Malang, Tugumalang.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia yang berperan sebagai dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjalani evaluasi menyeluruh pada awal 2026. Seiring dengan kebijakan tersebut, distribusi MBG di Kota Malang dihentikan sementara.
Koordinator Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kota Malang, Muhammad Athoillah, membenarkan adanya penghentian distribusi program MBG di wilayahnya. Ia menegaskan, kebijakan ini berlaku secara nasional, bukan hanya di Kota Malang.
“Iya, benar. Jadi ini bukan hanya di Kota Malang saja, tetapi seluruh Indonesia. SPPG libur sementara dari tanggal 2 sampai 7 Januari, dan mulai operasional lagi tanggal 8,” ucapnya, Jumat (2/1/2026).
Baca juga: MBG di Kota Malang Tetap Jalan Selama Libur Nataru, Bumil dan Balita Jadi Prioritas
Penghentian Sementara Berlaku Nasional
Penghentian sementara operasional seluruh SPPG tersebut secara otomatis menghentikan distribusi MBG kepada seluruh sasaran. Sasaran itu meliputi siswa, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita.
“Termasuk distribusi untuk ibu hamil sama, sementara tidak ada. Nanti tanggal 8 semuanya mulai lagi,” kata Athoillah.
Evaluasi dan Persiapan Operasional SPPG

Athoillah menjelaskan, penghentian distribusi MBG dilakukan atas arahan Badan Gizi Nasional (BGN). Selama periode 2-7 Januari, seluruh SPPG diberi waktu untuk melakukan evaluasi sekaligus memperbaiki sejumlah kekurangan sebelum kembali beroperasi.
“Jadi alasannya untuk persiapan saja. Diberi waktu untuk menyiapkan apa yang perlu disiapkan. Kemungkinan ada renovasi-renovasi,” imbuhnya.
Menurut Athoillah, renovasi yang dilakukan berkaitan langsung dengan proses produksi makanan. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan standar pelayanan serta kualitas makanan tetap terjaga saat operasional kembali berjalan.
“Kalau direnovasi, pasti yang berkaitan dengan proses produksi,” ujarnya.
Saat ini, tercatat sebanyak 43 unit SPPG telah berdiri di Kota Malang. Ke depan, jumlah tersebut ditargetkan bertambah menjadi 85 SPPG. Setiap SPPG mampu menyuplai maksimal 3.000 porsi MBG, termasuk sekitar 500 porsi untuk kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko





























