MALANG, Tugumalang,id – Pelatih Arema FC, Marcos Santos memberi pesan tegas kepada anak asuhnya usai gagal mengamankan poin penuh atas PSM Makassar di pekan ke-2 BRI Super League 2026/2027 setelah menutup pertandingan dengan skor imbang 3-3 pada Minggu (13/9/2026) kemarin.
Hasil imbang ini memang patut disesali karena kemenangan yang sudah di depan mata harus sirna setelah PSM berhasil mencetak gol di menit akhir pertandingan. Hilangnya konsentrasi di area pertahanan menjadi penyebab Singo Edan gagal mencuri tiga poin di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, Sulawesi Selatan.
“Pertandingan yang amat sulit. Saya sangat menuntut para pemain di ruang ganti tadi, karena kami tidak boleh membuang keunggulan 2-1 begitu saja,” ujar Marcos dilansir dari laman resmi klub.
“Para pemain sudah menjalankan apa yang dilatih dan berhasil menambah keunggulan, tetapi kami hilang konsentrasi di menit-menit akhir,” jelasnya.
Arema FC memang sempat unggul lebih dulu 2-1 di babak pertama. Dua gol disumbangkan oleh Gabriel Silva menit ke-28 dan Gustavo Franca di menit ke-34 melalui eksekusi penalti.
Baca juga: Tiket Arema FC vs Persik Kediri Dibuka H-7, Ini Jadwal Pertandingannya
PSM baru bisa memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 sebelum jeda babak pertama melalui gol yang dicetak Stefan Jevtovski di menit ke-45.
Memasuki Babak kedua, Arema menambah keunggulan menjadi 3-1 lewat gol indah Careca menit ke-60. Sayangnya kemenangan yang sudah di depan mata sirna setelah pemain PSM, Luka Cumic mencetak brace menit ke-65 dan 90+5.
Hasil imbang tersebut membuat Arema FC untuk sementara waktu terlempar dari persaingan di tiga besar klasemen.
Marcos pun mengingatkan Johan Alfarizi dkk, jika ingin terus bersaing di papan atas, tidak boleh melakukan kesalahan mendasar yang berujung pada hilangnya poin penuh.
Baca juga: Alfeandra Dewangga dan Gustavo Henrique Membaik Jelang Arema FC vs PSM
“Kami yang ingin bersaing di papan atas, tidak boleh membuang dua poin karena kesalahan sendiri. Dengan segala hormat kepada PSM Makassar yang pantang menyerah, ini murni kelalaian kami,” tegas pelatih berpaspor Brasil tersebut.
“Kami pulang dengan rasa pahit karena seharusnya bisa mengamankan tiga poin dari laga ini,” tandasnya.
Laga imbang melawan PSM menjadi bahan evaluasi bagi tim menghadapi laga berikutnya melawan Persik Kediri.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko































