Senin, Agustus 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Kekuatan Doa dan Keyakinan Lenyapnya Covid-19

Redaksi by Redaksi
Juli 27, 2021 4:15 pm
in Catatan
M. Lutfi Khoirudin, M.Pd/tugu malang

M. Lutfi Khoirudin, M.Pd. (Foto: Dokumen)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Sebenarnya hari-hari ini, saya menghindari berkomentar mengenai Covid-19 atau virus korona, karena bisa serba salah. Namun, dari awal saya berpikir di luar mainstream, yaitu kita harus berkeyakinan serta berdoa kepada Allah swt. Hal ini agar Covid-19 hilang dan lenyap dari bumi ini, sehingga sudah tidak perlu lagi PSBB, PPKM Mikro, PPKM Darurat, ataupun PPKM Level 4.

Vaksin pun juga bisa jadi sudah tidak perlu karena virus tiba-tiba sudah lenyap. Semuanya normal seperti sediakala. Tetapi, kalau virus itu masih ada seperti sekarang, maka protokol kesehatan dan vaksin sangat diperlukan untuk mencegahnya.

READ ALSO

Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah

Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang

Menghadapi pandemi berkepanjangan ini, dari awal saya sering berkomentar mengenai munculnya “bintang tsuroyya” di waktu fajar. Dikatakan oleh Nabi SAW ini pertanda akhir suatu wabah sebagaimana wabah “thaun” di Suriah pada masa khalifah Umar bin Khattab.

Namun rupanya sedikit sekali yang menghiraukan hal ini. Seakan-akan Covid-19 akan terus ada sampai kapanpun, karenanya kita harus vaksin dan taat protokol kesehatan. Vaksin dan prokes itu baik sebagai ikhtiar, namun apakah kita pernah berpikir dan berdoa kepada Allah swt agar virusnya hilang secara keseluruhan?

Penyelesaian penanganan virus ini, tidak cukup hanya dengan otak kiri yang logis atau rasional dan sistematis. Tetapi, harus dengan otak kanan yang spiritual, inovatif, kreatif (out of the box) serta memohon kepada sang kuasa agar virus hilang dan lenyap.

Tidak ada yang sulit bagi Allah. Bukankah ketika ada awal, pasti ada akhir. Allah juga sesuai dengan prasangka hambanya sebagaimana dikatakan dalam sebuah hadits qudsi, makanya ada awal munculnya Covid-19, pasti juga ada akhirnya.

Sebagai manusia yang beriman dan beragama dalam bingkai Pancasila, sila pertama dan pasal 29 UUD 1945, sudah seyogyanya bangsa Indonesia berdoa agar virus ini hilang. Ini adalah penyelesaian secara permanen, namun sepertinya kita kurang yakin dengan hal ini.

Kita tentu merasa sangat berduka atas meninggalnya banyak manusia karena Covid-19 ini. Terlebih orang yang dekat dengan kita. Ikhtiar kita selama ini adalah penyelesaian secara temporer dan bukan permanen.

Bisa jadi kondisi begini akan terus berkepanjangan, yang menurut banyak orang, virus ini akan ada dan terus ada. Penyelesaian permanen akan virus ini adalah bukan dari manusia, tapi dari Yang Maha Kuasa.

Manusia hanya bisa mencegah (preventif) dengan cara vaksin dan prokes, ini tentu tidak bisa selesai secara total. Hanya Allah swt yang bisa menyelesaikan virus ini secara total, permanen dan komprehensif.

Termasuk melenyapkan varian Covid-19 seperti varian delta dan lainnya dari permukaan bumi ini. Semua akan normal seperti dulu lagi dan bukan new normal seperti sekarang ini.

Kita harus bertaubat nasuha, fokus dan berdoa kepada Allah agar wabah ini hilang dan dilenyapkan. Kita harus yakin serta tidak boleh ragu. Dengan keyakinan separuh doa kita dikabulkan, sementara keraguan justru merupakan ketidakpercayaan akan kekuasaan sang pencipta.

Korona ini juga dapat dimaknai dari kata “Qorun” (Qof, Ro’, Nun), yaitu manusia kaya raya namun ingkar yang hidup pada era nabi Musa. Kata Qorun ini juga identik dengan sifat keduniawian atau hedonisme yang harus kita tinggalkan.

Kemudian kita jangan pernah berpikir kalau pandemi ini lama dan akan terus ada, ini tentu salah. Kita sangat senang kalau tiba-tiba virus itu lenyap. Bagi Allah semuanya serba mungkin, “kun fayakun”.

Kalau semua normal, tentu sektor ekonomi, pendidikan, aktifitas peribadatan, pariwisata, mobilitas masyarakat, dan lainnya akan pulih seperti sebelumnya.

Bahkan kalau Covid-19 lenyap, vaksin, masker, APD, rapid tes, swab antigen, genose, dst. akan tinggal kenangan. Namun untuk cuci tangan tetap jangan ditinggalkan karena tidak hanya waktu pandemi cuci tangan.

Good bye Covid-19 dan pandemi, jangan pernah datang lagi !!!

Penulis : M. Lutfi Khoirudin, M.Pd

Redaktur : Herlianto. A

Tags: Allahcovid-19doaKeyakinanNabipandemi

Related Posts

Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah
Catatan

Menyelamatkan Marwah NU: Mengakhiri Akrobat Angka dan Mengembalikan Khittah Musyawarah

Minggu, 30 Agu 2026
Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang
Catatan

Connecting The Dots dan Magister Psikologi UIN Malang

Kamis, 27 Agu 2026
Membaca Ulang Warisan Spiritual KH Abdul Hamid Chasbullah dalam ‘Sendang Winotan’
Catatan

Membaca Ulang Warisan Spiritual KH Abdul Hamid Chasbullah dalam ‘Sendang Winotan’

Senin, 24 Agu 2026
Menagih Batin Jam’iyyah: Mengapa NU Tak Boleh Berjarak Sejengkal Pun dari Pesantren?
Catatan

Menagih Batin Jam’iyyah: Mengapa NU Tak Boleh Berjarak Sejengkal Pun dari Pesantren?

Minggu, 23 Agu 2026
Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran
Catatan

Kota Malang: Antara Pusat dan Pinggiran

Jumat, 21 Agu 2026
Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan
Catatan

Fotografi Produk Jadi Jalan UMKM Bertahan

Rabu, 19 Agu 2026
Next Post
Strategi finansila dibahas di webinar series Tugumedia Group dan OJK Malang.

Inilah Strategi Merdeka Finansial Untuk Masa Depan

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.