Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Pengasuh Ponpes Al Hikam Malang KH Nafi’ Sebut Gagasan Segar Kak Fai Perlu Diwadahi

Redaksi by Redaksi
Juli 9, 2024 2:58 pm
in Advertorial
Pengasuh Ponpes Al Hikam Kota Malang, KH Muhammad Nafi' dalam acara Syawir Tematik Siyasah di Perpustakaan Hasyim Muzadi Corner, Al Hikam Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

Pengasuh Ponpes Al Hikam Kota Malang, KH Muhammad Nafi' dalam acara Syawir Tematik Siyasah di Perpustakaan Hasyim Muzadi Corner, Al Hikam Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Pengasuh Pondok Pesantren Al Hikam Kota Malang, KH. Muhammad Nafi’ menyebut gagasan segar Fairouz Huda yang akrab disapa Kak Fai perlu diwadahi dalam membangun Kota Malang.

Hal itu disampaikan usai acara Syawir Tematik Siyasah di Perpustakaan Hasyim Muzadi Corner, Ponpes Al Hikam Kota Malang pada Senin (8/7/2024) malam.

READ ALSO

Grand Avenue Sukun Tawarkan Hunian Eksklusif Bergaya American Style di Jantung Kota Malang

Cerita Kurban Mahasiswa Rantau di ITN Malang, Dari Sate Anak Kos hingga Sapi PMK

“Saya kira Malang ini haruslah mulai mengakomodasi gagasan gagasan yang segar karena Malang ini kan kaya SDM. Saya kira Kak Fai ini salah satu putra muda di Malang yang saya kira bagus kalau diberi kesempatan untuk bersama sama menggagas bagaimana Malang ini menjadi lebih mujur,” kata KH Muhammad Nafi’.

Baca Juga: Solidaritas Ulama Muda di Kota Malang Deklarasikan Dukungan untuk Kak Fai Jadi N2

Dia memandang bahwa Kota Malang dengan puluhan perguruan tinggi yang berdiri tidak kekurangan SDM bergagasan bagus. Dia optimis Kota Malang kedepan akan lebih baik lagi.

Pengasuh Ponpes Al Hikam Kota Malang, KH Muhammad Nafi' dalam acara Syawir Tematik Siyasah di Perpustakaan Hasyim Muzadi Corner, Al Hikam Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Pengasuh Ponpes Al Hikam Kota Malang, KH Muhammad Nafi’ dalam acara Syawir Tematik Siyasah di Perpustakaan Hasyim Muzadi Corner, Al Hikam Kota Malang. (Foto/M Sholeh)

“Malang ini apa sih (SDM) yang tidak punya. Masyarakatnya sudah ahli semua, ahli sunah wal jamaah. Kampus begitu banyaknya. Saya kira kalau seluruh gagasan gagasan untuk kebaikan dari siapa saja saya kira Malang tak kekurangan SDM,” tegasnya.

Pihaknya juga menyambut baik gagasan Kak Fai yang akan lebih memperhatikan pesantren jika nantinya terpilih. Diketahui, Kak Fai juga tengah gencar bergerak menuju Pilkada Kota Malang.

Baca Juga: Kak Fai Dorong Bentuk BUMRT dan Sentra UMKM di Tiap Kecamatan Kota Malang

Selama ini menurutnya kalangan pesantren memiliki karakter mandiri meski tak tersentuh program pemerintah. Dia meyakini karakter ini akan terus terjaga meski pemimpin Kota Malang berganti ganti.

Di sisi lain, dia juga menyampaikan pesan jika nantinya Kak Fai terpilih menjadi kepala daerah di Kota Malang. Salah satunya yakni bertindak sesuai dengan perkataan yang diucap.

“Kak Fai harus menjadi seperti apa yang dikatakan untuk masyarakat Malang dan Al hikam menjadi bagian kecil dari masyarakat Malang yang lebih besar,” tuturnya.

Sementara itu, Kak Fai menyampaikan bahwa santri tidak boleh diabaikan sebagai entitas politika. Sebab santri yang sedang menimba ilmu di Kota Malang juga menjadi tanggungjawab Pemerintah Kota Malang.

“Maka ke depan santri juga harus dilibatkan dalam proses politik, pengambilan kebijakan dan dilibatkan dalam membangun Kota Malang khususnya dalam kultur pendidikan,” ucapnya.

Untuk itu, dia juga mendorong agar para santri di Kota Malang memiliki perhatian atau membuka diri terhadap politik bahkan berkolaborasi dengan pemerintah dalam membangun kota di bidang pendidikan.

“Hubungan dengan Pemkot Malang kan santri berjarak. Selama ini seolah pesantren itu hidup sendiri, jadi tak ada sinergi dengan pemerintah untuk membangun kota yang dikenal sebagai kota pendidikan ini,” bebernya.

“Padahal santri mahasiswa di Kota Malang jumlahnya besar dan merupakan aktor pendidikan. Harusnya pemerintah melibatkan mereka untuk dilibatkan membangun kultur pendidikan dan membantu menyiarkan pendidikan agama atau science ke masyarakat,” lanjutnya.

Dia mencontohkan, santri dapat dilibatkan mengajar bagi masyarakat buta huruf baik Al quran maupun latin. Dengan demikian, kultur pendidikan tak hanya ada di gedung gedung lembaga pendidikan, tapi juga di tengah masyarakat. Tentu hal ini akan selaras dengan predikat kota pendidikan.

“Selama ini saya sebagai masyarakat belum merasakan hal itu,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Fairouz HudaKak FaiKH Nafi' Ponpes Al Hikam MalangPilkada Kota Malang

Related Posts

Grand Avenue Sukun
Advertorial

Grand Avenue Sukun Tawarkan Hunian Eksklusif Bergaya American Style di Jantung Kota Malang

Jumat, 29 Mei 2026
Cerita mahasiswa rantau ITN Malang di Idul Adha
Advertorial

Cerita Kurban Mahasiswa Rantau di ITN Malang, Dari Sate Anak Kos hingga Sapi PMK

Rabu, 27 Mei 2026
Royal Avenue di Sulfat. Foto/dok
Advertorial

Rumah Lega Nggak Nempel Tetangga, Deket Exit Tol Bikin Semua Pembelinya Datang Sendiri

Rabu, 27 Mei 2026
Manager PLN UP3 Malang, Agung Wibowo dalam kegiatan penyembelihan hewan qurban Idul Adha 2026. (Foto/M Sholeh)
Advertorial

PLN UP3 Malang Salurkan 1.061 Paket Daging Kurban di Idul Adha 2026

Rabu, 27 Mei 2026
Penyaluran hewan kurban PT Tomoland ke masjid sekitar (dok.)
Advertorial

Perkuat Hubungan dengan Warga, PT Tomoland Bagikan Hewan Qurban ke 5 Masjid di Malang

Selasa, 26 Mei 2026
Jajaran Head of Department Atria Hotel Malang dalam momen kebersamaan bersama penerima hewan kurban. Foto/dok Atria Hotel Malang. Foto/dok Atria Hotel Malang
Advertorial

Melayani dengan Hati, Atria Hotel Malang Berbagi di Momen Idul Adha

Selasa, 26 Mei 2026
Next Post
Pengunjung berkesempatan memenangkan kupon makan gratis dan camping gratis. Foto: dok.

Mahasiswa UMM Gelar Bedengan Duwe Gawe, Bagikan Hadiah Uang Rp2,4 Juta dan Kupon Gratis Camping

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.