MALANG, Tugumalang.id – Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, segera direalisasikan di tahun ini. Proyek ini menjadi bagian dari program nasional pembangunan 72 Kampung Nelayan Merah Putih yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih akan difasilitasi langsung oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Proyek ini diperkirakan akan menelan anggaran sebeasar Rp22 miliar.
Baca Juga: Semarak Petik Laut di Sendang Biru, Bentuk Rasa Syukur Para Nelayan
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang, Victor Sembiring mengatakan, pihaknya mengusulkan dua titik Kampung Nelayan Merah Putih, yakni di Desa Pujiharjo, Kecamatan Tirtoyudo dan Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.
Namun, untuk saat ini, fokus pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih akan dipusatkan di Pujiharjo terlebih daulu. Melalui program ini, berbagai fasilitas akan dibangun demi menunjang aktivitas ekonomi nelayan setempat.
“Ada sekitar 10 item sarana dan prasarana yang akan dibangun. Mulai dari tambat labuh, kios nelayan, SPBU nelayan, dan lainnya,” ujar Victor, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Prabowo Resmikan 80 Ribu Koperasi Desa Merah Putih, Bupati Malang Hadir Secara Daring dari Randugading
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono telah mengunjungi Pujiharjo pada bulan lalu dan sangat terkesan dengan potensi perikanan di wilayah tersebut.
Saat ini terdapat sekitar 320 unit kapal dengan gross tonnage (GT) di bawah lima yang aktif beroperasi di sana.
“Ini menunjukkan bahwa aktivitas perikanan di Pujiharjo cukup tinggi dan perlu didukung dengan infrastruktur yang memadai,” kata Victor.
Saat ini, proyek pembangunan masih dalam tahap verifikasi teknis dan pencukupan data oleh tim dari KKP. Survei lapangan dilakukan pada awal Agustus 2025 ini mencakup kesiapan lahan, kondisi geografis pesisir, hingga perencanaan konstruksi bangunan yang akan dibangun di kawasan muara sungai.
“Karena lokasinya di pesisir, banyak faktor teknis yang harus diperhatikan, seperti kematangan lahan dan desain konstruksi yang sesuai dengan kondisi pesisir,” jelas Victor.
Semua fasilitas yang dibangun nantinya akan diserahkan kepada Koperasi Desa Merah Putih setempat. Koperasi ini akan mengelola berbagai unit usaha seperti SPBU nelayan, kios nelayan, area tambat labuh, hingga tempat parkir kapal.
Harapannya, ini akan memberikan dampak ekonomi langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat nelayan setempat.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A
























