Sabtu, Juli 18, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Kisah Manis Pengusaha Keripik Apel Kota Batu Bangkit dari Pandemi COVID-19

Banjir Pelanggan Sejak Promosi Lewat TikTok

Redaksi by Redaksi
April 24, 2022 3:28 pm
in Bisnis
pengusaha keripik apel

Pasangan pemilik usaha keripik apel dan aneka buah, Khamim Tohari dan Lilik Sumarlilik. Usaha mereka sukses bangkit lewat inovasi promosi lewat media sosial. Foto: Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Pandemi COVID-19 menimbulkan dampak berantai bagi masyarakat berbagai lapisan. Apalagi di Kota Batu yang bergantung hidup pada sektor pariwisata, seperti dialami pasangan Khamim Tohari dan Lilik Sumarlilik, pengusaha keripik aneka buah Kendedes Selecta Fruit di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji.

Sejak wabah corona menyerang, usaha yang dibangun sejak 2014 itu terpaksa mati kutu tak bisa beroperasi sama sekali, Bahkan, banyak kemasan keripik yang diproduksi sudah kadaluarsa sehingga terpaksa harus dibakar hingga dijadikan pakan ternak.

READ ALSO

5 Inovasi Gerobak Jualan di Malang, dari Kopi Keliling hingga Mie di Pinggir Jalan

Apa Manfaat Live Streaming bagi Pelaku UMKM?

Selama dua tahun itu, sebanyak 22 karyawannya yang mayoritas adalah warga sekitar rumahnya terpaksa diliburkan.

pengusaha keripik apel
Sejumlah pekerja di Kendedes Selecta Fruit tengah melakukan proses pengupasan buah apel sebelum diolah menjadi keripik. Foto: Ulul Azmy

”Dua tahun itu kita tutup gak bisa produksi. Pariwisata ditutup, toko oleh-olehpun juga tidak ada yang pesan,” kata Sumarlilik atau akrab disapa Lilik, pada Minggu (24/4/2022).

Hingga kemudian pada 2021, wabah sudah mulai mereda. Pasangan suami istri asli kawasan Selecta itu mencoba bangkit lewat peruntungan media sosial TikTok yang sedang digandrungi. Lilik dan Khamim mencoba membuat konten video seputar keripik buah dan diunggah kesana.

Pasangan suami istri berusia kepala empat ini lalu memberanikan diri tampil di depan kamera. Suatu hal yang bagi mereka canggung untuk dilakukan. Namun, karena terbiasa, promosi itu dilakukan setiap hari dengan berbagai strategi promo menarik.

pengusaha keripik buah
Proses pengepakan keripik buah Kendedes Selecta Fruit. Foto: Ulul Azmy

Gayung bersambut, konten videonya menuai animo positif dari warganet. Banyak yang aktif bertanya seputar dunia keripik buah di Kota Batu hingga membelinya. Sejak itu pula, produksi keripik mereka kembali bergerak.

”Bahkan ya dapat pelanggan baru karena kitakan juga buka toko online. Kami juga aktif promosi lewat live di Instagram dan TikTok,” kisah Lilik sembari mengucap rasa syukur.

Sejak merambah pasar online itu, Kendedes Selecta Fruit mulai merambah ke pasaran luar negeri seperti Hongkong, Malaysia, Singapura, dan Taiwan. Sebelumnya, produknya masih beredar di sekitaran Malang Raya dan Surabaya saja.

pengusaha keripik apel
Proses pengupasan buah apel sebelum diolah menjadi keripik. Foto: Ulul Azmy

Kendedes Selecta Fruit sendiri menyajikan keripik buah beraneka ragam. Mulai keripik apel sebagai signature khasnya, keripik salak, nangka, rambutan, hingga nanas. Harganya berkisar Rp 110-140 ribu per kilogram tergantung jenisnya.

”Paling banyak dipesan di sini itu keripik apel sama nangka. Itu best sellernya,” ujar Lilik.

Promosi lewat media sosial, lanjut Lilik, menjadi berkah dadakan bagi dirinya, khususnya para karyawan yang juga bergantung hidup dari produksi keripik buah ini. Hingga sekarang, dirinya sampai kewalahan dalam melayani permintaan karena kekurangan stok bahan baku.

Namun, itu disambut dengan semangat para pekerja yang rata-rata adalah kaum kartini. Mereka tetap semangat dan bahu-membahu memenuhi permintaan pelanggan.

Salah satu karyawan, Wati (37) mengaku bersyukur bisa kembali mendapat penghasilan setelah dua tahun tidak bisa lagi bekerja. Momen ini dimanfaatkannya dengan baik untuk terus giat memproduksi keripik buah untuk pelanggan.

”Alhamdulillah bisa kerja lagi. Seneng juga akhirnya bisa juga ketemu rekan kerja. Kerja di sinikan rame-rame, jadi sambil bercanda dan kerja. Dua tahun sudah gak kayak gini,” tuturnya sembari mengupas buah apel satu persatu.

 

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: batukisah maniskota batu

Related Posts

Salah satu inovasi gerobak jualan kopi modern di Malang (Foto: Google Maps)
Bisnis

5 Inovasi Gerobak Jualan di Malang, dari Kopi Keliling hingga Mie di Pinggir Jalan

Jumat, 17 Jul 2026
Apa Manfaat Live Streaming bagi Pelaku UMKM?
Bisnis

Apa Manfaat Live Streaming bagi Pelaku UMKM?

Rabu, 15 Jul 2026
Masuk Tahun Ajaran Baru, Ini 7 Toko Seragam dan Perlengkapan Sekolah di Kota Malang
Bisnis

Masuk Tahun Ajaran Baru, Ini 7 Toko Seragam dan Perlengkapan Sekolah di Kota Malang

Senin, 13 Jul 2026
Perbedaan Reseller dan Dropshipper, Pahami Cara Kerjanya dalam Bisnis Online
Bisnis

Perbedaan Reseller dan Dropshipper, Pahami Cara Kerjanya dalam Bisnis Online

Senin, 13 Jul 2026
Jangan Keliru, Ini Perbedaan Omzet, Pendapatan dan Laba yang Perlu Diketahui UMKM
Bisnis

Jangan Keliru, Ini Perbedaan Omzet, Pendapatan dan Laba yang Perlu Diketahui UMKM

Senin, 13 Jul 2026
Mengenal Cara Kerja Iklan Digital untuk Meningkatkan Promosi UMKM
Bisnis

Mengenal Cara Kerja Iklan Digital untuk Meningkatkan Promosi UMKM

Rabu, 8 Jul 2026
Next Post
pasar splendid

Plengsengan Tergerus Arus Sungai, Jembatan Pasar Splendid Rawan Ambrol

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.