Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Insight

Lintang Pandu Pratiwi, Ajarkan Anak-Anak Kelola Emosi Melalui Buku Ilustrasi

Redaksi by Redaksi
Oktober 7, 2023 2:29 pm
in Insight
Lintang Pandu Pratiwi, penulis buku anak-anak berjudul Taman Bermain Paling Ajaib.

Lintang Pandu Pratiwi, penulis buku anak-anak berjudul Taman Bermain Paling Ajaib. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Menulis buku dengan ilustrasi untuk anak-anak merupakan cita-cita Lintang Pandu Pratiwi sejak kecil. Perempuan asal Wonosobo, Jawa Tengah ini kini berhasil meraih keinginannya dengan menerbitkan dua buku berilustrasi dengan judul Kumpulan Cerita Klasik Indonesia dan Taman Bermain Paling Ajaib.

Saat ini Lintang Pandu tinggal di Kota Malang dan setiap harinya disibukkan dengan mengelola studio ilustrasi serta menjadi salah satu host di acara Jejak Anak Negeri di saluran televisi Trans 7. “Di studio, kami bekerja untuk publishing (penerbit). Kami juga support publishing luar negeri seperti Amerika dan Eropa,” kata perempuan kelahiran tahun 1992 tersebut.

READ ALSO

Film Anak Malang Tembus Panggung Internasional

KH Abdullah Amiin, Perintis Pendidikan Islam dan Penggerak NU di Urek-Urek Gondanglegi

Jatuh cinta dengan cerita ilustrasi sejak kecil

Sejak kecil, orang tua Lintang sudah mengenalkannya pada buku. Melalui buku tersebut, Lintang jatuh cinta pada dunia ilustrasi. Ia pun berkeinginan untuk membuat bukunya sendiri kelak saat dewasa.

Baca Juga: Mengenal 2.000 Koleksi Topeng Bersejarah di Museum D’Topeng Malang

“Waktu kecil aku sering koleksi buku-buku children book gitu. Terus aku lihat ilustrasinya manis-manis dan cantik-canti. Aku ingin suatu saat nanti aku bikin buku kayak gitu,” tuturnya saat ditemui Tugu Malang ID beberapa waktu lalu.

Buku karya Lintang telah dijual di toko-toko buku.
Buku karya Lintang telah dijual di toko-toko buku. Foto: dok. Lintang Pandu

Saat beranjak dewasa, Lintang menekuni ilustrasi dengan mengambil jurusan Desain Komunikasi Visual di Universitas Negeri Malang. Semakin banyak belajar, Lintang semakin yakin untuk menulis bukunya sendiri. Buku pertamanya yang berjudul Kumpulan Cerita Klasik Indonesia berhasil diterbitkan

“Akhirnya aku bisa bikin buku. Terus aku coba tawari ke penerbit. Kebetulan diterbitkan waktu itu pertama kali oleh Elex Media Komputindo,” kata Lintang.

Berkat keahliannya dalam menggambar, Lintang juga pernah diminta membuat ilustrasi untuk majalah Bobo, Kompas Anak, dan majalah Girls.

Baca Juga: Apakah Anda ingin Disukai Banyak Orang? Baca Buku Ini!

Ajarkan anak kelola emosi lewat buku ilustrasi

Buku kedua Lintang yang berhasil diterbitkan berjudul Taman Bermain Paling Ajaib. Buku ini cukup laris dan sering terjual habis di toko buku.

Melalui kumpulan cerita di buku ini, Lintang berharap anak-anak bisa mengelola emosi mereka seperti tidak berlarut-larut dalam kesedihan dan menemukan hal-hal yang bisa membuat mereka bahagia.

“Buku ini awalnya dari kegelisahanku dan terinspirasi dari kehidupan sehari-hari. Dikemasnya sebagai cerita anak, tapi banyak mengandung makna di dalamnya,” terang Lintang.

Ia pun menceritakan salah satu kisah yang ada di buku tersebut yang berjudul Anak Lelaki dan Pohon Apel. Alkisah, seorang anak laki-laki memakan sebuah apel yang ia dapat dari temannya. Kelezatan apel tersebut membuatnya ingin menanam bijinya dan menumbuhkannya menjadi pohon apel.

