Malang, Tugumalang.id – Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen-PU) melalui Dirjen Bina Marga, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim-Bali mulai turun tangan untuk mengidentifikasi dampak longsor di Jalur Lintas Selatan di wilayah Donomulyo, Kabupaten Malang pada Rabu (11/12/2024) pagi kemarin.
Diketahui, kerusakan ruas jalan di jalur kelok sembilan yang tak jauh dari perbatasan Malang-Blitar itu mencapai panjang sekitar 50 meter. Peristiwa itu terjadi saat hujan intensitas tinggi yang menerpa Malang dalam dua pekan terakhir.
Kini, tim dari BBPJN Jatim-Bali mulai melakukan penanganan awal terhadap bencana longsor di ruas jalan pembangunan Bts Blitar – Sp.5 Purwodadi tersebut.
Baca Juga: Jalur Lintas Selatan di Donomulyo Longsor
Kepala BBPJN Jatim-Bali, Gunadi Antarikas mengungkapkan bahwa ada 8 kerusakan di ruas jalan tersebut. Kondisi itu mengakibatkan badan jalan rusak parah hingga tak bisa dilalui kendaraan.
Dikatakan, tim BBPJN Jatim-Bali terus melakukan identifikasi jenis longsoran di lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait seperti BPBD Kabupaten Malang dan Polsek Donomulyo.
“Kami sudah menurunkan tim untuk melakukan identifikasi awal terkait penanganan kerusakan akibat longsor yang terjadi,” kata Gunadi melalui keterangan resminya.
BBPJN Jatim-Bali juga bekerjasama dengan berbagai pihak untuk mengatasi permasalahan ini dengan cepat. Langkah identifikasi dan koordinasi akan ditindaklanjuti untuk memastikan jalan dapat segera difungsikan kembali. Sehingga akses jalan masyarakat bisa kembali normal.
“Kami juga menginstruksikan PPK terkait untuk melakukan penanganan sementara dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan,” imbuhnya.
Baca Juga: Jalan Pariwisata Malang Selatan Rusak, Sanusi: Tergantung Keputusan Pusat
Sementara itu, PPK 1.6 Jatim (Pansela 3), Leo Aditya Mahardika menyampaikan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas dalam penanganan bencana longsor tersebut.
“Untuk penanganan darurat tengah kami lakukan dan untuk sementara waktu ruas jalan tersebut dilakukan penutupan demi keselamatan pengguna jalan,” tuturnya.
Adapun sejumlah penanganan darurat yang dilakukan yakni pemasangan rambu rambu pengamanan, penggunaan sandbag dan pemasangan terpal untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Ruas jalan itu juga ditutup sementara demi keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Redaktur: jatmiko





























