Tugumalang.id – Diva Cahyo Pradana, mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) dinobatkan sebagai lulusan terbaik pada Semester Ganjil 2024-2025. Mahasiswa asal Blitar itu sempat meneliti soal pengembangan reproduksi hewan ternak.
Cahyo dinobatkan sebagai lulusan terbaik Unikama dengan IPK 3,95. Mahasiswa Prodi Peternakan itu mengaku bangga dan bersyukur bisa meraih predikat mahasiswa terbaik Unikama tahun ini.
“Tentu bangga dan bersyukur bisa jadi mahasiswa terbaik. Saya masih belajar. Mahasiswa peternakan itu kebanyakan dari desa. Di Unikama ini kami diwadahi dalam berproses untuk menjadi generasi yang terbaik,” ucapnya, Jumat (17/5/2025).
Baca Juga: Semarak Dies Natalis Unikama, Pemilihan Duta Kampus 2025 Berlangsung Meriah
Baginya, meraih predikat mahasiswa terbaik tak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu perjuangan dan komitmen besar untuk belajar dan mendapat wawasan ilmu pengetahuan.
Dia mengaku senang mendapat dosen dosen terbaik yang bisa mendorong dan mendampinginya dalam mengembangkan diri.
“Kami juga didorong untuk aktif di semua kegiatan. Jadi kami tak hanya belajar di kampus, tapi juga di lapangan. Misal belajar memecahkan masalah di peternak,” ujarnya.
Baca Juga: PG PAUD Unikama Dorong Penguatan Karakter Generasi Beta Lewat Seminar Nasional
Melihat persoalan rendahnya tingkat keberhasilan reproduksi ternak kambing, Cahyo terdorong untuk melakukan penelitian terkait pengembangan reproduksi ternak. Penelitian itu dia dedikasikan untuk membantu para peternak kambing agar program pengembangbiakannya bisa lebih optimal.
“Semoga penelitian saya bisa memberikan manfaat untuk para peternak,” ucapnya.
Cahyo memandang bahwa bekerja layak, bukan hanya dengan bisa meraih pekerjaan di kantor. Baginya, bekerja di lapangan juga bisa mengantarkan karir seseorang untuk meraih kesuksesan.
Sebagai informasi, data lulusan Unikama telah banyak terserap di dunia kerja hingga berwirausaha. Data terbaru, angkanya mencapai 63,43 persen.
Secara rinci, tingkat keterserapan lulusan Unikama yakni sebanyak 62,75 persen telah bekerja di dunia pendidikan. Kemudian 19,25 persen telah bekerja di industri dan 18 persennya berwirausaha hingga mengembangkan startup.
“Sebarannya, ada di lembaga pemerintahan, perusahaan atau lembaga swasta dan BUMN,” kata Rektor Unikama, Dr. Sudi Dul Aji, M.Si.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























