MALANG, Tugumalang.id – SMAN 4 Kota Malang terus berinovasi dalam dunia pendidikan dalam rangka menciptakan lingkungan belajar yang dinamis dan adaptif sesuai dengan kebutuhan siswa.
Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah SMAN 4 Kota Malang, Dr. Hari Wahjono, S.Pd, M.Pd yang visioner. Sekolah menghadirkan program unggulan, Kelas Profesi SMAN 4 Kota Malang.

Program ini dirancang khusus untuk mengakomodir bakat dan minat siswa SMAN 4 Kota Malang, sekaligus membantu mereka mempersiapkan karir di masa depan.
Baca Juga: SMPIT Insan Permata Malang Gelar Wisuda Bertema Renaissance, Siswa Raih Beragam Prestasi Gemilang
Ada delapan program kelas profesi yang dilaksanakan di SMAN 4 Kota Malang, di mana siswa bisa memilih sesuai dengan minat mereka.

Delapan program kelas profesi tersebut antara lain Medical and Science, Mechanical and Digital, Goverment and Military Service, Law and Global Partnership, Management Business and Accounting, Social and Humanities Education, Sportpreneur, dan Maestro Creative and Art.
Hari mengatakan bahwa program Kelas Profesi SMAN 4 Kota Malang sudah berjalan selama kurang lebih dua tahun terakhir.
Baca Juga: Libur Sekolah Semakin Seru! Ini Rekomendasi Wisata Kabupaten Malang yang Edukatif dan Menyenangkan
Hadirnya program tersebut menjadi sebuah pencapaian yang membanggakan bagi SMAN 4 Kota Malang, karena sekolah ini menjadi pioner dari program Kelas Profesi pada jenjang SMA sederajat di Kota Malang.

“Kita ada delapan kelas minat belajar, yang ingin ke kedokteran kita arahkan ke bidang kedokteran. Begitu pun yang ingin ke bidang teknik juga kita arahkan ke sana dan beberapa program kelas khusus (karir) lain,” kata Hari kepada Tugumalang.id, Kamis (26/6/2025).
“Ini (program Kelas Profesi) sudah dua tahun, dan insyaAllah hanya di SMAN 4 (Kota Malang) yang sudah melakukan,” imbuhnya.
Pemetaan Sejak Kelas X
Sebagai program unggulan, Hari menginginkan adanya Kelas Profesi Karir dapat benar-benar membantu siswa menemukan potensi dirinya, sejak mereka duduk di kelas X. Untuk itu, sebelum menentukan pilihan, siswa baru di kelas X akan menjalani tes asesmen yang dilakukan oleh guru Bimbingan dan Konseling (BK).

Asesmen awal yang dilakukan meliputi Tes Psikologi, Tes IQ, Tes Bakat minat, dan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Harapannya melalui asesmen awal tersebut, siswa dapat menentukan pilihan program yang tepat ketika menjalaninya di kelas XI.
“Semuanya (siswa kelas X) harus ikut, karena masing-masing akan dipetakan berdasarkan hasil pemetaan BK. Ini untuk mengetahui kecenderungan mereka maunya ke mana, jadi kita menggunakan Tes Bakat Minat, IQ, dan juga Psikologi,” terangnya.
Hari menambahkan dalam menentukan peminatan siswa di Kelas Profesi Karir. Pihak sekolah berkomunikasi dan berkolaborasi dengan orang tua siswa. Harapannya orang tua mengetahui potensi anak dan juga mendukung bidang yang sesuai dengan bakat dan minat mereka.
“Semua kita godok sesuai dengan permintaan orang tua siswa. Jadi sekolah benar-benar melibatkan orang tua dalam menentukan dan memberi masukan terhadap program kelas khusus yang akan dipilih siswa,” jelas Hari.
Inovasi Hidden Kurikulum dan Perbedaan dengan SMK
Dalam kegiatan pembelajaran di program Kelas Profesi Karir SMAN 4 Kota Malang, Hari mengaku pihaknya melakukan inovasi hidden kurikulum. Kegiatan pembelajaran tetap mengacu pada kurikulum nasional sebagai acuan sekolah, tetapi ada beberapa inovasi yang dilakukan.
Inovasi hidden kurikulum yang dimaksud Hari adalah keterlibatan orang tua siswa dan juga berbagai pihak. Seperti siswa yang tertarik dengan bidang Goverment and Military, akan digembleng dengan kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan bidang tersebut di luar kegiatan intrakurikuler.
Menurutnya hal itu sangat cocok, karena SMAN 4 Kota Malang menerapkan full day school, sehingga siswa dapat mengikuti pembelajaran di Kelas Profesi Karir sesuai dengan minatnya masing-masing. Apalagi setiap sekolah diizinkan untuk melakukan berbagai inovasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
“Setiap sekolah boleh berinovasi, sehingga tidak menutup kemungkinan itu. Memang paketnya dari pusat yakni kurikulum nasional, tapi kita bisa menambahkan. Apalagi kita full day, akhirnya kita manfaatkan,” beber Hari.
“Kami mencoba hidden kurikulu, jadi muatan kurikulum dari pusat misalkan mewajibkan 25 mata pelajaran, kita tambahan 3 atau 4 mata pelajaran yang menjurus ke bidang teknik, kedokteran, sportainment, dan lain-lain,” terangnya.
Sementara soal disebut hampir sama dengan SMK, Hari menegaskan bahwa program Kelas Profesi Karir SMAN 4 Kota Malang berbeda dengan orientasi SMK. Siswa tetap diarahkan untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi maupun kedinasan, dengan sejak awal mereka sudah menemukan minat dan juga bakat mereka masing-masing. Meskipun tidak menutup kemungkinan ada siswa yang memilih langsung bekerja setelah lulus.
“Jadi bukan rasa SMK, kalau SMK kan biasanya ke bekerja tapi kita ke perguruan tinggi maupun sekolah kedinasan” tegas Hari.
Sedangkan untuk kelas yang paling banyak diminati siswa, Hari menyebut Goverment and Military cukup banyak peminat dengan dibukanya dua kelas di bidang tersebut.
“Paling banyak goverment and military, menjadi tentara dan kedinasan. Itu yang banyak, ada dua kelas,” ucapnya.
Apresiasi dan Dukungan Orang Tua Siswa
Apresiasi positif dan dukungan diberikan orang tua siswa terhadap pelaksanaan Kelas Profesi Karir di SMAN 4 Kota Malang. Pelaksanaan kegiatan program khusus tersebut ditopang oleh iuran yang bersifat sukarela melalui paguyuban orang tua siswa.
Hari memastikan program Kelas Profesi Karir di sekolah tidak ada pungutan dan semuanya bersumber pada iuran sukarela dari orang tua siswa. Mereka berinisiatif memberikan dukungan agar program pembelajaran di sekolah bisa berjalan dengan lancar.
“Banyak orang tua yang suka, secara signifikan juga ada peningkatan dari 112 siswa tahun sebelumnya, tahun ini ada 250 siswa yang diterima di PTN, PTN, Kedinasan, dan sekolah luar negeri,” paparnya.
“Kita bisa dengan melibatkan orang tua siswa lewat paguyuban. Kita enggak ada SPP maupun pungutan, semuanya sumbangan dari orang tua secara sukarela agar program bisa berjalan,” tandas Hari.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























