Jumat, Agustus 7, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Mahbub Djunaidi dan Warisan Pena: Menelisik Karya-Karyanya

Redaksi by Redaksi
Desember 6, 2025 1:34 pm
in Insight
Cover tiga buku Mahbub Djunaidi dengan judul; Humor Jurnalistik, Kolom demi Kolom dan Asal Usul. Foto: Pinterest.

Cover tiga buku Mahbub Djunaidi dengan judul; Humor Jurnalistik, Kolom demi Kolom dan Asal Usul. Foto: Pinterest.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Mahbub Djunaidi lahir di Jakarta pada 27 Juli 1933, dari keluarga santri dan ulama dalam tradisi Nahdlatul Ulama (NU). Sejak remaja ia menampakkan ketertarikan pada dunia organisasi dan jurnalistik.

Dia sempat menjadi ketua pelajar/mahasiswa di kalangan NU, dan kemudian dipercaya sebagai Ketua Umum pertama Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) tahun 1960–1967.

READ ALSO

Baru Berusia 10 Tahun, Dai Cilik Asal Pakis Sudah Isi Tausiah di Puluhan Sekolah

Kebiasaan Unik Pelatih Puluhan Ribu UMKM di Malang, Selalu Salami Peserta Sebelum Kelas Dimulai

Di ranah pers, Mahbub juga berkiprah. Dia menjadi Pemimpin Redaksi surat kabar Duta Masyarakat (1960–1970), serta aktif dalam organisasi wartawan, hingga menduduki jabatan tinggi di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Baca Juga: Bersejarah, Pelantikan IKA PMII Tingkat Rayon Pertama di Indonesia Digelar di Pesantren Rakyat

Kombinasi pengalaman sebagai santri, aktivis, politisi, dan jurnalis memberinya perspektif unik yang terekam dalam karya-karyanya.

1. Asal Usul

Asal Usul adalah kumpulan kolom dan tulisan Mahbub Djunaidi. Dalam karya ini, gaya khas Mahbub — satir, jenaka, dan kritis — sangat terasa. Tulisan-tulisannya sering mengejutkan pembaca dengan perumpamaan segar dan kritik sosial yang disampaikan dengan ringan. Sebagaimana dikatakan, Mahbub mampu membuat orang tertawa padahal isinya cukup serius.

2. Dari Hari ke Hari

Dalam Dari Hari ke Hari, Mahbub beralih ke ranah roman/novel. Versi terbaru buku ini diterbitkan oleh DIVA Press pada tahun 2018.

Buku ini sering disebut menarik dan renyah karena cara bercerita Mahbub: meskipun latar sering kali terkait realitas berat (sejarah, realitas politik, sosial), penyampaiannya ringan, jenaka, kadang satiris — mengajak pembaca melihat dengan kacamata berbeda.

3. Kolom demi Kolom

Karya Kolom demi Kolom adalah kumpulan kolom-kolom Mahbub selama periode aktifnya sebagai jurnalis/kolumnis. Di situ ia konsisten menulis dengan gaya khas: kritis terhadap kondisi sosial-politik, namun tetap menggunakan humor dan satire — sehingga meskipun topiknya berat, nuansanya tidak suram dan tetap bisa dinikmati.

Banyak pembaca menghargai kolom-kolom ini sebagai representasi jurnalisme moral ala Mahbub.

4. Humor Jurnalistik

Melalui Humor Jurnalistik, Mahbub menegaskan bahwa jurnalisme tak selalu harus kaku. Buku ini menampilkan tulisannya yang mengombinasikan fakta, kritik, dan humor — sebuah gaya yang memungkinkan pembaca merenung sekaligus terhibur. Banyak yang menyebut buku ini sebagai bukti bahwa satire dapat menjadi alat kritik sosial yang elegan.

