Tugumalang.id – Ketua Pokja Peningkatan Status Kota Batu, Andrek Prana menyebutkan jika kinerja anggota DPRD Kota Batu jalan di tempat. Sejauh ini, ia tak melihat adanya perubahan signifikan di kota wisata tersebut.
Salah satu yang menjadi obyek kritikannya yakni terkait hasil dari kunjungan kerja (kunker) legislatif yang tak berbanding lurus dengan hasilnya. Bahkan, dirinya tidak pernah tahu-menahu soal hasil kunker yang nyatanya tidak pernah disosialisasikan ke masyarakat.
Seperti salah satunya tentang berbagai kritik yang datang dari legislatif mulai pengelolaan sampah, pertanian, pariwisata dan lain-lain. Kritikan itu, kata Andrek, merupakan hasil dari kunker selama ini. Namun ia tidak menjumpai adanya perubahan yang signifikan.
Baca Juga: Pj Wali Kota Batu Gercep Sambangi Rumah Atlet Jawara Downhill Asia
“Seharusnya hasil kunjungan kerja bisa disampaikan ke warga untuk didiskusikan. Sehingga warga menilai hasil kunker itu bermanfaat,” ungkap Andrek, Senin (20/5/2024).
Andrek menegaskan dari sejumlah agenda kunker, ia menemukan sejumlah bukti bahwa persoalan di Kota Batu tidak ada yang tuntas. Menurutnya, ini merupakan tanda lemahnya fungsi DPRD dalam mengkritisi kebijakan eksekutif.
“Sebetulnya DPRD itu kalau kunker harus disesuaikan dengan masalah yang ada di kota ini. Misal kunker soal tata kota dan penerangan kota ke Kota Madiun misalnya. Soal pengelolaan sampah ke Banyumas Jateng,” tegasnya.
Baca Juga: Pj Wali Kota Batu Gercep Sambangi Rumah Atlet Jawara Downhill Asia
Ia menyarankan anggota legislatif untuk mengajak masyarakat untuk hearing setelah pulang dari kunker. Sejauh ini, ia melhat sosialisasi atas hasil kunker ini minim sekali, padahal menghabiskan uang anggaran yang besar.
”Sepengetahuan saya belum pernah ada DPRD Kota Batu menyampaikan hasil kunker ke masyarakat. Padahal kalau disosialisasikan, apalagi didiskusikan mungkin bisa membuat kemajuan buat kota dan warganya,” terangnya.
Andrek juga tidak pernah mendengar legislatif mengkritisi program SKPD yang selama ini hanya terkesan seremonial dan tidak ada tindak lanjut yang konkrit. Untuk itu kepada dewan terpilih yang akan bertugas di periode mendatang untuk konsisten dengan fungsi pengawasan, penganggaran dan legislasi.
“Cobalah bersikap kritis dan tegas karena tugas dewan itu intinya mengkritisi kebijakan eksekutif. Ubahlah yang tidak benar menjadi lebih bagus,” tegas Andrek.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
Editor: Herlianto. A
























