Rabu, Juni 3, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Mahasiswa UMM Filmkan Kisah Cak Gik Arbanat

Sabet Juara 2 di Festival Dokumenter Budi Luhur

Redaksi by Redaksi
Februari 24, 2022 10:20 am
in Pendidikan
Kisah musisi asal Malang, Cak Gik Arbanat yang difilmkan oleh tiga mahasiswa UMM hingga meraih juara dala Festival Dokumenter Budi Luhur Jakarta. Foto: Tangkapan layar film 'Gesekan Arbanat Ugik untuk Anak Indonesia'.

Kisah musisi asal Malang, Cak Gik Arbanat yang difilmkan oleh tiga mahasiswa UMM hingga meraih juara dala Festival Dokumenter Budi Luhur Jakarta. Foto: Tangkapan layar film 'Gesekan Arbanat Ugik untuk Anak Indonesia'.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Tiga mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membuat film dokumenter yang menggambarkan kisah Sugiarto, seorang musisi asal Malang yang menciptakan lagu anak.

Awalnya film ini hanya untuk memenuhi tugas kuliah. Namun ternyata bisa meraih juara dua dalam Festival Dokumenter Budi Luhur di Jakarta.

READ ALSO

Borong 8 Medali, Mahasiswa ITN Malang Unjuk Gigi di Malang Edu Fest 2026

Universitas Al Qolam Malang Lepas Hampir 200 Wisudawan, Rektor Ingatkan Ilmu Adalah Anugerah dan Amanah

Lagu-lagu bertemakan tanah air Indonesia, lagu daerah, hingga lagu anak-anak yang diciptakan Sugiarto mampu menarik Hudan, Ilham, dan Farhan untuk menggali lebih dalam tentang kehidupan seorang musisi yang biasa dipanggil Cak Gik Arbanat itu.

Kisah musisi asal Malang, Cak Gik Arbanat yang difilmkan oleh tiga mahasiswa UMM hingga meraih juara dala Festival Dokumenter Budi Luhur Jakarta. Foto: Tangkapan layar film ‘Gesekan Arbanat Ugik untuk Anak Indonesia’.

Terlahir dari keluarga pemusik, Cak Gik Arbanat terus menggeluti minatnya dalam bidang bermusik terutama biola. Menciptakan hingga mengenalkan lagu untuk anak-anak adalah suatu kegiatan yang rutin ia lakoni bersama rekan satu grup musiknya.

Kisah ini dikemas menarik dalam sebuah judul film berjudul ‘Gesekan Arbanat Ugik untuk Anak Indonesia’. Tiga mahasiswa tingkat akhir ini, sukses menggarap film berdurasi 12 menit 29 detik itu dengan penuh makna.

Selain sukses menyelesaikan tugas akhir karya non skripsi ini, mereka juga sukses membawa film tersebut menjadi juara dalam Festival Dokumenter Budi Luhur.

Kisah musisi asal Malang, Cak Gik Arbanat yang difilmkan oleh tiga mahasiswa UMM hingga meraih juara dala Festival Dokumenter Budi Luhur Jakarta. Foto: Tangkapan layar film ‘Gesekan Arbanat Ugik untuk Anak Indonesia’.

Tak tanggung-tanggung, dari seleksi yang dilakukan berkali-kali, film ini mampu menyabet juara dua.

Sebagai sutradara dalam film yang diproduksi tahun 2021 itu, Muhammad Hudan Nur Ibad mengatakan bahwa sosok Cak Gik sudah jarang ditemui di jaman sekarang.

Menurutnya, Cak Gik adalah orang yang mempunyai misi menyelamatkan generasi anak melalui lagu-lagu yang diciptakannya tanpa mengharapkan imbalan apapun.

Kisah musisi asal Malang, Cak Gik Arbanat yang difilmkan oleh tiga mahasiswa UMM hingga meraih juara dala Festival Dokumenter Budi Luhur Jakarta. Foto: Tangkapan layar film ‘Gesekan Arbanat Ugik untuk Anak Indonesia’.

“Saya dan tim belajar menjadi orang yang peduli dengan keadaan sekitar yakni melakukan hal sekecil apapun pasti akan berdampak kepada khalayak luas,” ujar Hudan.

