Senin, Juni 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Berita

Kabar Baik! Populasi Macan Tutul Jawa di Taman Nasional Bromo Semeru Bertambah

Redaksi by Redaksi
Juni 6, 2021 4:47 pm
in Berita
Macan Tutul Jawa (Panthera Pardus Melas) yang tertangkap kamera trap di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Foto/Dok. TNBTS

Macan Tutul Jawa (Panthera Pardus Melas) yang tertangkap kamera trap di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Foto/Dok. TNBTS

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG – Ada kabar baik bahwa populasi satwa liar terancam punah di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tampaknya mulai berkembang biak dengan baik. Seperti keberadaan Macan Tutul Jawa (Panthera Pardus Melas) misalnya.

Baru-baru ini, Balai Besar TNBTS menangkap adanya aktivitas macan tutul melalui camera trap yang dipasang di 60 titik di kawasan seluas 27,14 hektar. Lokasinya dirahasiakan untuk mencegah aktivitas perburuan ilegal.

READ ALSO

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Dilaporkan, aktivitas satwa kucing besar ini tampak beberapa kali tertangkap kamera. Bahkan mungkin jumlahnya bertambah jika dibandingkan dengan rekaman-rekaman di tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini diungkapkan Plt. Kepala BB TNBTS, Novita Kusuma Wardani. Bukti otentik dari hasil tangkapan kamera ini membuat pihaknya lega karena ternyata habitat satwa terancam punah ini masih ada di Semeru.

Perempuan yang yang baru ditunjuk sebagai Plt. Kepala BB TNBTS per 1 Mei 2021 ini berharap, dari fakta ini bisa menjadi perhatian dan kepedulian dari semua pihak. Apalagi, perburuan ilegal juga masih ada.

”Tapi dengan adanya kamera trap yang dipasang di 60 titik ini semoga bisa mengurangi aktivitas perburuan satwa liar,” harapnya dalam sesi diskusi merayakan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 5 Juni 2021.

Terpisah, dijelaskan Pengendali Ekosistem Hutan TNBTS, Toni Artaka, 60 unit kamera trap dipasang di sejumlah kawasan tertentu yang sering menjadi jalur perlintasan satwa predator utama ini. Kamera ini sudah dipasang bertahap sejak 2015 silam.

Sebelumnya, pelacakan hanya bisa dipantau lewat buktu cakaran kuku, feses (ktoran) dan jejak kaki. Kini, dengan kamera trap, eksistensi macan tutul ini kian jelas ada. ”Kami ada fotonya. Sangat lega,” katanya.

Sejauh ini, pihaknya mendapati ada sekitar 21 ekor macan tutul baik berjenis kelamin maupun betina yang eksis di belantara TNBTS. Terbaru, di tahun 2020 kemarin, pihaknya memonitor 3 ekor macan tutul.

”Padahal tahun sebelumnya (2019), terpantau hanya ada 1 ekor macan tutul yang sering terekam. Ini adalah data set monitoring. Di luar data ini, artinya masih ada harapan (populasinya) lebih banyak lagi,” bebernya.

Dengan melihat data tersebut, lanjut Toni, menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan kesadaran kolektif untuk menjaga ekosistem hutan. Menurut dia, restorasi ekosistem sudah wajib dilakukan oleh semua pihak.

Tags: macan tutul jawaTNBTS

Related Posts

Ilustrasi Orang Menonton Video Pendek di Sosial Media (Foto: Pinterest)
Berita

Kenapa Kita Betah Nonton Video Pendek? Ternyata Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026
Ilustrasi ikan sapu-sapu. Foto: Wikipedia
Berita

Fakta Mengerikan Invasi Ikan Sapu-Sapu Bagi Ekologi

Selasa, 28 Apr 2026
Kubah Masjid At-Taqwa di Karangploso jatuh akibat terpaan angin kencang. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Berita

Angin Kencang di Karangploso Rusak 10 Bangunan, Kerugian Total Rp119,5 Juta

Selasa, 7 Okt 2025
Yai Mim membeberkan rencana pindah rumah (M Sholeh)
Berita

Usai Jalani Pemeriksaan Polisi, Yai Mim Ungkap Rencana Pindah Rumah

Selasa, 7 Okt 2025
Kursi kursi yang dipersiapkan untuk audiens acara dakwah Dr Zakir Naik di Starion Gajayana, Kota Malang. (Foto/M Sholeh)
Berita

Panitia Siapkan 10 Ribu Kursi untuk Acara Dakwah Dr Zakir Naik di Stadion Gajayana Malang

Kamis, 10 Jul 2025
Jemaah haji asal Kepanjen, Sukardi dilaporkan hilang di Makkah. Foto: dok. Keluarga
Berita

Jemaah Haji Asal Kabupaten Malang Dilaporkan Hilang di Makkah

Selasa, 24 Jun 2025
Next Post
Dekan FEB UNISMA Lepas Wisudawan Secara Luring dan Daring

Dekan FEB UNISMA Lepas Wisudawan Secara Luring dan Daring

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.