MALANG, Tugumalang.id – Suasana kegiatan pembelajaran PAUD Islam Terpadu (IT) Insan Permata Malang tampak berbeda dari biasanya. Tidak ada guru yang berdiri di depan memberikan instruksi formal.
Sebaliknya, anak-anak usia dini dengan penuh semangat berdiri di samping meja display mereka, siap menyambut “tamu kehormatan” mereka, yakni orang tua masing-masing.
Inilah esensi dari Student Led Conference (SLC) yang dilaksanakan di PAUD IT Insan Permata Malang pada Senin-Selasa, 11-13 Mei 2026.
Baca Juga: Ratusan Siswa Paud hingga SMP IT Insan Permata Malang Antusias Jalani MPLS, Tanamkan Karakter dan Budaya Sekolah
Program ini dirancang khusus untuk melatih kreativitas dan keterampilan public speaking siswa di jenjang Kelompok Bermain (KB), TK A, hingga TK B. Melalui Project Pembelajaran yang telah disusun selama satu semester, para siswa ditantang untuk menunjukkan hasil karya mereka secara mandiri.

Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum PAUD IT Insan Permata Malang, Yussi Arifianti, S.E mengatakan program ini bukan sekadar pameran karya, melainkan wadah krusial untuk memupuk kreativitas siswa, sekaligus melatih keberanian public speaking sejak usia sedini mungkin.
“Anak-anak berlatih berani berkomunikasi di depan orang lain, dalam hal ini orang tua. Sehingga bisa dijadikan latihan dasar-dasar public speaking,” kata perempuan yang akrab disapa Ustadzah Yussi ini.
“Untuk TK B sudah dilatih untuk membuat media presentasi dan bagaimana menyampaikan projectnya itu kepada orang tua. Sementara untuk KB dan TK A masih bersifat mengenalkan dengan harapan ketika nanti naik ke TK B, ketika presentasi di depan orang tua sudah lebih siap,” jelasnya.
Tidak Hanya Sampaikan Pengetahuan Tetapi Pemahaman Konsep dan Maknanya
Program SLC merupakan rangkaian dari pembelajaran berbasis project yang sudah dimulai sejak awal semester genap atau sejak bulan Januari 2026, bukan sekadar wahana menyampaikan ilmu pengetahuan kepada siswa.

Ustadzah Yussi menjelaskan bahwa di awal program ini, guru memberikan apersepsi kepada siswa tentang tema dan media apa yang akan digunakan untuk presentasi.
Seperti contoh, siswa PAUD IT Insan Permata mempelajari tentang hewan kura-kura, tidak hanya diperkenalkan dengan kura-kura tetapi siswa juga diajak menelaah benda yang mirip dengan tempurung kura-kura dan manfaatnya.
Baca Juga: Siswa PAUD hingga SMPIT Insan Permata Malang Jalani Uji Publik Demo Hafalan Alquran
“Sebagai contoh anak-anak diajak belajar tentang kura-kura. Kemudian benda apa yang mirip dengan kura-kurang, misalnya seperti tempurung yang mirip dengan batok kelapa. Siswa kemudian diperkenalkan dengan apa saja yang bisa dilakukan dengan batok kelapa dan manfaatnya, melalui video, benda konkret, dan guru-guru memberi contoh,” bebernya.
“Selain itu juga memberikan konsep pemahaman yang dihubungkan dengan Al-Quran dan hadist, kemudian anak-anak juga menemukan permasalahan dari tema tersebut dan membuat project untuk memecahkan permasalahan tersebut. Kemudian hasilnya disampaikan kepada orang tua,” sambung Ustadzah Yussi.
Tujuannya adalah anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan dari project yang dilakukan, tetapi juga makna bahwa sebenarnya dari tema-tema yang dipelajari adalah ilmu yang diberikan oleh Allah SWT, melalui Al Quran atau hadist, siroh para nabi dan Rasul bersama para sahabat.
Membangun Hubungan Segitiga: Anak, Guru, dan Orang Tua
Program ini terbukti efektif dalam mempererat komunikasi antara sekolah dan keluarga. Orang tua tidak lagi menjadi pengamat pasif, tetapi menjadi saksi hidup atas perkembangan kompetensi putra-putrinya.

Dengan suksesnya penyelenggaraan SLC ini, PAUD IT Insan Permata Malang kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga pembentukan karakter, keberanian berkomunikasi, dan daya cipta yang tinggi demi menyiapkan generasi masa depan yang tangguh.
“Kita melatih bagaimana anak-anak bisa menyampaikan ide, bisa berpendapat di depan orang lain. Khusus TK B, kita mengundang orang tua untuk menyaksikan presentasi mereka,” terangnya.
“Jadi proses SLC adalah proses yang membutuhkan waktu, kalau untuk TK B sekitar dua pekan. Diawali apersepsi dari guru-guru yang memberikan pengantar,” jelas Ustadzah Yussi.
Lewat program ini, orang tua juga dapat memberikan feedback terhadap project yang dipresentasikan oleh siswa. Harapannya dari program SLC, siswa PAUD IT Insan Permata dapat memiliki kompetensi berpikir kritis, problem solving, kerja sama, dan public speaking.
Tema-Tema Project SLC PAUD IT Insan Permata Malang
Adapun project program Student Lead Conference PAUD IT Insan Permata Malang yang dimulai 11-13 Mei 2026, antara lain:
1. Jerapah, Si Leher Panjang Pembawa Inspirasi
· Kelas dan Kelompok Kecil: B1/Dermawan
· Tanggal: Senin, 11 Mei 2026
· Waktu: Pukul 08.00 – 09.00 WIB
2. Kura-Kura, Si Tempurung Pelindung
· Kelas dan Kelompok Kecil: B1/Santun
· Tanggal: Rabu, 13 Mei 2026
· Waktu: Pukul 08.00 – 09.00 WIB
3. Keajaiban Kepiting
· Kelas dan Kelompok Kecil: B2/Cerdas
· Tanggal: Selasa, 12 Mei 2026
· Waktu: Pukul 09.30 – 10.30 WIB
4. Sapi Ciptaan Allah Penuh Manfaat
· Kelas dan Kelompok Kecil: B3/Tangguh
· Tanggal: Selasa, 12 Mei 2026
· Waktu: Pukul 08.00 – 09.00 WIB
5. Ikan Inspirasi Perahuku
· Kelas dan Kelompok Kecil: B2/Pemberani
· Tanggal: Senin, 11 Mei 2026
· Waktu: Pukul 09.00 – 11.00 WIB
6. Berkarya Ceria Bersama Panda
· Kelas dan Kelompok Kecil: B3/Pemberani
· Tanggal: Selasa, 12 Mei 2026
· Waktu: Pukul 09.30 – 10.30 WIB
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A
























