Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Melalui Gelar Wicara, Pemimpin.id Ajak Anak Muda Indonesia Bicara Tentang Tantangan dan Potensi Pendidikan Indonesia di Masa Depan

Redaksi by Redaksi
Agustus 21, 2024 3:03 pm
in News
pemimpin.id

Pemimpin.id ajak anak muda Indonesia bicara tentang tantangan dan potensi pendidikan di Indonesia melalui Gelar Wicara yang menjadi rangkaian festival LEAD THE FEST 2024. /Foto: Tangkapan layar YouTube Pemimpin Indonesia.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Pemimpin.id mengajak anak muda Indonesia sebagai pemimpin muda berbicara tentang tantangan dan potensi pendidikan Indonesia di masa depan dalam acara diskusi daring Gelar Wicara melalui kanal YouTube, Pemimpin Indonesia pada Selasa (20/8/2024). Gelar Wicara merupakan rangkaian dari festival LEAD THE FEST 2024 yang diselenggarakan oleh Pemimpin.id.

Tema yang diusung dalam diskusi Gelar Wicara yaki Mengatasi Jauh Untuk Dekat: Membawa Pendidikan ke Semua Penjuru Indonesia. Dipandu oleh Program Officer Indonesia Mengajar, Haratdzul Ichsan Jushar. Para pemimpin muda yang hadir dalam acara Gelar Wicara tersebut mendapat wawasan baru sekaligus sharing pengalaman langsung dari Executive Director Indonesia Mengajar, Alief Bagus Wicaksono dan Founder and Partnership Director Isbanban Foundation, Panji Aziz sebagai narasumber.

READ ALSO

Udara Kabur Mendominasi, Prakiraan Cuaca Malang Sabtu 30 Mei 2026

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Keduanya selama ini sudah lama berkecimpung dalam gerakan anak muda yang peduli terhadap permasalahan pendidikan di Indonesia. Terutama masalah akses pendidikan bagi masyarakat yang tinggal di daerah pelosok.

Baca Juga: Talkshow Pemimpin.id Kupas Sosok Pemimpin yang Berdampak bagi Sekitar

Alief dan Panji sepakat bahwa permasalahan pendidikan di Indonesia selama ini adalah kemudahan mengakses layanan pendidikan. Ada tiga masalah utama dalam pemerataan pendidikan di Indonesia yang perlu menjadi perhatian para anak muda selaku pemimpin muda Indonesia di masa depan.

Permasalahan tersebut yakni masalah infrastruktur pendukung, kekurangan guru, dan juga isolasi geografis daerah-daerah terpencil.

Permasalahan itulah yang kemudian memantik Isbanban Foundation dan Indonesia Mengajar untuk menginisiasi gerakan anak muda Indonesia untuk berkontribusi mengatasi permasalahan pendidikan di Indonesia.

Berbekal pengalamannya bergiat bersama Isbanban Foundation menurut Panji Aziz ada tiga tantangan utama pendidikan di Indonesia yaitu masalah infrastruktur yang belum merata dan kondisinya perlu perbaikan, kemudian masalah jumlah guru yang belum seimbang, dan masalah isolasi geografis yang membuat desa terutama daerah pelosok sulit untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak.

“Tantangan pendidikan di Indonesia khususnya di bidang pendidikan kalau berdasarkan pengamatan saya, dari banyak-nya masalah ada tiga tantangan besar atau utama yakni keterbatasan infrastruktur kemudian masalah rasio guru di daerah terpencil yang jumlahnya tidak ideal. Serta masih banyak daerah di Indonesia yang terisolir dan susah mendapatkan layanan pendidikan,” papar Panji.

Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2023, terdapat 146 ribu-an ruang kelas yang ada di sekolah dari seluruh penjuru Indonesia yang kondisinya rusak atau butuh perbaikan. Ditambah dengan akses listrik dan jaringan internet sebagai penunjang kegiatan pembelajaran juga belum terdistribusi dengan baik di daerah terpencil.

Baca Juga: Pemimpin.id Kolaborasi dengan Kemenpora RI untuk Jawab Tantangan Generasi Emas 2045

Panji pun merujuk pada data BPS tahun 2023 bahwa masih ada 12 ribu desa di seluruh Indonesia yang belum memiliki akses penuh terhadap listrik dan internet. Kemudian masalah lainnya adalah jumlah guru dan murid yang tidak berimbang di daerah hal ini menyebabkan proses kegiatan pembelajaran menjadi kurang maksimal.

Tantangan berikutnya adalah masih banyak daerah di Indonesia yang terisolir dan belum bisa berkembang untuk mendapatkan kemudahan akses pendidikan.

