Tugumalang.id – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kepemudaan, Olahraha dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang terus mengejar target kunjungan 3,2 juta wisatawan di tahun 2026. Kampun tematik dan event event olahraga kini menjadi andalan untuk menarik wisatawan datang ke Kota Malang.
Kepala Disporapar Kota Malang, Arif Tri Sastyawan mengatakan bahwa saat ini ada 2,4 juta wisatawan nusantara maupun mancanegara yang tercatat berkunjung di Kota Malang. Ia optimistis sisa target sekitar 800 ribu kunjungan dapat dikejar hingga akhir tahun 2026.
Baca Juga: Gubugklakah Siapkan Warga Jadi Tuan Rumah Wisatawan
Menurutnya, sejumlah destinasi yang selama ini menjadi magnet wisatawan di Kota Malang juga masih menjadi andalan. Salah satunya adalah kampung tematik yang menawarkan potensi masing masing destinasi.
“Tetap kampung tematik, seperti Kampung Kayutangan dan Kampung Warna Warni, itu masih tetap jadi lumbung wisatawan,” kata Arif.
Selain mempertahankan destinasi kampung tematik yang sudah memiliki daya tarik kuat, pihaknya kini juga mulai memperluas strategi melalui pengembangan sport tourism. Event event olahraga akan terus digencarkan di Kota Malang.
Event olahraga dinilai tidak hanya menjadi ruang kompetisi. Tetapi juga berpotensi menggerakkan kunjungan masyarakat dari luar daerah. Misalnya dalam event kompetisi basket hingga karate tingkat regional hingga nasional di Kota Malang terbukti turut mendongkrak angka wisatawan.
Baca Juga: 4 Wisata Flora di Malang Raya, Cocok untuk Liburan Keluarga
Salah satu agenda terdekat yang tengah dibahas adalah menghidupkan kembali kejuaraan tinju di Kota Malang. Event tersebut dirancang tidak sekadar menyasar peserta lokal, tetapi berpeluang dikembangkan dengan cakupan yang lebih luas.
“Tentu sport tourism itu banyak, ini salah satunya yang mengundang nanti wisatawan untuk bisa hadir ke Kota Malang,” ujarnya.
Ia menyebut, jika kejuaraan tersebut dikembangkan hingga level nasional, potensi pergerakan wisatawan yang datang ke Kota Malang juga semakin besar. Peserta, pendamping, maupun penonton dari luar daerah dapat menjadi bagian dari pergerakan wisata berbasis olahraga.
“Tinju ini kan bukan hanya untuk skala kota, ini diproyeksikan hingga tinggat nasional. Kita datangkan wisatawan itu hadir di Malang,” jelasnya.
Sejumlah agenda yang telah disiapkan, ditambah momentum libur akhir tahun diproyeksikan dapat menjadi pengungkit untuk mendongkrak jumlah wisatawan di Kota Malang.
“Dengan target segitu, dan kami bikin event, insyaallah (target wisatawan) terpenuhi. Biasanya, lonjakan wisata itu di bulan November-Desember,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A






