Proses produksi selama empat hari itu diakui Hudan sangat menyenangkan. Dalam pembuatannya dibalut dengan rasa kekeluargaan dan penuh canda tawa.

“Karena saya sebagai sutradara dituntut harus bisa membangun kemistri dengan narasumber agar narasumber yang diwawancarai tidak merasa canggung,” jelasnya.

Tak sia-sia, karya itu mampu membuat sosok Cak Gik semakin dikenal banyak orang melalui kejuaraan yang diperoleh dari Festival Dokumenter Budi Luhur. Sosok yang memperjuangkan generasi muda agar lebih baik itu, mulai dikenal khalayak luas.

“Tentunya bangga dan senang karena proses yang kami lewati membuahkan hasil yang memuaskan. Dengan terpilihnya film kami menjadi juara dua, sosok Cak Gik Arbanat akan semakin dikenal khalayak luas karena film dokumenternya telah dimuat di aplikasi Genflix yang tentunya dapat diakses oleh siapapun dan jangkauannya sangat luas,” kata Hudan.

Ungkapan senang dan bangga juga dirasakan Sugiarto, pencipta lagu Terima Kasih Guruku ini berharap film tersebut ditonton banyak orang dan menjadi motivasi bagi musisi lain untuk menciptakan lagu-lagu yang bisa dinikmati oleh anak-anak.

“Begitu dikasih kabar, saya sangat senang, sangat bangga. Dan yang paling penting adalah semoga film itu banyak yang menonton dan menginspirasi masyarakat untuk mau membuat karya atau membuat lagu yang bisa dinikmati oleh anak-anak,” harap Cak Gik.

Dan terakhir, lulusan Prodi Ikom UMM ini berharap misinya bisa disambungkan lewat film dokumenter itu untuk mengajak masyarakat mencintai lagu nasional, lagu daerah, dan lagu anak-anak sesuai dengan usianya.

Reporter: Mila Arinda

Editor: Lizya Kristanti

Tags: kota malangmahasiswaumm

Related Posts

Mahasiswa ITN Malang pemenang esai. Foto/dok. ITN Malang
Pendidikan

Borong 8 Medali, Mahasiswa ITN Malang Unjuk Gigi di Malang Edu Fest 2026

Senin, 1 Jun 2026
Prosesi wisuda Universitas Al Qolam Malang. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Pendidikan

Universitas Al Qolam Malang Lepas Hampir 200 Wisudawan, Rektor Ingatkan Ilmu Adalah Anugerah dan Amanah

Sabtu, 30 Mei 2026
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat dan Rektor UB, Prof Widodo menyrpakati kerjasama membangun jaminan sosial untuk mahasiswa dan tenaga kependidikan. (Foto/ist)
Pendidikan

BPJS Ketenagakerjaan dan Kampus UB Bangun Ekosistem Perlindungan Sosial untuk Mahasiswa dan Dosen

Sabtu, 30 Mei 2026
Dindik Jatim
Pendidikan

Pengambilan PIN SPMB 2026 Resmi Dibuka, Dindik Jatim Kerahkan 7.212 Operator

Jumat, 29 Mei 2026
Tim sipil-arsitektur ITN Malang meraih Juara 2 National Architectural Design Competition 2026 dalam ajang DISCO ke-9. Foto/dok
Pendidikan

Kolaborasi Manis Sipil-Arsitektur ITN Malang, Sabet Juara 2 di Undip Berkat Desain Hunian Darurat Multifungsi

Jumat, 29 Mei 2026
Jadwal SPMB Kota Malang jenjang SMP untuk Jalur Afirmasi tahun ajaran baru 2026/2027. /Foto: Pinterest/ Bravestudio.
Pendidikan

Jadwal SPMB Kota Malang Jenjang SMP Jalur Afirmasi 2026/2027: Dimulai Awal Juni

Jumat, 29 Mei 2026
Next Post
Wardah Gelar Global Youth Fest Bersama Kawula Muda di Kancah Internasional

Wardah Gelar Global Youth Fest Bersama Kawula Muda di Kancah Internasional

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.