Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Ruang Cendekia

Menang Bersama Atasi Covid-19 Ala Ganda Putri Indonesia

Redaksi by Redaksi
Agustus 3, 2021 9:52 am
in Ruang Cendekia
Kemenangan atasi Covid-19 perlu belajar pada ganda putri Indonesia/tugu malang

Kemenangan atasi Covid-19 perlu belajar pada ganda putri Indonesia. (Foto: Dokumen)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh : Rohmat Romadhan*

Tugumalang.id – Menjelang 76 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) apa yang sudah Anda berikan kepada Indonesia? Skandal kah? Penggelapan uang kah? Atau mungkin jadi king atau queen of hoax? Kalau saya, menyumbangkan berita kemenangan saja deh.

READ ALSO

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Perayaan kemerdekaan tinggal menghitung hari, namun para sengkuni masih beraksi. Kemerdekaan harusnya memberikan kebahagiaan, namun para buruh masih menanggung beban.

Semua orang sudah berjuang agar Indonesia pulih dari keterpurukan. Pertanyaannya, apa yang Anda sudah perjuangkan bagi bangsa ini?

Kali ini kita perlu belajar pada mbak Greysia Polli dan Apriyani Rahayu. Pasangan ganda putri bulutangkis Indonesia yang berhasil meraih medali emas pada Olimpiade Tokyo 2020.

Dua putri ini mengajarkan bahwa rakyat Indonesia itu bisa kompak, dan itulah cara untuk menang. Hal seperti itu yang seharusnya dari dulu dilakukan kita semua sebagai warga.

Greysia dan Apriyani telah berhasil mencetak sejarah baru dalam dunia perbulutangkisan dunia, bahwa Indonesia memiliki ganda putri yang tangguh.

Memang, Indonesia selama ini memiliki tradisi emas untuk ajang Olimpiade, kecuali Olimpiade Inggris tahun 2012 lalu.

Emas itu disumbangkan oleh beberapa sektor, mulai dari ganda putra, tunggal putra, tunggal putri, dan sektor lainnya kecuali ganda putri. Nah, sekarang sudah paham kan, mengapa Greysia dan Apriyani menjadi istimewa dalam sejarah bulutangkis Indonesia dan dunia?

Saya meyakini kemenangan ini dirasakan oleh seluruh warga Indonesia. Itulah yang disebut sebagai menang bersama. Kita ikut merasakan kemenangan itu, karena prestasi itu milik kita bersama. Walaupun kita tahu yang menyumbangkan emas bukan kita, namun kebahagiaan, kemenangan dan kepuasan ada dan kita merasakannya bersama.

Atlet kebanggan kita ini tidak berjuang sendirian. Ada beberapa pihak yang terlibat hingga berhasil meraih emas. Mulai dari pelatih, suporter, penyedia fasilitas, pengatur jadwal latihan dan sebagainya.

Mereka kompak bergerak bersama demi satu tujuan yaitu emas, sehingga keberhasilan atlet ganda putri ini tidak hanya dirasakan mereka berdua saja. Tetapi, seluruh orang yang ikut bergerak untuk juara ini turut merasakannya.

Kita juga bisa mengadopsi menang bersama ala Greysia dan Apriyani dalam kasus penanganan Covid-19. Kita mesti menang bersama melawan Covid-19, kita harus tunjukkan perjuangan itu dengan vaksinasi. Kompak bergerak bersama demi satu tujuan yaitu Indonesia bebas masker.

Mengapa Mesti Menang Bersama?

Kita sudah memahami bagaimana kemenangan yang kita rasakan saat atlet kebanggan kita memberikan emas untuk Indonesia. Bahagia, bersyukur, merasa lega, walaupun usaha kita membantu atlet hanya sekedar dukungan dan apresiasi. Kita tetap merasakan kebahagiaan yang luar biasa. Itulah sebabnya kita harus menang bersama.

Bayangkan, jika kita menang bersama melawan pandemi, maka ini tidak hanya dirasakan oleh diri kita tetapi juga dirasakan oleh seluruh warga Indonesia termasuk anak cucu nanti.

Untuk menang bersama modal utamanya adalah harus kompak. Saling bahu membahu, berbagi, kolaborasi dan lainnya. Jangan ada perspektif negatif antar sesama, jangan ada pikiran jahat. Ingat pada tujuan awal yaitu bebas masker.

Terlebih adanya mutasi virus Covid-19 menjadi varian Delta, ini menjadi perhatian lebih bagi kita untuk kompak dan bergerak bersama.

Kita harus menjaga kekompakan keluarga dan sanak saudara agar tetap memperhatikan protokol kesehatan dan yakin dengan program vaksinasi. Beberapa negara sudah bisa bebas masker, Indonesia juga harus bisa. Kita optimis bisa  menang bersama melawan Covid-19 dan bebas masker.

Pemerintah sudah melakukan usaha terbaiknya, sekarang tinggal kita. Jika kita bisa kompak membanjiri sosial media dengan ucapan selamat kepada atlet kita, mengapa kita tidak bisa kompak dalam mencegah Covid-19. So, seharusnya kita bisa!!

*member Pondok Inspirasi

Editor : Herlianto. A

Tags: BadmintonBulutangkisGandaolimpiadeputri

Related Posts

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor
Ruang Cendekia

Kampus Aman Harus Diukur dari Kepercayaan Melapor

Jumat, 9 Okt 2026
Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren
Ruang Cendekia

Menjaga Keseimbangan Pendidikan Tinggi: Menagih Keadilan bagi PTS dan Perguruan Tinggi Pesantren

Minggu, 4 Okt 2026
Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang
Ruang Cendekia

Nyai Sepuh dalam Ingatan Banyak Orang

Minggu, 4 Okt 2026
Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam
Ruang Cendekia

Memaksimalkan Potensi Negatif Manusia: Melihat Perspektif Psikologi dan Islam

Rabu, 30 Sep 2026
Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda
Ruang Cendekia

Hakim, Hukum, dan Pelajaran dari Sulaiman Muda

Rabu, 30 Sep 2026
Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai
Ruang Cendekia

Guru Agama dan Dosen MPAI: Mencetak Generasi Pembawa Damai

Senin, 28 Sep 2026
Next Post
mantan - Mantan Penghuni Beberkan Sistem Pelatihan di Balai Latihan Kerja PT CKS

Polisi Kesulitan Cari Bukti Kasus Calon PMI PT CKS yang Nekat Kabur

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.