Apa yang disampaikan Panji diamini oleh Alief Bagus yang selama bergiat di Indonesia Mengajar juga melihat masalah infrastruktur dengan luas geografis Indonesia menjadi tantangan utama dalam upaya pemerataan akses pendidikan. Kemudian juga masalah rasio guru yang belum seimbang serta kondisi beberapa daerah yang masih terisolir.

Tetapi dari kacamatanya selama aktif di Indonesia Mengajar dan memiliki 10 titik daerah yang menjadi fokus pemberdayaan pendidikan mulai dari Aceh sampai Papua. Alief melihat ada potensi yang sebenarnya bisa menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

Potensi tersebut yakni bagaimana masyarakat tetap bisa hidup di tengah keterbatasan akses. Ia melihat sebenarnya ada kemauan dari masyarakat untuk juga terlibat aktif dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Melalui pendekatan konteks lokalitas menurut Alief dapat menjadi peluang bagi anak muda untuk terlibat langsung dalam upaya pemerataan pendidikan di Indonesia.

“Potensi yang kami lihat dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia adalah adanya kemauan masyarakat terutama mereka yang tinggal di pelosok daerah. Mereka sudah membuktikan sendiri bahwa mereka bisa tetap hidup meski kondisinya seperti itu (keterbatasan)” kata Alief.

“Tetapi ada potensi untuk bagaimana kita bisa masuk dalam upaya pemerataan pendidikan karena memiliki konteks lokal yang berbeda-beda seperti sumber daya alam dan juga kesenian budaya yang dapat menjadi ruang bagi pendidikan masuk ke sana,” imbuhnya.

Baik Panji maupun Alief menuturkan bahwa lahirnya Isbanban Foundation dan Indonesia Mengajar tidak dapat terlepas dari kepedulian anak muda terhadap permasalahan pendidikan di Indonesia. Program Isbanban Foundation dan Indonesia Mengajar kemudian menjadi wadah bagi anak muda yang ingin berkontribusi bagi kemajuan pendidikan di Indonesia.

Keduanya pun sepakat bahwa kolaborasi dan sinergi stakeholder penting untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Peran stakeholder dalam pentahelix model meliputi akademisi, corporate (bisnis), community (komunitas), government (pemerintah), dan media memiliki peran untuk saling berkolaborasi dalam menjawab tantangan dan potensi pendidikan di Indonesia.

Pemimpin.id merupakan social start-up yang memiliki misi menciptakan ekosistem para pemimpin di Indonesia. Pemimpin.id percaya pada tiga prinsip aksi yang harus dimiliki dan diimplementasikan oleh setiap orang karena Pemimpin.id percaya semua orang adalah pemimpin dan kepemimpinan bisa dipelajari semua orang.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
editor: jatmikoa

Tags: Gelar WicaraLEAD THE FEST 2024Pemimpin MudaPemimpin.idpendidikan

Related Posts

Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada Sabtu, 30 Mei 2026 dalam kondisi berawan dan udara kabur. /Foto: Ilustrasi dibuat dengan AI.
News

Udara Kabur Mendominasi, Prakiraan Cuaca Malang Sabtu 30 Mei 2026

Sabtu, 30 Mei 2026
Seleksi Sekda Kota Batu
News

Ketua DPRD Tegaskan Seleksi Sekda Kota Batu Harus Transparan dan Profesional

Jumat, 29 Mei 2026
penataan simpang empat patih
News

Atasi Kemacetan dan Jalan Rusak, Pemkot Batu Kebut Penataan Simpang Empat Patih

Jumat, 29 Mei 2026
Ilustrasi kendaraan melintasi Gerbang Tol Singosari. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

164.081 Kendaraan Keluar Masuk Tol Pandaan-Malang Selama Libur Iduladha

Jumat, 29 Mei 2026
Penyembelihan hewan kurban dari keluarga Yanuar Maulana dan Surya Burhanuddin. Foto: dok.
News

Diaspora yang Sukses di Petronas Malaysia Berbagi Hewan Qurban di Desa Kalipare Kabupaten Malang

Jumat, 29 Mei 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Jumat, 29 Mei 2026 diperkirakan dominan cerah. /Foto: Tugumalang.id/ Bagus Rachmad Saputra
News

Prakiraan Cuaca Malang Jumat 29 Mei 2026: Dominan Cerah Sepanjang Hari

Jumat, 29 Mei 2026
Next Post
Dishub Kota Malang

Dishub Kota Malang Sosialisasikan Rekayasa Lalin Pengurai Kepadatan, Jalan Buring Bisa 2 Arah

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.