Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Malang Smart City

Redaksi by Redaksi
Januari 18, 2023 7:54 am
in Catatan
drh. Puguh Wiji Pamungkas, MM.

drh. Puguh Wiji Pamungkas, MM. Foto/dok. TM

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Oleh: drh. Puguh Wiji Pamungkas, MM*

Tugumalang.id – Malang adalah salah kota terbesar kedua di Jawa Timur setelah Surabaya dan terbesar ke 12 se Indonesia dari 514 Kabupaten Kota se Indonesia. Tentu yang menjadi salah satu parameter di nobatkannya Kota Malang sebagai salah satu Kota terbesar di Indonesia ini antara lain adalah potensi Sumber daya alam dan sumber daya manusia yang di milikinya.

READ ALSO

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a

Buku Pelanggaran

Terlebih letak kota Malang yang di kelilingi 2 kota yang sarat dengan potensi wisata, yakni Kabupaten Malang dan Kota Batu, menjadikan Kota Malang semakin “seksi”  di mata masyarakat Indonesia.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2019, ada 53 kampus baik Negeri ataupun Swasta yang ada di Kota Malang, dan yang fantastis menurut data yang sama ada 247.027 Mahasiswa yang tinggal di Kota Malang.

Ada tiga perguruan tinggi negeri dan sekian banyak perguruan tinggi swasta yang merupakan kampus terbaik di Indonesia, hal ini menjadi salah satu pemicu, bahwa Kota Malang selalu memiliki “magnet” bagi pelajar seluruh Nusantara untuk mengenyam pendidikan tinggi di Malang.

drh. Puguh Wiji Pamungkas, MM. Foto/dok.TM

Potensi ekonomi yang di hasilkanpun lumayan, jika di rata-rata setiap mahasiswa/mahasiswi yang tinggal di Malang mendapatkan kiriman uang jajan rata-rata senilai Rp. 2 Juta, maka bisa di perkirakan ada hampir Rp. 500 Miliar per bulan uang yang di belanjakan dan berputar di Kota Malang dari segmen mahasiswa atau kampus saja.

Dari segala potensi yang di miliki oleh Kota Malang tersebut, sudah menjadi keharusan Malang menjadi Kota yang memiliki tata kelola selakyaknya “Smart City” yang ada di negara-negara maju.

Konsep Smart City

Secara umum, smart city adalah kota yang menerapkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan efisiensi operasional, berbagi informasi dengan publik dan meningkatkan kualitas layanan pemerintah dan kesejahteraan warganya.

Tujuan mendasar akan konsep smart city adalah untuk mengoptimalkan fungsi kota dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang secara otomatis akan berdampak pada meningkatnya kualitas hidup warga masyarakat dengan menggunakan teknologi pintar berbasis analisa data yang real time.

Singapura misalnya, kota yang di nobatkan sebagai “The smart city” nomer satu di dunia berdasarkan hasil studi dari Firma Konsultan Eden Strategy Institute ini, menjadi representasi dari “kota pintar” berdasarkan empat indikator, antara lain ; insentif finansial, program pendukung, kesiapan talenta, dan sentrisitas manusia.

Bahkan di Seoul, Ibu kota Korea Selatan yang menempati urutan ke dua “The smart City” di dunia ini telah menanam lebih dari 5.000 sensor pintar IoT (Internet Of Things) di seluruh sudut Kota pada tahun 2020. Pemerintah Seoul dengan sangat mudah mengetahui data kehidupan kota yang berdampak kepada kemakmuran dan kenyamanan warganya seperti ; tingkat polusi, tingkat kebisingan, lalu lintas, getaran, sinar UV, ketersediaan parkir umum dan fasilitas umum lainnya.

Dengan semangat kolaborasi, tentu sangat mudah bagi Kota Malang menjadi salah satu “Smart City” di Indonesia dan dunia. Bukan suatu hal yang mustahil, jika kerjasama antar komponen di Kota Malang terjalin dengan baik, terlebih ada 53 perguruan tinggi yang eksis di Malang, keberlimpahan “resources” ini akan menjadi salah satu alasan kuat bagi Kota Malang untuk bisa mejadi “The Smart City”.

