Jumat, Juni 19, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Johan Untung, 16 Tahun Kembangkan Usaha Kerajinan Rampak Barong di Malang Selatan

Redaksi by Redaksi
Maret 12, 2023 5:47 pm
in Asli Malang
Seniman Topeng

Johan Untung menunjukkan salah satu topeng karyanya. Foto: Aisyah Nawangsari

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Rumah dan toko milik Johan Untung (60) yang berada di Jalan Ketanen, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang sangat mudah dikenali dari luar. Puluhan topeng rampak barong dan bantengan dengan warna-warna mencolok menghiasi bagian depannya.

Sudah 16 tahun Johan merintis usaha kerajinan topeng rampak barong. Kini, anak-anaknya turut membantu produksi properti untuk kesenian tradisional ini. Beberapa jenis topeng yang diproduksi di antaranya adalah rampak barong, bantengan, kucingan, serta topeng lainnya.

READ ALSO

Produk Asal Malang Tembus Pasar Global, dari Taiwan hingga Prancis

Relief Garudeya Candi Kidal Jadi Jejak Awal Lahirnya Garuda Pancasila

Johan Untung menunjukkan topeng yang ia jual seharga Rp 2,5 juta. Foto: Aisyah Nawangsari

“Keinginannya dulu buat (topeng) bantengan. Terus berkembang, anak saya itu yang saya suruh buat, tapi belajar sama orang yang sudah bisa,” tutur Johan saat ditemui di rumahnya, Minggu (12/3/2023).

Sebelum menekuni usaha ini, Johan berprofesi sebagai sopir angkutan Malang-Blitar. Ia banting stir menjadi perajin karena ingin memiliki usaha yang beda dari lainnya.

“Awal mulanya ingin punya (usaha) kerajinan khas Malang. Jarang orang milih (usaha) barongan malangan. Di Malang Selatan yang ada cuma di wilayah ini (Kepanjen),” kata Johan.

Ia tak menampik bahwa ada perajin-perajin kecil yang tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Malang. Namun, mereka biasanya menitipkan hasil kerajinan mereka di toko Dua Putra milik Johan.

Terkait omzet, Johan tak menjawab dengan gamblang. Ia hanya menyebut bahwa dagangannya laris manis saat jelang Hari Raya Idulfitri dan perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia. Sementara di hari-hari biasa, penjualan tak menentu. Bahkan dua bulan terakhir ini, penjualannya cenderung sepi.

“Biasanya kalau bulan puasa sudah mencapai 15 hari itu baru banyak yang pesan buat hari raya. Biasanya hari raya sampai stok habis,” kata Johan.

Johan Untung melayani pelanggan yang membeli topeng bantengan. Foto: Aisyah Nawangsari

Setiap topeng ia jual dengan harga Rp 75 ribu hingga Rp 2,5 juta. Permintaan topeng ini berasal dari berbagai daerah, tak hanya Kabupaten Malang. Menurut Johan, ia kerap mengirim produknya ke Blitar dan Kediri. Di samping itu, ia juga pernah mengirim hingga ke Jambi, Kalimantan, dan Papua.

“Saya kirimnya ke pengepul atau grosir di Blitat dan Kediri. Kalau di Kabupaten Malang biasanya kirim ke Dampit dan Pujon, sampai ke Kota Batu,” ucapnya.

Meski kesenian modern kini cukup marak, Johan tak merasakan adanya penurunan permintaan. Kesenian tradisional rupanya masih banyak diminati. Penurunan omzet yang drastis hanya ia rasakan saat pandemi COVID-19.

“Saat pandemi dua tahun lalu ya menurun hingga 70 persen,” ujar Johan.

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
editor: jatmiko

Tags: BantenganKecamatan Kepanjenkerajinan topengPerajin Topengseniman topengtopeng rampak barong

Related Posts

Produk asal Malang
Asli Malang

Produk Asal Malang Tembus Pasar Global, dari Taiwan hingga Prancis

Selasa, 9 Jun 2026
Candi kidal
Asli Malang

Relief Garudeya Candi Kidal Jadi Jejak Awal Lahirnya Garuda Pancasila

Senin, 1 Jun 2026
Museum Singhasari
Asli Malang

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

Selasa, 5 Mei 2026
Wisata sejarah di Kota Malang
Asli Malang

5 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Malang yang Cocok untuk Liburan Edukatif

Senin, 23 Mar 2026
Kampung Budaya Polowijen, salah satu tempat wisata edukasi di Kota Malang yang menarik untuk dikunjungi. /Foto: Google Review Kampung Budaya Polowijen/Henny Chn.
Asli Malang

Rekomendasi Wisata Edukasi di Kota Malang: Tempat Asyik Belajar dan Liburan Bersama Keluarga

Jumat, 7 Nov 2025
Tanaman hias
Asli Malang

4 Surga Hijau di Malang Raya: Pusat Tanaman Hias Terlengkap dari Pasar Legendaris hingga Nursery Modern

Selasa, 4 Nov 2025
Next Post
Kartu Tarot

Pameran Tarot Pertama di Indonesia Karya Donny Hendrawan

BERITA POPULER

  • Ilustrasi Efek Cathedral (Foto: Pinterest)

    Kafe dengan Cathedral Effect di Kota Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 6 Layanan Gratis di Kota Malang yang Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mau Tukar Uang THR Lebaran? Ini Daftar ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Malang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.