Kota Batu, Tugumalang.id – Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pariwisata siap menggelar ajang internasional bertajuk Batu International Sport Tourism Festival (BISTF) 2025 – Paragliding Accuracy League, yang akan berlangsung pada 17–20 Juli 2025. Kejuaraan dunia paralayang ini akan mempertemukan para atlet terbaik dari tiga negara: Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
Event olahraga dirgantara bergengsi ini akan digelar di dua lokasi strategis, yaitu area take off Gunung Banyak dan landing area di Lapangan Songgokerto, Kota Batu. Acara pembukaan dijadwalkan pada Kamis, 17 Juli 2025.
Sebanyak 82 atlet paralayang profesional dipastikan ambil bagian dalam kompetisi ini. Mereka akan bersaing dalam kategori ketepatan mendarat (accuracy landing), yang menjadi salah satu nomor paling menantang dalam cabang olahraga paralayang.
Kejuaraan Paralayang Dunia Strategi Promosi Wisata Kota Batu
Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Onny Ardianto, mengatakan bahwa penyelenggaraan BISTF 2025 merupakan bagian dari strategi promosi wisata Kota Batu melalui pendekatan sport tourism, yang memadukan antara potensi alam dan kegiatan olahraga berskala internasional.
“Strategi pemasaran pariwisata yang efektif dan efisien sangat dibutuhkan untuk mencapai target kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. Melalui BISTF 2025, kami ingin menjadikan Kota Batu sebagai destinasi unggulan sport tourism di Indonesia,” ujar Onny, Minggu (13/7/2025).
Baca juga: Jadi Tuan Rumah, Atlet Paralayang Kota Batu Bidik Juara di IPAC 4th Series
Onny juga menambahkan bahwa event ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota Batu, FASI Provinsi Jawa Timur, Persatuan Olahraga Dirgantara Gantolle/Paralayang Indonesia (PGPI), serta International Paragliding Accuracy Championship (IPAC).
BISTF 2025 dikemas dengan menyuguhkan pertunjukan seni tradisional khas Batu dan sajian kuliner lokal di setiap rangkaian kegiatan. Dengan demikian, pengunjung dan peserta dari luar daerah maupun luar negeri dapat merasakan langsung kekayaan budaya dan cita rasa khas Kota Batu.
Ajang ini juga dimaksudkan untuk menciptakan daya tarik wisata baru melalui sport tourism, memperkenalkan keindahan panorama alam Batu, serta mendongkrak potensi industri pariwisata dan ekonomi kreatif.
Baca juga: Atlet Paralayang Kota Batu Sumbang Medali Perak dan Perunggu dari Paragliding Accuracy World Cup di Turki
Selain sebagai ajang promosi, BISTF 2025 juga menjadi sarana pembinaan dan seleksi atlet, sekaligus meningkatkan semangat sportivitas dan disiplin dalam olahraga paralayang.
“Tujuan utamanya untuk menumbuhkan semangat persahabatan, meningkatkan kualitas akurasi dan disiplin dalam pendaratan hingga menjaring pilot terbaik dari ajang ini,” tambah Ony.
Pemerintah Kota Batu menargetkan peningkatan angka kunjungan wisatawan secara signifikan melalui penyelenggaraan event ini, baik dari dalam negeri maupun mancanegara.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko





