Menjadi Malang Smart City tentu tidak terlepas dari dua aspek dan sudut pandang yang cocok, bertemu dan saling melengkapi, yakni sudut pandang pemerintah dan sudut pandang masyarakat.

Bagi pemerintah, ada tiga hal melekat yang wajib di penuhi sebagai intrumen penyelenggara pemerintahan, yang memiliki fungsi mensejahterakan masyarakatnya, instrumen itu antara lain adalah ; 1) Adanya perlindungan dan kejelasan hukum bagi masyarakat dalam menjalankan rutinitas kehidupan bermasyarakatnya.

2) Menyediakan daya dukung infrastruktur yang memadai, Infrastruktur yang layak dan memadai bagi masyarakat  dalam kehidupan bermasyarakat merupakan instrumen penting. Jalan bebas macet, bebas banjir, daya dukung internet akses di seluruh sudut Kota, transportasi publik yang modern dan kemudahan dalam bertransaksi ekonomi.

3) Jaminan Birokrasi yang mudah, transparansi birokrasi juga menjadi bagian terpenting dalam mewujudkan smart city, jalur birokrasi yang mudah akan merangsang pertumbuhan manusia, ekonomi dan sumber daya yang ada di sebuah kota, dan berlaku sebaliknya, yakni semakin sulit jalur birokrasi yang ada, maka bisa di pastikan perkembangan kota tersebut juga akan “stunting”.

Bagi masyarakat, keterlibatnya dalam mewujudkan smart city juga sangat menentukan. Partisipasi publik untuk turut memberikan gagasan dalam menumbuhkan sebuah kota menjadi smart city, memiliki andil  yang cukup signifikan.

Pemerintah harus memperbanyak dan memperluas partisipasi publik dalam kerangka pembangunan kota, terlebih Kota Malang, yang lebih dari 1/3 penduduknya adalah kaum intelektual kampus.

Masyarakat sebagai salah satu objek percepatan pembangunan menuju smart city juga selayaknya memiliki kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan dengan cepat, karena perubahan dan kemampuan adaptasi adalah satu paket kata kunci untuk mewujudkan smart city.

Malang Smart City adalah simbol kemajuan, keadilan, kesejahteraan, kemakmuran dan pertumbuhan bagi Kota Malang. Pemerintah Kota Malang hendaknya melakukan kolaborasi “extreem” dengan seluruh elemen sumber daya yang ada agar akselerasi perubahan nyata bagi Kota Malang tercinta dapat segera terwujud.

Resources yang dimiliki oleh Kota Malang baik sumber daya manusia, sumber daya alam dan positioning geografisnya merupakan modal dasar untuk yang bisa dioptimalkan untuk mewujudkan Kota sebagai Smart City. Kemakmuran, kebahagiaan, kesejahteraan, keadilan dan persatuan seluruh elemen masyarakat Kota Malang akan menjadi wujud berdampak yang di hasilkan dari kolaborasi tersebut.

*Penulis adalah Founder RSU Wajak Husada dan Presiden Nusantara Gilang Gemilang

Tags: Founder RSU Wajak Husadakota malangmalangmalang smart city

Related Posts

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a
Catatan

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a

Senin, 13 Jul 2026
Buku Pelanggaran
Catatan

Buku Pelanggaran

Minggu, 12 Jul 2026
Cologne,  Katedral, dan Masjid 
Catatan

Cologne, Katedral dan Masjid 

Kamis, 9 Jul 2026
Menakar Ulang Menara Gading: Ketika Gelar Akademik Dosen Menjauh dari Realitas Publik
Catatan

Menakar Ulang Menara Gading: Ketika Gelar Akademik Dosen Menjauh dari Realitas Publik

Kamis, 9 Jul 2026
Cristiano Ronaldo dan Seperti Apa Sebaiknya Kita Memandang Sebuah Kehidupan
Catatan

Cristiano Ronaldo dan Seperti Apa Sebaiknya Kita Memandang Sebuah Kehidupan

Rabu, 8 Jul 2026
Kota Malang dan El Nino
Catatan

Kota Malang dan El Nino

Rabu, 8 Jul 2026
Next Post
Taman Dolan Batu, Wisata Alam dengan Homestay Unik.

Taman Dolan Batu Desa Pandanrejo, Wisata Alam dengan Homestay Unik dan Asik

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.