Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Pameran Tarot Pertama di Indonesia Karya Donny Hendrawan

Redaksi by Redaksi
Maret 12, 2023 6:32 pm
in Budaya
Kartu Tarot

Suasana pameran kartu tarot karya seniman dan pegiat tarot asal Malang, Donny Hendrawan di Galeri Raos Kota Batu. Pameran masih akan berlangsung hingga 17 Maret 2023. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

BATU, Tugumalang.id – Dunia tarot tidak hanya mengenal satu jenis macam kartu. Ternyata, kartu tarot yang memiliki simbol dengan makna tersendiri itu juga bisa disesuaikan sesuai kebutuhan penggunanya. Artinya, visualisasi kartu tarot juga bisa dibuat sendiri sesuai kreasi pengguna.

Donny Hendrawan, seniman dan pegiat tarot di Malang telah melakukannya. Bahkan di Indonesia, dia tercatat sebagai kreator kartu tarot ketiga. Sebelumnya, sudah ada dua nama besar kreator kartu tarot. Mereka adalah (Alm) Ani Sekarningsih dengan kartu tarot Wayang dan Hisyam A Fachri dengan karya tarot Nusantara.

READ ALSO

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Tradisi Ater-Ater, Warisan Budaya Jawa Menjaga Hangatnya Silaturahmi

Seniman tarot, Donny Hendrawan dan kartu tarot bertems Imaginary Friends hasil karyanya yang dipamerkan di Galeri Raos Kota Batu. Foto/Azmy

Berbeda dengan dua pendahulunya, gaya visualisasi karya seni untuk kartu tarotnya terbilang nyeleneh. Donny telah menyelesaikan 78 gambar untuk kartu tarot bertajuk ‘Imaginary Friends’ selama rentang waktu 2020 hingga 2022. Menilik gambarnya, Donny mengaku mengusung gaya “Dark Art Monochrome”,

Keseluruhan visual pada kartunya bernuansa hitam putih (BW; Black/White) yang menurut Donny adalah ekspresi paling jujur. Sebab itulah banyak ekspresi visual khas, nyeleneh, dan ikonik yang muncul. Mulai dari sosok asing, monster aneh atau bahkan sosok yang kita kenali sehari-hari.

Seperti simbol kuda yang biasanya ada pada kartu umumnya, oleh Donny diganti menjadi motor. Misal untuk simbol pedang, Donny mengantinya dengan pisau dapur. Namun untuk beberapa simbol sosok asing yang tidak pernah kita temui, tetap ada dalam kartunya.

Pada prinsipnya, semua ilustrasi yang dia buat lahir berdasarkan pada pengalaman estetik, spiritual, dan kultural yang melatarbelakangi Donny. Meski begitu, sajian ilustrasinya tidak mengurangi makna simbol kartu pada umumnya.

Semua karya ikoniknya itu bisa dilihat di Galeri Raos Kota Batu. Pameran dibuka sejak Sabtu (11/3/2023) dan akan berakhir pada 17 Maret 2023 mendatang. Di sana, anda bisa melihat berbagai karya artwork dalam kartu tarot yang dicetak dalam kain ukuran A0 dengan proper lighting seperti barang seni pada umumnya.

Pameran ini tadinya diselenggarakan pada Oktober 2022 lalu, namun tertunda karena turut berempati atas Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 suporter. Selain pameran, juga ada kegiatan edukatif lain seperti Workshop Mental Health, Workshop Art Manajemen, Tarot Sketch Jam hingga pertunjukan musik.

Selain pameran, anda juga bisa berkonsultasi tarot dengan para tarot reader, boneka arwah (spirit doll) hingga berburu azimat. Foto/Azmy

Anda juga bisa berkonsultasi dengan para tarot reader lain seperti Oracles, Path Finder, Pandora Rasa, Gubuk Klenik dan Nyai Tunjung Biru. Anda juga bisa melihat secara langsung penggunaan Boneka Arwah (Spirit Doll) di sana. HTM-nya cukup Rp 10 ribu saja.

Lebih lanjut, menurut alumnus Universitas Gajayana Malang ini, reinterpretasi simbol dalam dunia tarot itu sah-sah saja. Tidak ada aturan baku meramal mau memakai kartu ini atau kartu itu. Terpenting dalam seni meramal adalah membaca pertanda atau simbol yang dilandaskan dengan basis ilmu psikologi.

Kok bisa? Bukannya kartu tarot identik dengan setan atau klenik? Mengutip perkataan Carl Jung, tokoh filsuf psikolog favoritnya yang juga merupakan peneliti kartu tarot pernah bilang; bahwa ada ketidaksadaran kolektif dari manusia, terlepas dari perbedaan apapun latar belakang kulturalnya.

Maksudnya, dari belahan dunia manapun, simbol, cerita rakyat, dan atau mitos-mitos yang beredar memiliki tipologi jahitan kisah yang sama. Seperti kisah Messias misalnya, yang juga hampir mirip dengan kisah Ken Angrok, Sunan Kalijogo, atau bahkan Luke Skywalker.

