Kota Batu, Tugumalang.id – Satlantas Polres Batu mengungkap kronologi kecelakaan maut akibat dugaan rem blong yang kembali terjadi di Jalur Klemuk, Jalan Raya Rajekwesi, Kelurahan Songgokerto, Kota Batu, Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 14.45 WIB. Dalam peristiwa ini, korban diduga tidak memahami keberadaan lajur penyelamat yang telah disediakan di jalur tersebut.
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat bernopol N 4079 ACI dan mobil Toyota Avanza bernopol N 1519 GE. Insiden terjadi saat sepeda motor diduga mengalami rem blong dan menabrak mobil yang tengah berhenti di ujung gang.
Kasat Lantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim melalui Kanit Gakkum Laka Ipda Agus Atang Wibowo menjelaskan, peristiwa bermula ketika sepeda motor yang dikendarai Djonas Andri (34), warga asal Riau, melaju dari arah Pujon atau barat dengan kecepatan tinggi. Kendaraan melintasi jalur dengan kontur menurun tajam yang dikenal rawan kecelakaan.
Baca juga: Jalur Klemuk Kota Batu Makan Korban Lagi

Kronologi Kejadian di Jalur Menurun Klemuk
Diduga akibat rem blong, pengendara sepeda motor kehilangan kendali. Korban juga disebut tidak memahami medan jalur, termasuk adanya lajur penyelamat rem blong, sehingga kendaraan oleng ke kanan dan menabrak mobil Avanza yang dikemudikan Lukman Afandi (24). Saat itu, mobil tersebut hendak keluar dari simpang jalan kampung.
“Jarak yang terlalu dekat membuat pengendara tidak memungkinkan lagi menghindari mobil yang sedang berhenti di ujung jalan. Akibat peristiwa ini, pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian,” ungkap Ipda Atang.
Baca juga: Jalur Klemuk Kembali Makan Korban Akibat Rem Blong, 1 Orang Meninggal Dunia
Kondisi Korban dan Kerusakan Kendaraan
Dalam kecelakaan tersebut, penumpang sepeda motor bernama Polmawarni (46) dilaporkan selamat dan mendapatkan penanganan medis di RS Hasta Bratha Bhayangkara. Sementara itu, satu korban lain yakni Ica Meidiana, penumpang mobil yang duduk di sisi kiri depan, mengalami luka robek di bagian kepala.
“Sepeda motor mengalami kerusakan parah di bagian depan, sedangkan mobil ringsek di sisi pintu depan kiri akibat benturan keras. Seluruh korban telah dibawa ke RS Hasta Bratha,” jelasnya.
Ipda Atang juga menegaskan bahwa pengendara dan penumpang sepeda motor bukan pasangan suami istri, melainkan rekan yang tengah melakukan perjalanan wisata. Keduanya melintasi jalur tersebut tanpa mengetahui karakter dan tingkat risiko medan jalan.
Menanggapi kejadian ini, kepolisian kembali mengimbau para pengendara, khususnya wisatawan dari luar daerah, agar lebih waspada. Pengendara diminta memastikan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, serta memahami medan jalur yang akan dilalui.
“Jalur Klemuk dikenal rawan rem blong. Karena itu, lajur penyelamat sudah disiapkan untuk meminimalisir risiko korban jiwa. Pastikan kendaraan dalam kondisi fit dan manfaatkan fasilitas keselamatan yang tersedia,” tegas Ipda Atang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko





























