Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Keren! Mahasiswa ITN Malang Juara 1 Bug Bounty 2024 Kemendikbudristek

Redaksi by Redaksi
September 4, 2024 5:39 pm
in Pendidikan
Mahasiswa ITN Malang

Mahasiswa ITN Malang, Dimas Fariski Setyawan Putra meraih gelar Juara 1 Bug Bounty 2024 Kemendikbudristek (dok. ITN Malang)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Dimas Fariski Setyawan Putra meraih prestasi membanggakan. Mahasiswa Teknik Informatika itu meraih gelar Juara 1 Kategori Mahasiswa dalam Anugerah Bug Bounty 2024 yang digelar Kemendikbudristek melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin).

Anugerah Bug Bounty 2024 itu diselenggarakan di Gedung Samantha Krida, Universitas Brawijaya pada Kamis (29/08/2024) lalu. Anugerah ini merupakan ajang kompetisi bagi Bug Hunter di kalangan insan pendidikan baik dosen, guru, siswa dan mahasiswa.Mahasiswa ITN Malang

READ ALSO

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Penghargaan tahunan ini untuk menghargai dan mempromosikan peran para peneliti keamanan siber, hacker etis, dan profesional TI yang aktif dalam program bug bounty. Bug hunter atau pemburu bug merupakan sebutan orang yang ahli dalam menemukan kelemahan dan kerentanan dalam perangkat lunak dan aplikasi.

Baca Juga: Robot SAR e-Sadewa Karya Mahasiswa ITN Malang Jadi Finalis Kontes Robot Indonesia 2024

Bug Bounty 2024 diselenggarakan secara online dengan mengusung tema “Security starts with you”. Dimana, partisipasi aktif individu dalam menemukan dan melaporkan kerentanan keamanan, sebagai langkah penting dalam memperkuat kerangka keamanan siber secara menyeluruh.

Mahasiswa Institut Teknologi Nasional
Mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Dimas Fariski Setyawan Putra.dok/ITN

Dimas mengaku bangga bisa membawa nama ITN Malang dalam kompetisi kancah nasional. Putra asal Kabupaten Malang ini berhasil mengungguli Bug Hunter dari Universitas Teknologi Yogyakarta dan Institut Teknologi Sepuluh November. Baginya, mengikuti Bug Bounty 2024 merupakan media untuk mengetes skill yang ia miliki.

“Dari dulu saya suka belajar meretas data, kepo cara nge-cheat game, sampai mencari tahu kenapa akun game saya bisa kebobolan. Alhamdulillah kemarin mendapat juara 1 Bug Bounty,” kata Dimas.

Dimas mulai berkompetisi sejak mendaftar pada Mei 2024 lalu. Lalu pada Juni, dia menjalani babak kualifikasi bersama 300 peserta. Kemudian Agustus, Dimas terpilih sebagai 5 peserta terbaik dan lolos 3 terbaik hingga puncaknya menjadi Juara 1.

Baca Juga: Mahasiswa ITN Malang Sabet Juara 3 National Tender Competition

Di babak 1 peserta memilih satu dari sekitar 20 aplikasi. Dari aplikasi yang sudah dipilih peserta diminta untuk mencari bug atau kerentanannya. Dimas kemudian melakukan pengujian penetrasi web untuk penilaian keamanan. Dicari kerentanan yang didapat kemudian eskalasi bug dinaikkan untuk mencari yang lebih riskan.

Untuk mendapatkan kerentanan yang cukup critical Dimas melakukan proses audit source code sebuah aplikasi untuk memastikan kontrol keamanan sistem. Butuh tiga minggu baginya untuk mencari semua bug untuk memenuhi kuota maksimal yang dilaporkan.

“Tiap peserta bisa melaporkan sebanyak 8 laporan (bug). Alhamdulillah di minggu pertama saya sudah menemukan bug. Kemudian diulik kembali eskalasinya untuk mendapat bug yang lebih riskan, dan akhirnya saya mendapat full 8 laporan. Di sana (website) saya menemukan bug yang cukup riskan kalau dibiarkan,” jelasnya.

Menurutnya, dari 8 kerentanan yang paling utama adalah di bagian sisi aplikasi. Bug ini kalau tidak segera diperbaiki akan mengakibatkan kebocoran data, deface merubah tampilan website, menjadi bahan judi online dan lain sebagainya.Mahasiswa Institut Teknologi Nasional

Dimas juga membeberkan cara menemukan kerentanan sebuah web yang pertama dia lakukan adalah mengumpulkan informasi yang ada di websitenya. Seperti aplikasi dipakai di mana saja, aplikasi memakai bagian apa saja, bagaimana cara mengirimnya, dan lain sebagainya. Logikanya aplikasi dipakai untuk aktifitas apa saja.

“Kemarin terlalu teknikal. Ketika saya menganalisa aplikasinya ternyata ada aplikasi yang masih memakai versi lama dan harus segera di update,” tandasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko

Tags: bug bounty 2024ITN MalangMahasiswa ITN MalangPusdatin KemendikbudristekTeknik Informatika ITN Malang

Related Posts

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus
Pendidikan

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Senin, 12 Okt 2026
Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM
Pendidikan

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Senin, 12 Okt 2026
ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan
Advertorial

ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

Minggu, 11 Okt 2026
UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji
Advertorial

UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji

Sabtu, 10 Okt 2026
Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang
Advertorial

Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang
Advertorial

Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
PJ wali kota Malang

Rencana Perbaikan Gedung Sekolah, Pj Wali Kota Malang: Fokuskan Percepatan dan Skala Prioritas

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.