MALANG, Tugumalang.id – Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) menggelar acara Ground Breaking Pembangunan Edupark di kawasan Ar-Rahim Kampus 3 pada Minggu (8/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri dan diresmikan langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, MA yang juga menyerahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kepada UIN Malang, untuk bangunan berlafadz.
Acara Ground Breaking Edupark Ar-Rahim UIN Malang dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, dan juga mahasiswa.
Baca Juga: UIN Malang Percepat Daya Serap Lulusan dengan Mempekuat Pusat Karier
Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si dalam sambutannya mengatakan terkait fungsi dari masing-masing gedung berlafadz.
Pihaknya menambahkan bagaimana kiprah UIN Malang dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan Islam di tingkat global, sekaligus harapan terhadap Kampus 3 UIN Malang.

“Sampai saat ini tercatat ada 702 calon mahasiswa baru dari 42 negara. Ini menunjukkan eksistensi kampus yang menguat di kancah global. Dengan adanya kampus 3 ini, harapan kami gedung Ar-Rahim dapat menjadi lembah peradaban Islam,” tutur Prof. Ilfi.
Sementara dalam sambutannya, Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA merasa terkesan dengan kunjungannya ke Kampus 3 UIN Malang dan juga memberi nasehat.
Baca Juga: Resmikan Family Corner dan Seminar Parenting, KKM Kelompok 19 UIN Malang Permudah Akses Layanan Konsultasi Keluarga
“Membangun merupakan hal yang relatif mudah. Namun tantangan yang lebih besar adalah merawat dan menjaga kualitasnya,” kata Nasaruddin.
Ia juga memberikan pesan kepada seluruh civitas akademika UIN Malang agar pengembangan kampus turut diikuti dengan perawatan lingkungan sosial dan sekitar.
“Agar senantiasa kampus ini membawa ruang keberkahan. Karena berkah sesungguhnya adalah berkah langit dan bumi,” imbuhnya.
Nasaruddin juga menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar menjadi episentrum kajian dan pendidikan keislaman internasional. Melihat dari sisi jumlah penduduk muslim hingga stabilitas ekonomi.
“Menghadapi tantangan zaman, UIN Malang diharapkan tidak hanya melahirkan ilmuwan atau intelektual, tetapi juga melahirkan cendekiawan,” jelas Nasaruddin.
“Mahasiswa UIN (Malang), rektor dan seluruh jajarannya harus berani berijtihad. Barang siapa yang berani berijtihad di jalan yang benar, maka akan menjadi central point yang mulia,” tutupnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























