Malang, Tugumalang.id – Berawal dari sekadar iseng, Vincentius Sandy Nugroho berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) KONI Sidoarjo 2026. Mahasiswa Program Studi Teknik Mesin S-1 Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) itu sukses membawa pulang dua trofi sekaligus.
Pada ajang yang berlangsung 23–24 Juni 2026 tersebut, Vincent meraih Juara 2 nomor lari 10K dan Juara 2 nomor lari 5K untuk kategori usia kelahiran 2005–2009. Prestasi itu diraih di tengah persaingan ketat dengan para pelari berpengalaman, termasuk atlet yang telah berlaga di tingkat nasional.
Berawal dari Keisengan Menjadi Hobi Serius
Vincent mengaku tidak pernah membayangkan akan menekuni olahraga lari. Ia mulai berlari pada September 2024 hanya karena iseng. Namun, aktivitas tersebut perlahan menjadi hobi yang ia nikmati.
Sebagai pribadi yang cenderung introvert, Vincent merasa olahraga lari sesuai dengan karakternya.
“Saya iseng awalnya baru mulai lari sekitar September 2024, lama-lama kok asik. Karena saya orangnya sedikit introvert, jadi olahraga lari ini saya merasa cocok. Awalnya tidak ada mengejar prestasi, akhirnya banyak teman, kemudian diajak kenal komunitas, dan terjun ke dunia lari,” ujar Vincent saat ditemui di Kampus 1 ITN Malang, Jumat (26/6/2026).
Ketertarikan itu membawanya bergabung dengan Klub Krian Athletics pada Juli 2025. Sejak saat itu, ia rutin berlatih setiap akhir pekan ketika pulang ke Sidoarjo.
Membagi Waktu Latihan dan Kuliah
Perjalanan Vincent menuju podium tidak berlangsung mudah. Persiapan menuju Porkab bertepatan dengan Ujian Akhir Semester (UAS), sehingga ia harus membagi waktu antara kuliah dan latihan.
“Jujur kemarin agak kesulitan untuk persiapan lomba karena berbarengan dengan ujian akhir semester, latihannya berantakan tapi saya usahakan konsisten tiap hari latihan,” ungkap mahasiswa angkatan 2023 tersebut.
Selama kuliah, Vincent yang tinggal di Kecamatan Lawang terbiasa bangun pukul 04.00 untuk mengikuti latihan pukul 04.30 di lintasan Stadion UMM yang berada dekat Kampus 2 ITN Malang.
Usai berlatih selama sekitar satu hingga satu setengah jam, ia menumpang mandi di kos temannya sebelum mengikuti perkuliahan. Sore hari, ia kembali berlatih dengan mengelilingi area Kampus 2 ITN Malang.
Strategi Menghadapi Persaingan Ketat
Menurut Vincent, persaingan di Porkab tetap berlangsung sengit meski jumlah peserta tidak banyak. Nomor lari 10K diikuti sekitar enam hingga tujuh peserta, sedangkan nomor 5K diikuti sekitar 15 peserta karena adanya syarat domisili asli Sidoarjo.
Selain harus menghadapi atlet yang lebih berpengalaman, Vincent juga berlari di bawah cuaca panas saat lomba 5K yang digelar sekitar pukul 15.00.
Untuk persiapan, ia hanya menjalani latihan lari rutin dan penguatan fisik melalui latihan beban di gym. Saat berlomba, ia mengandalkan strategi sederhana.
“Taktiknya setiap atlet punya sendiri-sendiri, kalau saya biasanya membayangi lawan di depan sampai akhirnya dia terlihat drop baru saya salip,” katanya.
Prestasi Terus Bertambah
Sebelum meraih dua podium di Porkab Sidoarjo 2026, Vincent telah mengoleksi sejumlah prestasi, di antaranya podium 3 Majapahit Run 2025, podium 5 Mojo Hakordia Run 2025, podium 2 Duo Dash Run 2025, podium 2 Prigen Night Run 2025, podium 3 Umsida Run 2026, serta mengikuti Malang Night Run.
Ia juga mengaku sempat dua hingga empat kali gagal naik podium pada awal mengikuti kompetisi. Namun, keberhasilan meraih podium pertama di Majapahit Run 2025 menjadi motivasi untuk terus berkembang.
Lari Membawa Hidup Lebih Sehat
Bagi Vincent, olahraga lari tidak hanya menghasilkan prestasi. Dari hobi tersebut, ia juga memperoleh dana pembinaan, sepatu lari baru, tubuh yang lebih sehat, serta kebiasaan hidup disiplin.
“Yang pasti olahraga lari badan semakin sehat. Dulu saya bisa dibilang sering sakit-sakitan, bolak-balik ke dokter sampai akhirnya saya memutuskan untuk olahraga. Menjalani olahraga itu bisa mendisiplinkan karena dari konsisten berlatihnya tiap hari,” pungkas Vincent.
Kini, ia menjaga pola makan tinggi protein dan membiasakan tidur selama enam hingga delapan jam setiap hari.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber : Rilis ITN Malang
editor: jatmiko


















