Tugumalang.id – Baru-baru ini riset mengatakan bahwa rasa kesepian sama berbahayanya dengan merokok 15 batang sehari. Hal ini dikemukakan oleh Kepala Petugas Medis untuk Kesehatan Prilaku, Cigna Douglas Nemecek MD.
Kesepian yang berlarut-larut menyebabkan terganggunya kesehatan mental dan psikologi. Peneliti juga mengatakan bahwa rasa kesepian memicu aktivitas bagian otak yang menimbulkan masalah bagi kesehatan fisik, bahkan akan berakibat pada kesehatan masyarakat juga.
Resiko kematian akibat kesepian lebih besar dari pada obesitas, kesepian dikatakan memiliki resiko seperti penyakit kardiovaskular yang mampu meningkatkan resiko tekanan darah tinggi, stroke, hingga serangan jantung.
“Ada bukti kuat bahwa kesepian secara signifikan meningkatkan resiko kematian dini,” ucap Julianne Holt-Lunstad dalam suatu kesempatan.
Julianne Holt-Lunstad adalah seorang psikolog di Universitas Brigham Young. Dia adalah rekan dari Society of Experimental Social Psychology dan Association for Psychological Science.
Dalam penelitiannya, Holt-Lunstad menyebut orang yang kesepian memiliki kemungkinan 26% peningkatan kematian dini. Bagi mereka yang kurang memiliki kontak sosial kemungkinannya naik menjadi 29% dan itu melonjak menjadi 32% ketika Anda memilih hidup menyendiri.
Kesepian bisa dialami siapa saja, tentu saja kesepian harus segera diatasi agar tak berdampak buruk untuk ke depannya. Mayra Mendez dari program layanan kesehatan mental di Providence Saint John Child and Family Development Center di Santa Monica, California, mengatakan bahwa kesepian guga mengubah mindset bahwa kesepian bukan sebuah penyakit, menurut
“Kesepian bukanlah suatu kondisi yang harus dirawat, tapi merupakan bagian alami dari pengalaman manusia,” kata Mayra Mendez. Beberapa tips ini mungkin berguna untuk kalian yang merasa kesepian.
• Menyapa seseorang yang kalian kenal atau mungkin tetangga.
• Ikut dalam sebuah organisasi atau komunitas.
• Mencari hobi yang kamu sukai.
• Memelihara hewan.
• Mendekatkan diri dengan tuhan.
Penulis: Ridwan Hidayat
Editor: Herlianto. A