Di mana tokoh-tokoh legenda yang disanjung karena kebaikannya ini, tadinya merupakan orang-orang terbuang, rakyat jelata, bahkan pendosa. Namun semua itu dilakoni untuk kemaslahatan sekitarnya. Jahitan kisah yang sama juga terjadi pada sosok badut, tokoh Joker.

”Kalau di Jawa, ada Punakawan, sosok yang bisa mengolok raja dengan kebadutannya,” paparnya.

Bahkan, konsep “Sedulur Papat Limo Pancer” yang dipercaya masyarakat Jawa juga selaras dengan konsep tarot dari simbol pentacles sebagai lambang dari berbagai unsur yaitu api, air, tanah, udara, dan spirit (ruh).

”Nah, selama kita tahu makna simbol, semua orang bisa membuat tarot. Tarot itu artinya manusia. Di Yunani disebut taroci. Kartu tarot ini dibuat sebagai media agar manusia bisa memahami dirinya,” papar Donny yang sudah menggeluti dunia tarot sejak era 2000-an tersebut.

Keunikan karakter itulah yang kemudian membuat creativeslaps tertarik untuk menjadikan kartu tarot karya Donny ini sebagai tontonan. Lewat Imaginary Friends, Donny ingin memasyarakatkan tarot,

”Lewat pameran ini, saya juga ingin bahwa kartu tarot ini tidak ada hubunganya dengan klenik atau satanis. Padahal, kalau dikulik lagi, tarot ini basisnya ya psikologi,” jelasnya.

Seiring perkembangan zaman, kartu tarot juga dikaji melalui berbagai pendekatan serta ilmu psikologi. Bahwa tarot menjadi jembatan komunikasi manusia dengan alam bawah sadar mereka dan menuntun mereka menemukan pencerahan jiwanya secara alami.

Mengutip pernyataan Hisyam AF (2010) di dalam buku Psikologi Tarot, bahwa alam bawah sadar manusia mempengaruhi sekitar 80 persen sikap dan perilakunya. Hal inilah yang coba digali Donny dan kemudian dikejawantahkan lewat kartu tarot buatannya.

Imaginary Friends merupakan ekspresi seni Donny dari pendekatan psikologis untuk mengungkap sisi gelap manusia yang mungkin terkubur dalam-dalam karena dogma, etika, dan identitas sebagai manusia yang tidak mungkin ditampakkan pada orang lain.

Suasana pameran kartu tarot karya seniman dan pegiat tarot asal Malang, Donny Hendrawan di Galeri Raos Kota Batu. Pameran masih akan berlangsung hingga 17 Maret 2023. Foto/Azmy

Satu contoh dari sisi lain kompleksitas manusia, kata Donny, adalah teman imajiner (Imaginary Friends) yang hampir setiap manusia miliki, khususnya sewaktu di masa kecil.

”Namun, teman kita itu kita tinggalkan setelah kita dewasa, memasuki fase akil baligh, saat kita sudah mimpi basah. Sejak kita kenal cinta, teman imajiner kita itu mulai kita lupakan. Soal ini yang ingin aku sampaikan di pameran nanti,” jelasnya.

Kartu tarot bikinan Donny Hendrawan ini akan dipamerkan pada hingga 17 Maret 2023 mendatang. Dark Art Exhibition bertajuk Imaginary Friends ini terselenggara oleh creativeslaps dan didukung tugumalang.id sebagai media partner.

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: Galeri Raos Kota BatuGubuk Klenikkartu tarotkartu tarot WayangNyai Tunjung BiruOraclesPandora RasaPath Finderpegiat tarot di Malang

Related Posts

Tradisi bersih desa
Budaya

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Kamis, 28 Mei 2026
Ilustrasi tradisi ater-ater di Jawa. (Foto: Instagram/ @perpusipkabtegal)
Budaya

Tradisi Ater-Ater, Warisan Budaya Jawa Menjaga Hangatnya Silaturahmi

Rabu, 27 Mei 2026
Ilustrasi Wamen Kebudayaan RI Giring Ganesha saat mengunjungi objek cagar budaya Villa Bima Shakti di Selecta Kota Batu. Foto: Azmy
Budaya

Pemkot Batu Perluas Pendataan Objek Cagar Budaya di 2026, Ada Bunker Jepang hingga Situs Petirtaan

Selasa, 12 Mei 2026
Fakta menarik busana khas Malangan yang diluncurkan pada rangkaian HUT ke-112 Kota Malang sebagai identitas baru. /Foto: Instagram @pemkotmalang
Budaya

Identitas Budaya Baru, 8 Fakta Menarik Busana Khas Malangan yang Perlu Diketahui

Senin, 6 Apr 2026
Pertunjukan di rumah kelahiran Shakespeare. Foto: Shakespeare's Birthplace
Budaya

Sastrawan di Inggris, Menyusuri Jejak Sastra Klasik di Negeri Matahari Tak Pernah Tenggelam

Selasa, 31 Mar 2026
Ilustrasi Lepet ketan lacang merah yang dibungkus dengan janur dan tali rafia (Foto: Pinterest @Rien_Borneo)
Budaya

Ini 5 Macam Varian Lepet Pendamping Ketupat yang Tidak Boleh Terlewat

Minggu, 29 Mar 2026
Next Post
hari dwon syndrome

Meriahnya World Down Syndrome 2023 di Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.