Tugumalang.id – Sekolah Rakyat yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo akan segera dibangun di Kota Malang.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini ditujukan untuk pemerataan kualitas pendidikan, terutama bagi siswa keluarga kurang mampu.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan bahwa Sekolah Rakyat akan menjadi peluang emas bagi siswa keluarga kurang mampu untuk mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas.
“Melalui program Sekolah Rakyat ini, hak pendidikan untuk seluruh anak Indonesia akan terjamin, serta pemerataan kualitas pendidikan dapat terwujud,” kata Wahyu.
Baca Juga: 7 Ribu Anak akan Masuk Sekolah Rakyat di Kota Malang
Wahyu menyebut bahwa Kota Malang juga memiliki visi mewujudkan pendidikan yang merata dan inklusif. Hal ini tentu sejalan dengan program Sekolah Rakyat.
Dengan kesiapan fasilitas, dukungan pemerintah pusat, serta kolaborasi lintas kementerian, Kota Malang diharapkan dapat menjadi contoh sukses pelaksanaan Sekolah Rakyat.
Program ini bukan hanya soal pendidikan, tetapi menjadi jalan keluar dari kemiskinan dan membuka masa depan yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa.
Baca Juga: 7 Ribu Anak akan Masuk Sekolah Rakyat di Kota Malang
Sebagai bagian dari persiapan, Tim Pemkot Malang yang dipimpin oleh Sekda Kota Malang, Erik Setyo Santoso bersama jajaran perangkat daerah terkait telah menghadiri Desk Sekolah Rakyat bersama Kementerian Sosial di Jakarta, Selasa (22/4/2025).
Kegiatan itu menjadi forum koordinasi dan klarifikasi teknis terkait kesiapan pelaksanaan program Sekolah Rakyat di daerah.
Tim Kemensos RI sebelumnya juga telah melakukan peninjauan. Kota Malang dinilai telah siap menjalankan program Sekolah Rakyat, baik dari sisi sarana prasarana hingga sumber daya manusianya.
Erik menjelaskan, sejumlah tahapan telah dilakukan secara intensif. Mulai dari identifikasi dan penyiapan lokasi, bangunan hingga proses verifikasi calon peserta didik.
“Kami sangat berkomitmen untuk bisa berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan program prioritas dari Bapak Presiden Prabowo.
Ada rangkaian tahapan yang sudah kami lakukan dan kami juga berbangga karena kementerian kementerian terkait telah meninjau langsung lokasi di Kota Malang,” jelasnya.
Menurutnya, Kota Malang memiliki lahan sekitar 8.000 meter persegi dengan bangunan eksisting yang siap direnovasi ringan. Gedung gedung tersebut sudah dilengkapi ruang kelas, laboratorium, fasilitas olahraga bahkan juga ada rumah susun sebagai asrama yang bisa mendukung konsep boarding school.
Dikatakan, Pemkot Malang saat ini tengah menyelesaikan proses verifikasi terhadap calon siswa berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Terutama bagi siswa dari keluarga kategori desil 1 dan desil 2.
“Pastinya untuk tahap awal yang kami siapkan adalah lahan bangunan. Kemudian calon calon murid kami lakukan verifikasi sesuai ketentuan dari DTKS yang masuk dalam desil 1, desil 2, dan seterusnya. Kami menyiapkan ada sekian rombongan belajar termasuk guru,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Kominfo Kota Malang
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