Buku karya Lintang ini mengajarkan anak-anak untuk mengelola emosi mereka. Foto: dok. Lintang Pandu

Sayangnya, ia menghadapi sejumlah tantangan saat memelihara pohon apel tersebut. Misalnya saat pohonnya belum tumbuh, kekeringan melanda daerah tempat tinggalnya sehingga pohon tersebut tidak bisa tumbuh.

Meski demikian, si anak lelaki bersabar dan tidak menyerah. Ia membawa berember-ember air agar bibit pohon apel tersebut bisa tumbuh.

Di saat pohon apel sudah tumbuh, hama ulat pun menyerang. Kemudian, ketika pohonnya sudah tumbuh tinggi dan berbunga, bunganya dipetik sama anak-anak nakal.

“Artinya dia mendapat cobaan-cobaan, tapi dia harus sabar dalam menghadapi itu sampai kemudian pohon apelnya bisa berbuah manis dan lebat,” tutur Lintang.

Optimistis anak-anak Indonesia semakin cinta membaca

Berdasarkan survei yang dilakukan Program for International Student Assessment (PISA) yang di rilis Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) pada 2019, Indonesia memiliki tingkat literasi yang rendah. Dari 70 negara yang menjadi objek survei, Indonesia berada di urutan ke-62.

Sebagai penulis, Lintang mengatakan bahwa dirinya optimistis tingkat literasi ini akan meningkat di generasi berikutnya. Hal ini disebabkan karena orang tua saat ini sudah semakin sadar akan pentingnya pendidikan dan literasi bagi anak-anak.

“Sekatang aku lebih salut karena ibu-ibu muda sudah mulai memberikan buku-buku kepada anak-anaknya. Kita bisa dapat informasi dari gadget, tapi untuk anak-anak kecil akan lebih bijaksana dengan melalui buku,” kata Lintang.

Selain untuk meningkatkan kecintaan membaca, memberikan buku pada anak-anak juga bisa meningkatkan bonding antara orang tua dan anak. Apabila anak diajarkan mencintai buku sejak kecil, mereka akan memiliki minat baca yang tinggi hingga dewasa.

“Sekarang sudah banyak ibu-ibu baru yang lebih melek literasi dan menginginkan pendidikan terbaik untuk anak-anaknya. Itu penting sekali karena buku bisa merangsang minta baca anak dan dia bisa banyak belajar dari buku itu,” ujar Lintang.

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: bukuBuku AnakBuku IlustrasiLintang Pandu Pratiwi

Related Posts

Herlambang Hashemi yang membuat film anak malang tembus ke panggung internasional. Foto/M Sholeh
Insight

Film Anak Malang Tembus Panggung Internasional

Kamis, 15 Okt 2026
KH Abdullah Amiin. Foto: dok. keluarga
Insight

KH Abdullah Amiin, Perintis Pendidikan Islam dan Penggerak NU di Urek-Urek Gondanglegi

Rabu, 14 Okt 2026
Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari
Insight

Prof Khudori Sholeh dan Kebiasaan Wirid Membaca Al-Qur’an Setiap Hari

Selasa, 13 Okt 2026
Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”
Insight

Lansia 76 tahun di Malang terbitkan Buku “50 Tahun Perjalanan Kasih Surya & Sjenny”, pada April 2026, Sastrawan Narudin Pituin Terbitkan Buku kritik “Membaca Sastra 50 Tahun Surya & Sjenny”

Jumat, 9 Okt 2026
Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia
Insight

Cerita Lansia di Malang, Yang Bersyukur 4 Cucunya Bisa Berpendidikan di Luar Negeri Mulai Inggris, Jepang, hingga Malaysia

Kamis, 8 Okt 2026
Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel
Insight

Dari Gerobak Kayu ke Tanah Suci, Kisah Perjuangan Umrah Lansia Asal Batu Bareng Chatour Travel

Kamis, 1 Okt 2026
Next Post
Kopdar Young Preneur yang diselenggarakan oleh IIBF Malang di UMM

Ajak Pemuda Bangun Bisnis, IIBF Malang Gelar Kopdar Young Preneur

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.