Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Ketika Hubungan Dosen-Mahasiswa Kembali Harmonis Berkat Inspiring Lecturer Paragon

Redaksi by Redaksi
Mei 28, 2022 8:56 pm
in Pendidikan
FJP Membahas Hubungan Dosen-Mahasiswa

Henny Sri Wahyuni, dosen dari Universitas Sumatera Utara (USU) ditemani Direktur GWPP Nurcholish MA Basyari saat berbagi kisah inspiratif pembelajaran. Foto/Dok.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

 

Tumbuh kembang kualitas mahasiswa sebagai agen perubahan bergantung pada semangat dan motivasi belajarnya. Ini menjadi tantangan para dosen yang kini tidak hanya dituntut sekedar mengajar, tapi juga menjadi mentor dan motivator bagi siswanya. Tentu, ada pola yang harus diubah guna mengharmoniskan lagi jalinan dosen dan mahasiswa

READ ALSO

Universitas Al Qolam Malang Lepas Hampir 200 Wisudawan, Rektor Ingatkan Ilmu Adalah Anugerah dan Amanah

BPJS Ketenagakerjaan dan Kampus UB Bangun Ekosistem Perlindungan Sosial untuk Mahasiswa dan Dosen

 

HENNY SRI WAHYUNI namanya atau akrab disapa Henny, adalah seorang dosen farmasi di Universitas Sumatera Utara (USU). Henny berhasil membuktikan diri menjadi dosen inspiratif di mata mahasiswanya dan pelaku ekosistem pendidikan.

Henny dikenal sebagai dosen paling dekat dengan mahasiswanya secara emosional. Berkat hubungan yang baik itu pula Henny berhasil mengerek naik nilai ujian termasuk keaktifan mahasiswanya yang sebelumnya selalu bawah rata-rata.

Wanita kelahiran Pematangsiantar 22 September 1985 ini membagikan kisah inspiratifnya dalam sesi sharing Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) Batch IV yang digagas Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan yang berkolaborasi dengan PT Paragon Technology and Innovation, Jumat, 27 Mei 2022.

Henny Sri Wahyuni, dosen dari Universitas Sumatera Utara (USU) berbagi kisah inspiratif dalam program Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) Batch IV yang digagas Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) dan PT Paragon Technology & Innovation, pada Jumat (27/5/2022). Foto/Dok.

Kiprah baiknya selama ini dituturkan Henny berkat mengenal metode coaching yang didapat dalam program Inspiring Lecturer Paragon (ILP). ILP menjadi satu dari banyak program dari PT Paragon, perusahaan kosmetik terbesar di Indonesia yang juga fokus membangun pendidikan bangsa.

Henny sendiri mengikuti program ILP ini pada 2021 lalu sebagai bentuk tanggung jawabnya dalam peran mencerdaskan anak bangsa. Apa yang dia dapat dalam program ILP tersebut dia terapkan dengan baik dan seksama kepada mahasiswanya. Hasilnya, kata dia, di luar ekspektasi.

”Dari yang sebelumnya mahasiswa saat pertemuan daring selalu off-cam (menutup kamera) jadi on-cam terus. Mereka aktif bertanya, aktif berargumentasi. Hasilnya luar biasa sekali ternyata,” kisah Henny.

Semua manfaat itu, terang Henny, berkat metode coaching yang didapat. Dalam metode ini, dosen tak lagi hanya sekedar menerangkan ilmu, tapi juga menumbuhkan minat mahasiswa untuk mempelajari ilmu itu sendiri.

Minat belajar ini, kata Henny juga termasuk tahu batas kemampuan siswa dalam menyerap pembelajaran. Tak jarang, Henny memberhentikan kelas ketika tahu mahasiswanya sudah capek atau bosan.

Disitu, Henny mulai mencari cara untuk memecah kebekuan dengan cara memutar musik, menanyaka kabar, mengobrol dan lain-lain. ”Dari situ anak-anak mulai membuka diri, berkomunikasi dengan saya. Berbeda dengan suasana sebelumnya yang hanya dengar ceramah, diberi tugas, baca buku dan ngerjakan soal,” ungkapnya.

Nelsa Dwi Wahyuni selaku Project Manager Inspiring Lecturer Paragon. Foto/Dok

Dari sekian eksplorasi yang dia lakukan sehari-hari, Henny sadar bahwa ternyata mahasiswa saat ini itu lebih suka untuk diarahkan daripada diajari. Selain itu juga banyak kebutuhan dan minat lain mahasiswa yang selama ini luput dimengerti oleh dosen.

”Selama ini kan dosen selalu hanya ingin didengar, tapi tidak pernah mau mendengar mahasiswanya. Ini yang akhirnya saya baru mengerti, bahwa baik buruknya nilai siswa itu ternyata bergantung pada bagaimana dosen mengajarkan di kelas,” ujarnya.

Henny percaya tumbuh kembang mahasiswa yang didapuk sebagai agen perubahan bergantung pada semangat dan motivasi belajarnya. Untuk itu, tentu menjadi tugas para dosen maupun tenaga pendidik lainnya di era kurikulum Merdeka Belajar ini.

