MALANG, Tugumalang.id – Bulan Ramadan menjadi momentum bagi segenap civitas akademika Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) untuk menguatkan ikatan dan soliditas dalam membangun kampus.
Momen tersebut dikemas dalam acara Khotmil Quran dan Buka Puasa Bersama yang digelar di Gedung Arrahim Lantai 3 UIN Malang pada Kamis (26/2/2026) lalu.
Acara ini dihadiri oleh Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, CAHRM, CRMP beserta jajaran pimpinan kampus yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Baca Juga: UIN Malang Percepat Daya Serap Lulusan dengan Mempekuat Pusat Karier
Prof. Ilfi mengatakan kegiatan Khotmil Quran dan Buka Puasa Bersama kali ini bukan sekadar menjadi pengingat Ramadan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah. Tetapi juga menumbuhkan empati kepada sesama dalam upaya memperkuat kebersamaan dan kebaikan.

“Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa Ramadan tidak hanya tentang meningkatkan ibadah secara personal, tetapi juga menumbuhkan empati, berbagi kepada sesama, dan memperkuat kebersamaan dalam kebaikan,” tutur Prof. Ilfi.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh mantan rektor yang membagikan kisah perjuangan semasa menjabat, dinamika, serta proses bertahap yang membentuk UIN Malang hingga seperti saat ini.
Baca Juga: Ground Breaking Edupark Ar-Rahim UIN Malang Raih Rekor MURI dari Menteri Agama RI
“Terima kasih dan penghargaan kami sampaikan kepada para rektor pendahulu yang telah berkenan hadir secara fisik maupun dia. Kehadiran dan nasihat beliau-beliau menjadi penguat langkah bagi kita semua dalam melanjutkan pengabdian di kampus ini,” ucapnya.
Pesan Penting dari Mantan Rektor
Dalam kesempatan tersebut, mantan rektor yang hadiri menyampaikan kisah dan juga memberikan pesan inspirasi kepada civitas akademika UIN Malang, untuk selalu merawat semangat dan terus bergerak maju.
Rektor Pertama UIN Malang, Prof. Dr. Imam Suprayogo menyampaikan perjalanan sejarah perkembangan UIN Malang hingga menjadi perguruan tinggi unggul dan berdaya saing internasional.
Kemudian dilanjutkan dengan pesan yang disampaikan Rektor Kedua UIN Malang, Prof. Mudjia Rahardjo, M.Si.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan tentang pentingnya belajar dari sejarah.
“Kita harus belajar dari sejarah. Dari sanalah kita mengambil semangat untuk memajukan kampus ini. Tidak menutup kemungkinan, kita bisa mewujudkan kampus Islam terbesar di dunia,” kata Prof. Mudjia Rahardjo.
“Melihat semangat Rektor UIN Malang saat ini, cita-cita itu sangat mungkin kita raih bersama,” imbuhnya.
Sementara Rektor Ketiga UIN Malang, Prof. Dr. Abdul Haris, M.Ag juga menegaskan bahwa sejarah itu penting sebagai bukti bahwa perkembangan UIN Malang hingga menjadi kampus terbaik ini merupakan jasa dari para pimpinan sebelumnya.
“Kampus ini berkembang sesuai dengan roadmap yang sudah direncanakan,” tegasnya.
Kegiatan Refleksi Ramadan Khotmil Quran dan Buka Puasa Bersama ini menegaskan bahwa kekuatan utama kampus terletak pada persatuan, visi yang sama, dan komitmen bersama.
Melalui semangat kolektif dari seluruh pimpinan dan civitas akademika, cita-cita besar menjadikan kampus semakin unggul dan mendunia bukanlah hal yang mustahil.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























