MALANG, tugumalang.id – Sebanyak 46 mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang lolos program Kampus Mengajar (KM) angkatan 6. Hal ini merupakan bagian dari Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). IKIP Budi Utomo secara konsisten diterima pada program Kampus mengajar dari KM perintis sampai sekarang KM 6.
Mahasiswa yang lolos berasal dari 6 prodi. Diantaranya 15 mahasiswa dari prodi pendidikan ekonomi, prodi pendidikan bahasa inggris 2 mahasiswa.
Kemudian, mahasiswa prodi pendidikan sejarah dan sosiologi 8 mahasiswa, pendidikan matematika 8 mahasiswa, pendidikan biologi 6 mahasiswa dan 7 orang mahasiswa prodi pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi.
Rektor IKIP Budi Utomo Malang Assoc Prof Dr Nurcholis Sunuyeko menyampaikan selamat atas lolosnya 46 mahasiswa dalam program tersebut. Hal ini menunjukkan antusiasme mahasiswa IKIP Budi Utomo dalam mengikuti program MBKM.
Mahasiswa yang aktif mengikuti Program Kampus Mengajar ini, nantinya akan ditempatkan di SD dan SMP dengan kategori akreditasi C yang tersebar di seluruh Indonesia.
“IKIP Budi Utomo menjadi salah satu perguruan tinggi yang turut berkontirbusi mengembangkan pendidikan dari semua level. Lewat Program Kampus Mengajar ini mahasiswa dapat mengimplementasikan sebagian dari visi dan misi IKIP Budi Utomo,” kata dia.
Terlebih, pada kampus mengajar ini mahasiswa bukan sekedar mengajar, namun memperluas pengabdian kepada masyarakat untuk mewujudkan insan berbudi utama.
Sementara itu, Kepala P2MBKM Dr Riyanto MPd menambahkan program Kampus Mengajar merupakan kanal pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus selama satu semester.
Tujuannya, melatih kemampuan menyelesaikan permasalahan yang kompleks dengan menjadi mitra guru untuk berinovasi dalam pembelajaran, pengembangan strategi, dan model pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan.
“Mahasiswa dan dosen yang memenuhi persyaratan dan lolos seleksi KM6 dan telah mengikuti Forum Koordinasi dan Komunikasi. Program ini akan dilaksanakan pada 10 agustus sampai 5 desember,” jelasnya.
Selain itu, mahasiswa juga berkesempatan memiliki pengalaman dalam mengeksplorasi program yang beragam sesuai dengan kebutuhan sekolah. Berkontribusi secara langsung sebagai agen perubahan dalam pendidikan Indonesia.



“Pembiasaan dalam berliterasi, numerasi, serta adaptasi teknologi, dan berdampak bagi sekolah yang ditempati. Dan kedepannya, penyediaan sekolah penempatan menyesuaikan dengan domisili mahasiswa yang telah lolos seleksi,” tukasnya.
Banyak program promosi dan beasiswa yang bisa didapatkan di IKIP Budi Utomo Malang. Klik maba.budiutomomalang.ac.id untuk melihat informasi dan mendaftar di IKIP Budi Utomo Malang.
BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News
Pewarta : Feni Yusnia
editor: jatmiko





























