Tugumalang.id – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang mulai mendata anak yang berhak menjadi calon siswa Sekolah Rakyat di Kota Malang.
Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan adanya pembangunan satu sekolah di setiap kabupaten/kota.
Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito mengatakan bahwa Sekolah Rakyat itu nantinya akan dibangun dengan konsep boarding school. Sasarannya yakni siswa jenjang SD hingga SMA yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Baca Juga: Sekolah Rakyat Berbasis Boarding School Segera Hadir di Kota Batu
“Konsepnya boarding school untuk siswa jenjang SD sampai SMA dari keluarga kurang mampu. Sehingga pendidikannya terjamin dan bisa melanjutkan kuliah,” ucapnya.
Saat ini, Donny mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan pendataan calon siswa yang berhak bersekolah di Sekolah Rakyat. Berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), ada sekitar 7 ribu anak dari keluarga kurang mampu di Kota Malang.
Baca Juga: Pemkot Batu Tingkatkan Sarpras Sekolah Luar Biasa
“Datanya sekarang masih diverifikasi. Jadi kami juga menyandingkan dengan data dari kemensos, data yang masuk ke DTKS itu sekitar 7 ribu anak usia sekolah dari keluarga penerima bantuan pemerintah,” urainya.
“Tujuh ribu itu data awal. Jadi masih kami akan verifikasi lagi. Pendataan targetnya sampai Mei 2025 nanti,” imbuhnya.
Donny menyampaikan bahwa kemungkinan siswa yang akan disaring tahap pertama adalah anak usia jenjang SMP dan SMA terlebih dahulu.
Sebab, anak usia SD sejauh ini dinilai tidak memungkinkan untuk menjalani pendidikan dan tinggal di asrama.
“Kemungkinan untuk jenjang SMP dan SMA dulu. Karena kan anak SD di asrama kayaknya tak memungkinkan,” ujarnya.
Dikatakan, pemerintah pusat juga telah meninjau beberapa tempat di Kota Malang yang diusulkan menjadi lokasi Sekolah Rakyat. Seperti di Poltekom, Rusunawa Tlogowaru hingga gedung APDN Jalan Kawi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A





























