Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Kalender Belanja

Redaksi by Redaksi
Februari 28, 2022 3:12 pm
in Catatan
Marketing, jualan

Faizal Alfa. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Faizal Alfa*

Momen akhir bulan, maknanya dapat beragam. Apalagi ini bulannya spesial, bulan Februari, yang jumlah harinya tidak sebanyak bulan – bulan lain.

READ ALSO

Menolak Kolaborasi Sesat: Refleksi Lempar Jumrah dan Krisis Integritas di Era Modern

Hari Kebangkitan Nasional, Refleksi Ketua PP ISNU, Zainal Habib: Saatnya Bebas dari Algoritma

Target pastinya sudah ditentukan, dan berbagai strategi, cara, dan upaya, disusun untuk pencapaian.

Suasana lebih menantang, karena masih ditemani pandemi Covid-19 gelombang 3 dengan kehadiran varian omicron, dan PPKM level – level.

Bertarung dan berjuang sampai titik akhir, anti lelah dan pantang menyerah, adalah ciri mentalitas juara.

Kata dan kalimat semacam :  Semangat!  Yok Bisa Yok!

Adalah formulasi yang perlu digelorakan di momen penghujung bulan seperti ini. Ada sebuah konsep sederhana, yang Kita kenal dengan : Kalender Belanja, atau dalam bahasa Inggris disebut : Marketing Calendar.

Cara berpikirnya, bahwa konsumen yang sudah pernah beli dan belanja di tempat Kita, pada prinsipnya, perilaku belanjanya, memiliki kecenderungan yang berulang, dalam ritme yang relatif sama, dan konsisten, membentuk sebuah : pola.

Kalau ada pola, berarti, ada perulangan berikutnya, yang kalau Kita pasif, pembelanjaan berikutnya itu dapat ditunggu, tapi kalau Kita sebagai penjual memilih untuk aktif, pembelanjaan berikutnya itu dapat Kita jemput, Kita perjuangkan.
Kesadaran ini, jadi penting di momen akhir bulan begini.

Terutama kalau punya data konsumen yang lengkap, dalam pencatatan Kita.

Jika ritme belanjanya bulanan, misalnya, sebulan sekali.

Maka, Kita perlu merunut perilaku belanja konsumen yang terdekat dari periode saat ini.

Siapa saja yang tercatat belanja selama bulan Januari 2022 dan Februari 2022?

Masing-Masing belanja apa saja? Besaran belanja berapa? Dan perilaku belanjanya di hari atau tanggal tertentu kapan?

Lalu, cek data nya di Februari 2022 ini.

Siapa sih konsumen yang belum belanja lagi?

Kita perlu mencari dan menemukan, siapa konsumen yang secara pola, saatnya mereka beli dan belanja lagi, namun, terpantau, belum melakukan pembelanjaannya.

Tugas Kita?

Menyapa dan mengingatkan, barangkali mereka lupa, atau belum sempat belanja lagi produk Kita.

Atau, justru sebenarnya, ada masalah dan kekurangpuasan dari pengalaman terakhir mereka berbelanja produk Kita.

Momen interaksi dan komunikasi ini menjadi penting, dalam membuat Kita tetap peka, antara Kita sebagai perusahaan dengan konsumen yang Kita layani.
Serunya….

Bagi konsumen, mau belanja lagi hari ini, besok, lusa, atau pekan depan, mungkin nggak banyak terasa bedanya.

Namun, bagi Kita, sebagai penjual, momen pembelian ini, jadi pembeda yang signifikan.

Karena saat mereka memutuskan belanja segera, atau bahkan sekarang, tentu, hal tersebut akan menjadikan capaian bagi Kita, angka pemasukan omzet yang tercatat, masuk sebagai transaksi di bulan ini.

Makanya, kalau dibilang perlu ngotot, ngeyel, maka di momen ini, mentalitas itu diperlukan.

Meniatkan diri untuk menghubungi, berinteraksi, mengingatkan, dan memberikan penawaran.

Konsumen yang sudah beli, itu cenderung enak diajak ngobrolnya.

Mereka sudah tahu produk Kita, tempat, harga, karena sudah pernah belanja pada Kita.

Kita tinggal memastikan perlunya perilaku perulangan belanja. Beli lagi dan beli terus.

Prakteknya?

Cek data konsumen, tanggal belanja, pembelanjaan apa saja, dan besaran belanja berapa?

Lalu,

Sapa dengan energi semangat, hubungi WA nya, dan doakan kebaikan di awal WA. Ini selalu efektif, karena Kita sepakat bersama, bahwa di dunia ini, tidak akan ada yang menolak jika diberikan doa kebaikan.

Kemudian?

Ingatkan, bahwa sang konsumen, di pembelanjaan sebelumnya, tercatat beli apa, berapa banyak, dan kemudian besaran belanjanya berapa?

Lantas?

Berikan pertanyaan opsi ganda yang elegan namun memberikan penekanan :

Semisalnya, belanja lagi hari ini, maka, rencananya mau belanja produk yang sama, atau mau nambah apa?

Jadi, Kita dapat persiapkan dengan baik.

Lakukan dengan cara japri satu persatu ya, masing-masing konsumen yang Ingin Kita gaet ulang dan ajak beli lagi dan beli terus.

Jangan pakai broadcast ya.

Karena kekuatan dari teknik follow up dan closing dengan menggunakan kalender belanja ini, memanfaatkan kedekatan, data yang jelas, dan komunikasi yang spesifik, dari masing-masing konsumen yang secara aktif Kita dorong melakukan penjualan.

Mengingat, ini akhir bulan.

Semangat!

Yok Bisa Yok!

Direktur PT Fortuna iMARKS Trans
Perusahaan Pemasaran Yang Membanggakan Kota Malang

Tags: Faizal Alfa

Related Posts

Abdul Hamid. Foto/dok
Catatan

Menolak Kolaborasi Sesat: Refleksi Lempar Jumrah dan Krisis Integritas di Era Modern

Selasa, 26 Mei 2026
Momentum Hari Kebangkitan Nasional, refleksi Ketua PP ISNU, Zainal Habib tentang kedaulatan algoritma di era digital. /Foto: Dok. Istimewa.
Catatan

Hari Kebangkitan Nasional, Refleksi Ketua PP ISNU, Zainal Habib: Saatnya Bebas dari Algoritma

Rabu, 20 Mei 2026
Tiko Ari. Foto/dok
Catatan

Hari Kebangkitan Nasional dan Tantangan Nyata Pekerja Indonesia di Tengah Perubahan Zaman

Rabu, 20 Mei 2026
Agama
Catatan

Ketika Ilmu Dipisahkan dari Agama (1)

Selasa, 19 Mei 2026
Prophetic Intelligence
Catatan

Prophetic Intelligence: Menyatukan Ideologi dan Strategi Politik PKB di Era Gen Z

Selasa, 12 Mei 2026
Sains dan Agama
Catatan

Paradigma Baru: Mengakhiri “Perang Dingin” antara Sains dan Agama

Minggu, 10 Mei 2026
Next Post
dari bukit tinggi ke Malang

Mahasiswa Asal Bukittinggi Ini, Nekat ke Malang dengan Ongkos Rp 120 Ribu

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.