bencana tanpa harus menunggu arahan otoritas seperti terjadi selama ini.

”Karena masyarakat sudah paham bagaimana cara mengevakuasi dirinya sendiri ketika ada bencana,” terangnya.

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: kebencanaankurikulum kebencanaankurikulum pendidikanProf Sukir MaryantoProfesor bidang mitigasi bencanaSchool Watching

Related Posts

Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Pohon Tumbang
Peristiwa

BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Malang-Kepanjen

Rabu, 20 Mei 2026
Lansia Tertabrak Motor
Peristiwa

Lansia di Kota Batu Meninggal Dunia Setelah Tertabrak Motor Saat Menyeberang Jalan

Rabu, 20 Mei 2026
Next Post
Seorang penjual dawet yang tengah menyajikan minuman es dawet (Foto/Canva)

Dikira Sama, Ini 5 Perbedaan Cendol dan Dawet

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.