Malang, Tugumalang.id – Dalam rangka mendukung Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), mahasiswa Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar kegiatan bertema “Suara Demokrasi” di SMP Al Falah Gondanglegi, Kabupaten Malang, pada September 2024 lalu. Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menanamkan nilai demokrasi, gotong royong, dan berpikir kritis sejak usia sekolah.
Salah satu mahasiswa Unikama, Oktavia Ratnasari, menjelaskan bahwa pelaksanaan P5 dapat menjadi media efektif dalam mengaplikasikan pendidikan karakter secara kreatif di lingkungan sekolah.
“Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan karakter tidak hanya bisa diajarkan di kelas, tetapi juga lewat praktik langsung yang melibatkan siswa secara aktif,” ujarnya.

Baca juga: 3 Mahasiswa Unikama Raih Medali Pomprov Jatim 2025 di Cabor Taekwondo dan Pencak Silat
Rangkaian kegiatan meliputi penyampaian visi misi calon ketua OSIS, debat kandidat, hingga pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS. Suasana berlangsung dinamis, dengan para siswa aktif mengajukan pertanyaan, berargumen, dan menyampaikan pendapat secara sportif.
Menurut Oktavia, aktivitas ini sejalan dengan semangat kampus Unikama yang mendorong mahasiswanya untuk berpikir kritis, berani berpendapat, dan berpartisipasi dalam proses demokrasi.
Koordinator P5 SMP Al Falah Gondanglegi, Kurrotul Aini, S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar simulasi pemilihan umum.
“Ini adalah sarana melatih siswa bermusyawarah, menghargai perbedaan pendapat, dan mengambil keputusan bersama. Guru dan sekolah juga berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kebebasan berekspresi namun tetap tertib,” jelasnya.
Kegiatan P5 bertema demokrasi ini menjadi salah satu contoh penerapan Profil Pelajar Pancasila yang mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan, keterampilan abad 21, dan pembentukan karakter positif pada generasi muda di Kabupaten Malang.
Baca juga: Tingkatkan Kreativitas Siswa, KM 8 Unikama Gelar Festival Seni di SD Negeri 2 Pagedangan
Kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa Unikama mendapat sambutan positif dari Kepala Sekolah SMP Al Falah Gondanglegi, Diah Puspita Sari, S.Pd yang menyebut proyek ini sejalan dengan Kurikulum Merdeka, yang menekankan pembelajaran kontekstual.
Dari sudut pandang Oktavia selaku pelaksana, kolaborasi antara siswa, guru, dan sekolah dalam acara semacam ini patut dijadikan contoh bagi institusi pendidikan lain.
Diharapkan, pengalaman berharga ini dapat menjadi fondasi bagi para siswa untuk tumbuh sebagai generasi yang partisipatif, bijak, dan mencintai tanah air. Oktavia berharap agar praktik baik semacam ini terus dikembangkan tidak hanya di tingkat SMP, tetapi juga di jenjang pendidikan lainnya.
“Semoga momen seperti ini bisa menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk menciptakan ruang demokrasi yang sehat sejak dini,” pungkasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko





