Baca Juga: Bersejarah, Pelantikan IKA PMII Tingkat Rayon Pertama di Indonesia Digelar di Pesantren Rakyat

5. Angin Musim

Salah satu karya awal Mahbub adalah Angin Musim, sebuah novel yang ditulis pada tahun 1954. Karya ini menandai kehadiran Mahbub sebagai penulis fiksi — menunjukkan bahwa selain sebagai kolumnis dan jurnalis, ia juga menguasai narasi, karakter, dan cerita.

6. Politik Tingkat Tinggi Kampus

Karya berjudul Politik Tingkat Tinggi Kampus mengisahkan pengalaman dan pandangan Mahbub tentang dinamika politik di ranah kampus dan mahasiswa — sebuah wujud dari keterlibatannya dalam organisasi mahasiswa dan perjuangan ideologis.

Buku ini menggambarkan bagaimana perspektif keislaman, intelektual, dan aktivisme mahasiswa melebur dalam pribadi Mahbub.

Kumpulan karya-karya tersebut menunjukkan keragaman genre yang ditekuni Mahbub Djunaidi: dari kolom, esai, fiksi, hingga terjemahan.

Namun satu benang merah yang mengikat: komitmennya terhadap kritik sosial, kepekaan terhadap realitas umat, dan keyakinan bahwa pena bisa menjadi alat perjuangan — dengan cara yang elegan, satiris, tapi tetap bermartabat.

Banyak karyanya tetap relevan hingga hari ini, menjadi jembatan antara tradisi pesantren, intelektualisme, dan keterlibatan pada realitas sosial-politik Indonesia.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Muhammad Jazuli (Magang)

Editor: Herlianto. A

Tags: AktivisbukuHumorintelektualismejurnaliskaryaKritik sosialMahbub DjunaidipenulisPesantrenPMIIsatire

Related Posts

Baru Berusia 10 Tahun, Dai Cilik Asal Pakis Sudah Isi Tausiah di Puluhan Sekolah
Insight

Baru Berusia 10 Tahun, Dai Cilik Asal Pakis Sudah Isi Tausiah di Puluhan Sekolah

Kamis, 6 Agu 2026
Kebiasaan Unik Pelatih Puluhan Ribu UMKM di Malang, Selalu Salami Peserta Sebelum Kelas Dimulai
Insight

Kebiasaan Unik Pelatih Puluhan Ribu UMKM di Malang, Selalu Salami Peserta Sebelum Kelas Dimulai

Senin, 3 Agu 2026
Kebiasaan Kecil yang Konsisten Lebih Diandalkan Semangat Naik Turun, Coach Dr Fahmi Ungkap Alasan Pentingnya Disiplin Diri
Insight

Kebiasaan Kecil yang Konsisten Lebih Diandalkan Semangat Naik Turun, Coach Dr Fahmi Ungkap Alasan Pentingnya Disiplin Diri

Jumat, 31 Jul 2026
Coach Fahmi ungkap tantangan UMKM Indonesia dalam menghadapi tantangan arus digital. /Foto: Dok.
Insight

Menembus Arus Digital: Pandangan Coach Fahmi tentang Masa Depan dan Challenge Pelaku UMKM Indonesia

Rabu, 29 Jul 2026
Sisi Lain GBC Angkatan ke-74 by Coach Dr Fahmi, Pria Berusia 69 Tahun-pun Antusias Belajar Bisnis
Insight

Sisi Lain GBC Angkatan ke-74 by Coach Dr Fahmi, Pria Berusia 69 Tahun-pun Antusias Belajar Bisnis

Selasa, 21 Jul 2026
Coach1
Insight

Pelatihan GBC Coach Dr Fahmi Tuntas, Peserta Nilai Materinya Setara Pascasarjana

Minggu, 19 Jul 2026
Next Post
Kayla Nadira makeup. Foto/pinterest

Rahasia Flawless Kayla Nadira: Perpaduan Skincare Premium, Blurring Pori, dan Kilau 'Glasting' yang Tahan Lama

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 07222026 2
Advtm 07222026 1
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.