Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Catatan

Kalender Belanja

Redaksi by Redaksi
Februari 28, 2022 3:12 pm
in Catatan
Marketing, jualan

Faizal Alfa. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Faizal Alfa*

Momen akhir bulan, maknanya dapat beragam. Apalagi ini bulannya spesial, bulan Februari, yang jumlah harinya tidak sebanyak bulan – bulan lain.

READ ALSO

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a

Buku Pelanggaran

Target pastinya sudah ditentukan, dan berbagai strategi, cara, dan upaya, disusun untuk pencapaian.

Suasana lebih menantang, karena masih ditemani pandemi Covid-19 gelombang 3 dengan kehadiran varian omicron, dan PPKM level – level.

Bertarung dan berjuang sampai titik akhir, anti lelah dan pantang menyerah, adalah ciri mentalitas juara.

Kata dan kalimat semacam :  Semangat!  Yok Bisa Yok!

Adalah formulasi yang perlu digelorakan di momen penghujung bulan seperti ini. Ada sebuah konsep sederhana, yang Kita kenal dengan : Kalender Belanja, atau dalam bahasa Inggris disebut : Marketing Calendar.

Cara berpikirnya, bahwa konsumen yang sudah pernah beli dan belanja di tempat Kita, pada prinsipnya, perilaku belanjanya, memiliki kecenderungan yang berulang, dalam ritme yang relatif sama, dan konsisten, membentuk sebuah : pola.

Kalau ada pola, berarti, ada perulangan berikutnya, yang kalau Kita pasif, pembelanjaan berikutnya itu dapat ditunggu, tapi kalau Kita sebagai penjual memilih untuk aktif, pembelanjaan berikutnya itu dapat Kita jemput, Kita perjuangkan.
Kesadaran ini, jadi penting di momen akhir bulan begini.

Terutama kalau punya data konsumen yang lengkap, dalam pencatatan Kita.

Jika ritme belanjanya bulanan, misalnya, sebulan sekali.

Maka, Kita perlu merunut perilaku belanja konsumen yang terdekat dari periode saat ini.

Siapa saja yang tercatat belanja selama bulan Januari 2022 dan Februari 2022?

Masing-Masing belanja apa saja? Besaran belanja berapa? Dan perilaku belanjanya di hari atau tanggal tertentu kapan?

Lalu, cek data nya di Februari 2022 ini.

Siapa sih konsumen yang belum belanja lagi?

Kita perlu mencari dan menemukan, siapa konsumen yang secara pola, saatnya mereka beli dan belanja lagi, namun, terpantau, belum melakukan pembelanjaannya.

Tugas Kita?

Menyapa dan mengingatkan, barangkali mereka lupa, atau belum sempat belanja lagi produk Kita.

Atau, justru sebenarnya, ada masalah dan kekurangpuasan dari pengalaman terakhir mereka berbelanja produk Kita.

Momen interaksi dan komunikasi ini menjadi penting, dalam membuat Kita tetap peka, antara Kita sebagai perusahaan dengan konsumen yang Kita layani.
Serunya….

Bagi konsumen, mau belanja lagi hari ini, besok, lusa, atau pekan depan, mungkin nggak banyak terasa bedanya.

Namun, bagi Kita, sebagai penjual, momen pembelian ini, jadi pembeda yang signifikan.

Karena saat mereka memutuskan belanja segera, atau bahkan sekarang, tentu, hal tersebut akan menjadikan capaian bagi Kita, angka pemasukan omzet yang tercatat, masuk sebagai transaksi di bulan ini.

Makanya, kalau dibilang perlu ngotot, ngeyel, maka di momen ini, mentalitas itu diperlukan.

Meniatkan diri untuk menghubungi, berinteraksi, mengingatkan, dan memberikan penawaran.

Konsumen yang sudah beli, itu cenderung enak diajak ngobrolnya.

Mereka sudah tahu produk Kita, tempat, harga, karena sudah pernah belanja pada Kita.

Kita tinggal memastikan perlunya perilaku perulangan belanja. Beli lagi dan beli terus.

Prakteknya?

Cek data konsumen, tanggal belanja, pembelanjaan apa saja, dan besaran belanja berapa?

Lalu,

Sapa dengan energi semangat, hubungi WA nya, dan doakan kebaikan di awal WA. Ini selalu efektif, karena Kita sepakat bersama, bahwa di dunia ini, tidak akan ada yang menolak jika diberikan doa kebaikan.

Kemudian?

Ingatkan, bahwa sang konsumen, di pembelanjaan sebelumnya, tercatat beli apa, berapa banyak, dan kemudian besaran belanjanya berapa?

Lantas?

Berikan pertanyaan opsi ganda yang elegan namun memberikan penekanan :

Semisalnya, belanja lagi hari ini, maka, rencananya mau belanja produk yang sama, atau mau nambah apa?

Jadi, Kita dapat persiapkan dengan baik.

Lakukan dengan cara japri satu persatu ya, masing-masing konsumen yang Ingin Kita gaet ulang dan ajak beli lagi dan beli terus.

Jangan pakai broadcast ya.

Karena kekuatan dari teknik follow up dan closing dengan menggunakan kalender belanja ini, memanfaatkan kedekatan, data yang jelas, dan komunikasi yang spesifik, dari masing-masing konsumen yang secara aktif Kita dorong melakukan penjualan.

Mengingat, ini akhir bulan.

Semangat!

Yok Bisa Yok!

Direktur PT Fortuna iMARKS Trans
Perusahaan Pemasaran Yang Membanggakan Kota Malang

Tags: Faizal Alfa

Related Posts

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a
Catatan

Kiai Bad dan Visualisasi Do’a

Senin, 13 Jul 2026
Buku Pelanggaran
Catatan

Buku Pelanggaran

Minggu, 12 Jul 2026
Cologne,  Katedral, dan Masjid 
Catatan

Cologne, Katedral dan Masjid 

Kamis, 9 Jul 2026
Menakar Ulang Menara Gading: Ketika Gelar Akademik Dosen Menjauh dari Realitas Publik
Catatan

Menakar Ulang Menara Gading: Ketika Gelar Akademik Dosen Menjauh dari Realitas Publik

Kamis, 9 Jul 2026
Cristiano Ronaldo dan Seperti Apa Sebaiknya Kita Memandang Sebuah Kehidupan
Catatan

Cristiano Ronaldo dan Seperti Apa Sebaiknya Kita Memandang Sebuah Kehidupan

Rabu, 8 Jul 2026
Kota Malang dan El Nino
Catatan

Kota Malang dan El Nino

Rabu, 8 Jul 2026
Next Post
dari bukit tinggi ke Malang

Mahasiswa Asal Bukittinggi Ini, Nekat ke Malang dengan Ongkos Rp 120 Ribu

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.