Henny jadi satu dari ratusan dosen yang beruntung bisa mengikuti program ILP tersebut. Bayangkan jika ada banyak Henny lainnya tersebar di seluruh kampus Indonesia, maka kecerdasan massal mungkin bisa saja terjadi.

Mimpi itulah yang dikawal PT Paragon Technology & Innovation sejak lama. Untuk mewujudkan situasi nyata tersebut, dosen sebagai pelaku utama dalam ekosistem pendidikan Merdeka Belajar saat ini perlu meningkatkan kapasitas dirinya

Nelsa Dwi Wahyuni selaku Project Manager Inspiring Lecturer Paragon menuturkan bahwa satu hal yang perlu direvolusi adalah cara berpikir dosen dalam mengajar di kelas, yakni menerapkan metode coaching.

”Dosen sudah tidak lagi megajar dengan gaya telling seperti dulu, tapi ada semangat kebaruan disini. Dimana mahasiswa juga aktif terlibat dalam belajar mengajar,” kata Nelsa yang juga menjabat sebagai Paragon CSR Senior Officer itu.

Rico Juni Artanto, selaku Paragon CSR Consultant dan Inisiator Program ILP. Foto/Dok

Selama progam ini, total ada sekitar 300-an lebih dosen dari seluruh Indonesia diberikan pelatihan metode coaching selama tiga bulan secara daring. Selain itu mereka juga dibekali soft skill dan hard skill hingga ditampung dalam sebuah komunitas mengajar.

Adapun, kompetensi pelatihan yang diberikan pada ini terdapat 3 struktur, yakni Core Competencies, Functional Competencies hingga Advance / Innovation Competencies.

”Di luar 3 bulan, para dosen ini juga kita dampingi terus. Dari 300 dosen yg ikut, ada 10 dosen terbaik yang kemudian diikutkan program MBA Social Innovation,” ujarnya.

Sementara, Rico Juni Artanto, selaku Paragon CSR Consultant dan Inisiator Program ILP ini menuturkan jika perhatian terhadap tenaga pendidik ini sudah dilakukan sejak lama. ILP adalah cikal bakal dari Lecturer Coaching Movement yang digagas pada 2021 hingga Wardah Inspiring Teacher pada 2020.

Total ada sekitar 2.800 lebih dosen dan guru terlibat dalam gerakan ini dan hasilnya cukup memuaskan. ”Banyak perubahan mereka dapat, terutama kepada peserta didik. Sejak kita kenalkan metodr coaching,” ujar Rico.

Rico berharap program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau semua guru di Indinesiam termasuk di berbagai lapisan seperti dosen kontrak atau tidak tetap sekalipun.

”PT Paragon masih ingin agar program ini terus berlanjut demi ekosistem pendidikan di Indonesia menuju arah yang lebih baik,” harapnya

 

Reporter: Ulul Azmy
editor: Jatmiko

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: dosendosen inspiratifFellowship Jurnalisme PendidikanFJPmahasiswaPT Paragon

Related Posts

Prosesi wisuda Universitas Al Qolam Malang. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Pendidikan

Universitas Al Qolam Malang Lepas Hampir 200 Wisudawan, Rektor Ingatkan Ilmu Adalah Anugerah dan Amanah

Sabtu, 30 Mei 2026
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat dan Rektor UB, Prof Widodo menyrpakati kerjasama membangun jaminan sosial untuk mahasiswa dan tenaga kependidikan. (Foto/ist)
Pendidikan

BPJS Ketenagakerjaan dan Kampus UB Bangun Ekosistem Perlindungan Sosial untuk Mahasiswa dan Dosen

Sabtu, 30 Mei 2026
Dindik Jatim
Pendidikan

Pengambilan PIN SPMB 2026 Resmi Dibuka, Dindik Jatim Kerahkan 7.212 Operator

Jumat, 29 Mei 2026
Tim sipil-arsitektur ITN Malang meraih Juara 2 National Architectural Design Competition 2026 dalam ajang DISCO ke-9. Foto/dok
Pendidikan

Kolaborasi Manis Sipil-Arsitektur ITN Malang, Sabet Juara 2 di Undip Berkat Desain Hunian Darurat Multifungsi

Jumat, 29 Mei 2026
Jadwal SPMB Kota Malang jenjang SMP untuk Jalur Afirmasi tahun ajaran baru 2026/2027. /Foto: Pinterest/ Bravestudio.
Pendidikan

Jadwal SPMB Kota Malang Jenjang SMP Jalur Afirmasi 2026/2027: Dimulai Awal Juni

Jumat, 29 Mei 2026
Unikama Buka Beasiswa DPP 50 Persen
Pendidikan

Unikama Buka Beasiswa DPP 50 Persen bagi Peserta UTBK SNBT 2026

Kamis, 28 Mei 2026
Next Post
Bupati Malang

Pesisir Malang Selatan Akan Dialiri Air Bersih dari Sumber Maron

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.