Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

LMDH dan Perhutani Malang Berhasil Kembangkan Pantai Banyu Meneng Jadi Wisata Favorit

Redaksi by Redaksi
Juli 21, 2025 3:21 pm
in News
Pantai Banyu Meneng

Suasana Pantai Banyu Meneng Foto : Rully Novianto

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Berkat kegigihan dan kolaborasi dengan Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, berhasil menyulap Pantai Banyu Meneng menjadi destinasi wisata unggulan yang kini diminati wisatawan lokal hingga mancanegara.

Pantai Banyu Meneng yang terletak di pesisir selatan Malang ini awalnya hanyalah kawasan pesisir biasa yang belum banyak dikenal publik. Namun sejak 2014, dua tokoh masyarakat, Choirul Anam (akrab disapa Inung) dan Anisdianto, mulai merintis pengembangan pantai secara mandiri bersama warga dan bermitra resmi dengan Perhutani.

READ ALSO

Wisata Edukasi Sejarah di Malang, Candi Kidal Jadi Favorit saat Libur Hari Lahir Pancasila

Kemarau Panjang, 13 Desa di Kabupaten Malang Rawan Kekeringan

Daya Tarik Pantai Banyu Meneng: Bersih, Asri, dan Ramah Wisatawan

Dialog Perhutani Malang dan LMDH
Kepala Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang, Kelik Djatmiko (tengah) berdialog dengan Dua pengurus LMDH Choirul Anam dan Anisdianto di area Pantai Banyu Meneng.

Dengan semangat gotong royong dan izin resmi dari Perhutani, warga setempat membuka akses jalan menuju pantai dan menjaga kebersihan kawasan secara konsisten. Hasilnya, Pantai Banyu Meneng kini dikenal sebagai salah satu pantai terbersih dan terfavorit di Malang Selatan.

“Awalnya memang berat, tapi kami tetap optimis dan kompak. Kuncinya adalah kebersamaan,” ujar Anisdianto saat ditemui di lokasi pada Kamis (17/7).

Baca juga: Berenang dengan Aman di Pantai Banyu Meneng

Dalam kunjungan ke lokasi, hadir pula Kepala Perhutani KPH Malang, Kelik Djatmiko, Wakil Administratur KPH Malang Sukirno, serta Kepala Sub Seksi Agroforestri dan Ekowisata Perhutani Malang, Dwi Susilowardhani. Kelik menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian LMDH dalam membangun ekowisata yang berkelanjutan.

“Saya kagum dengan kegigihan mereka. Tidak mudah mengubah pola pikir warga dari nelayan menjadi pelaku pariwisata. Tapi mereka berhasil, dan dampaknya sangat positif bagi ekonomi masyarakat sekitar,” ungkap Kelik.

Inung menambahkan, kunci utama keberhasilan adalah perubahan mindset masyarakat. Sebelumnya, mayoritas warga menggantungkan hidup dari melaut atau mencari rumput.

“Tapi setelah diberikan pemahaman, mereka bersedia ikut membangun kawasan wisata. Alhamdulillah, hingga kini masih bertahan dan berkembang,” ujar Inung.

Jadi Sorotan Wisatawan Mancanegara

Diskusi dan wawancara
Tugumalangid, saat mewancarai Kepala Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang, Kelik Djatmiko (tengah) dan Dua pengurus LMDH Choirul Anam dan Anisdianto di area Pantai Banyu Meneng.

Keberhasilan LMDH tidak hanya dikenal wisatawan lokal. Pada 6 Oktober 2018, tercatat 400 wisatawan asal Eropa berkunjung ke Pantai Banyu Meneng. Kesuksesan serupa terulang saat 400 wisatawan Asia datang kemudian.

Hal ini tak lepas dari strategi promosi LMDH yang aktif mengikuti berbagai pameran wisata lewat kerja sama dengan agen perjalanan. Upaya itu dinilai sebagai langkah cerdas dan modern, meski mereka tinggal jauh dari pusat kota.

Baca juga: 30 Rekomendasi Wisata Pantai di Malang

Sebanyak 50 anggota LMDH juga terus meningkatkan fasilitas di pantai. Mulai dari pembangunan 33 unit toilet, penyediaan kano (perahu dayung), hingga pelestarian terumbu karang untuk menarik wisatawan yang gemar menyelam. Mereka bahkan mulai menerapkan penggunaan bahasa Inggris di kalangan pedagang dan pengelola.

“Kami sudah menyiapkan kursus bahasa Inggris. Ini adalah bagian dari upaya kami memberikan pelayanan maksimal bagi wisatawan asing,” ujar Inung.

Perhutani Siap Dampingi dan Dorong Konservasi

Kelik Djatmiko menyatakan bahwa Perhutani akan terus mendampingi LMDH di kawasan Pantai Banyu Meneng. Ia juga mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan, termasuk penyediaan fasilitas tarik tunai di lokasi wisata.

“Ini bukti pemikiran maju dari teman-teman LMDH. Tidak semua tempat wisata terpikir menyediakan ATM,” katanya.

Namun, ia mengingatkan bahwa aspek konservasi tetap harus menjadi prioritas utama. Menurutnya, kelestarian alam akan berdampak langsung pada kelangsungan wisata.

“Kalau alamnya terjaga, maka wisatawan akan datang, dan ekonomi warga akan ikut terangkat,” tegas Kelik.

Baca juga: Perhutani Tegas: Konservasi Penyu di Bajul Mati adalah Harga Mati

Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) tersebut, rombongan Perhutani juga menyambangi Pantai Bengkung yang masih satu kawasan. Sebelumnya, Perhutani juga telah mendorong program konservasi di Pantai Bajul Mati, bekerja sama dengan Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC) dan Balai Besar KSDA Jawa Timur.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Rully Novianto
redaktur: jatmiko

Tags: Destinasi wisata MalangEkowisataLMDH Banturpantai banyu menengpengembangan desa wisataperhutani malangturis mancanegaraWisata Alamwisata bahariwisata berbasis masyarakatwisata IndonesiaWisata MalangWisata Malang Selatan

Related Posts

Candi Kidal
News

Wisata Edukasi Sejarah di Malang, Candi Kidal Jadi Favorit saat Libur Hari Lahir Pancasila

Senin, 1 Jun 2026
KEmarau panjang
News

Kemarau Panjang, 13 Desa di Kabupaten Malang Rawan Kekeringan

Senin, 1 Jun 2026
Gus IQdam
News

Gus Iqdam Bakal Isi Pengajian di Stadion Gajayana Kota Malang Peringati Hari Bhayangkara

Senin, 1 Jun 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Senin, 1 Juni 2026 diperkirakan dominan berawan dan udara kabur. /Foto: Ilustrasi dibuat dengan AI.
News

Prakiraan Cuaca Malang Senin 1 Juni 2026: Berawan dan Kabut

Senin, 1 Jun 2026
PEsantren Cabul
News

Tanggapi Pernyataan Soal Banyak Pesantren Cabul di Malang, Gus Fahrur: Tidak Boleh Menggeneralisir!

Minggu, 31 Mei 2026
Satlantas Polres Malang
News

Satlantas Polres Malang Bekali 80 Warga Lewat Coaching Clinic Keselamatan Berkendara

Minggu, 31 Mei 2026
Next Post
Membandingkan diri di Media sosial

Mengapa Kita Sering Membandingkan Diri di Media Sosial? Ini Penjelasan Psikologinya

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.