MALANG, Tugumalang.id – Sepanjang tahun 2025, sebanyak 793 kecelakaan lalu lintas tercatat terjadi di wilayah hukum Polres Malang. Dari jumlah tersebut, 1.381 orang menjadi korban, dengan 111 orang dinyatakan meninggal dunia.
Selain korban meninggal, mayoritas korban mengalami luka ringan dengan jumlah 1.242 orang, sementara 28 orang tercatat mengalami luka berat. Berdasarkan data kepolisian, korban kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025 didominasi oleh karyawan swasta dan pelajar.
Tren Kecelakaan Naik, Fatalitas Menurun
Dibandingkan tahun sebelumnya, jumlah kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Malang mengalami peningkatan. Pada tahun 2024, tercatat 788 kejadian kecelakaan dengan 156 korban meninggal dunia. Meski demikian, angka fatalitas pada 2025 menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan.
Kapolres Malang AKBP Danang Setiyo menilai, penurunan jumlah korban meninggal dunia menjadi catatan positif dalam upaya peningkatan keselamatan lalu lintas.
“Ini bukti langkah pengamanan dan penegakan hukum di jalan berjalan lebih efektif,” ujarnya, belum lama ini.
Human Error Jadi Penyebab Utama Kecelakaan
Danang menegaskan, 100 persen penyebab kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025 dipicu oleh faktor manusia atau human error. Rinciannya sebagai berikut:
481 kecelakaan disebabkan pengendara mendahului, berbelok, atau berpindah jalur secara tidak aman
152 kecelakaan akibat pengendara tidak memprioritaskan kendaraan lain
102 kecelakaan karena mendahului dalam kondisi pandangan tidak bebas
48 kecelakaan akibat pelanggaran rambu lalu lintas
10 kecelakaan disebabkan faktor lainnya
“Faktor kecelakaan disebabkan human error. Karena itu kami tidak hanya menindak, tapi juga memperkuat edukasi, pengaturan, dan operasi di titik rawan,” tegas Danang.
Baca juga: Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Batu Selama 2025 Capai 211 Kejadian
Ribuan Pelanggaran Tercatat Selama Operasi Lalu Lintas
Sepanjang 2025, Polres Malang juga secara konsisten menggelar enam operasi besar di bidang lalu lintas dan keamanan jalan. Sejumlah operasi seperti Operasi Keselamatan Semeru, Operasi Patuh Semeru, hingga Operasi Zebra Semeru dilaksanakan secara berkelanjutan.
Dari rangkaian operasi tersebut, tercatat 65.539 pelanggaran lalu lintas sepanjang tahun 2025. Bulan November menjadi periode dengan pelanggaran tertinggi, yakni mencapai 17.575 pelanggar.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























